<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677</id><updated>2011-10-21T00:42:02.952-07:00</updated><category term='kesehatan'/><category term='OrangTua'/><title type='text'>Buah Hati</title><subtitle type='html'>Serba-serbi tantang Buah hati Anda</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3532861726885922792</id><published>2010-12-29T06:24:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T06:38:30.482-08:00</updated><title type='text'>Kiat Mengatasi Anak Susah Makan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/TRtHyRtzrkI/AAAAAAAAACQ/Z5uT8o1OCqw/s1600/novalJPG.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 170px; height: 227px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/TRtHyRtzrkI/AAAAAAAAACQ/Z5uT8o1OCqw/s320/novalJPG.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5556113494366203458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balita Anda susah makan? Jangan emosi. Berpikirlah dengan tenang dan aturlah strategi. Berikut dr Soeroyo Machfudz SpA(K) MPH dari Yogyakarta memberikan beberapa kiat yang bisa dimanfaatkan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bagi ibu yang bekerja, luangkan waktu sebentar saja tetapi berkualitas untuk menyuapi anaknya. Sebab, sebenarnya anak-anak sangat mengerti bila ibunya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Berikanlah kepuasan psikis kepada anak yang sesuai dengan usianya, dan buatlah agar suasana hatinya senang, misalnya anak makan sambil jalan-jalan, melihat kereta api, dan lain-lain. Problem utama anak susah makan itu 6 bulan sampai 2 tahun. ''Asal usia itu terlewati dengan bagus, Insya Allah ke depannya tidak ada masalah.'', tutur Soeroyo.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada saat orang tua baik ibu maupun ayahnya pulang kerja, pertama kali yang harus dipegang atau disapa adalah anaknya. Jangan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan memaksa anak makan sampai mencekoki, mencubit atau bahkan memelototi. Bagaimana bila anak tidak mau sayur, tahu-tempe, dan makanan bergizi lainnya? Soeroyo menyarankan sebaiknya anak 'dilaparkan' dulu. ' Tetapi, kita siapkan makanan yang sudah kita programkan, nanti berangsur-angsur dia akan mau, tetapi memang perlu telaten, disiplin.'', jelas dia. Sebaiknya sedini mungkin kita menerapkan penghargaan dan hukuman yang edukatif. Misalnya, pada waktu anak mau makan dipuji, diajak jalan-jalan, ciuman, pelukan. Bila tidak mau makan, katakan, misalnya, ibu atau ayah tidak mau lihat televisi bersama-sama, tidak mau jalan-jalan lagi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada anak berusia setelah empat bulan-enam bulan, baik diberi bubur instan asalkan anak tak alergi susu. Setelah anak berusia enam bulan, lebih bagus membuat bubur sendiri, karena ada macam-macam pilihan sayuran dan lauk-pauk yang bisa mengurangi kejenuhan rasa. Misalnya, hati dengan bayam, kemudian wortel dengan tempe, kangkung dengan tahu, dan sebagainya. Namun, bila dengan makanan tersebut anak mengalami diare atau muntah maka menu harus dievaluasi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada saat bayi mengalami perubahan makanan seperti enam bulan, sembilan bulan satu tahun, dia akan merasa-rasakan karena rasanya aneh sehingga kadang dimain-mainkan seperti dimuntahkan, ini harus dimasukkan lagi. Prinsipnya bila makanan tersebut dimuntahkan, harus sedikit-sedikit dan makanannya harus lebih cair lagi. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada kasus anak yang mengalami gangguan psikis yang manifestasinya pada lambung dengan muntah bisa teratasi kira-kira setelah tiga tahun. Tetapi, kasus seperti itu jarang dan tidak menjadi masalah asal kebutuhan gizi, kalori, lemak, proteinnya tercukupi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3532861726885922792?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3532861726885922792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2010/12/kiat-mengatasi-anak-susah-makan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3532861726885922792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3532861726885922792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2010/12/kiat-mengatasi-anak-susah-makan.html' title='Kiat Mengatasi Anak Susah Makan'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/TRtHyRtzrkI/AAAAAAAAACQ/Z5uT8o1OCqw/s72-c/novalJPG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3565202925485489474</id><published>2009-05-25T04:13:00.001-07:00</published><updated>2009-05-25T04:20:20.648-07:00</updated><title type='text'>Keterlambatan Bicara</title><content type='html'>Oleh Jacinta F. Rini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tua yang khawatir jika anaknya belum lancar bicara padahal dilihat dari segi usia sepertinya sudah lewat dan jika dibandingkan dengan anak-anak tetangganya, teman-temannya, saudara-saudaranya kok ketinggalan jauh. Kenyataan tersebut pada akhirnya sering mengundang pertanyaan yang diajukan kepada e-psikologi. Untuk itu lah kami akan mengulas persoalan keterlambatan bicara pada balita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan kemampuan bicara atau keterlambatan bicara dan berbahasa ini haruslah dideteksi dan ditangani sejak dini dan dengan metode yang tepat. Bagaimana pun juga, bicara dan bahasa merupakan media utama seseorang untuk mengekspresikan emosi, pikiran, pendapat dan keinginannya. Bayangkan saja, jika ia mengalami masalah dalam mengekspresikan diri, untuk bisa dimengerti oleh orang lain atau orang tuanya, guru dan teman-temannya, maka bisa membuat ia frustrasi. Mungkin pula ia akan merasa frustrasi dan malu karena teman-temannya memperlakukan dia secara berbeda, entah mengucilkan atau pun membuatnya jadi bahan tertawaan. Jika tidak ada yang bisa mengerti apa sih yang jadi keinginannya atau apa yang dimaksudkannya, maka tidak heran jika lama kelamaan ia akan berhenti untuk berusaha membuat orang lain mengerti. Padahal, belajar melalui proses interaksi adalah proses penting dalam menjadikan seorang manusia bertumbuh dan berhasil menjadi orang seperti yang diharapkannya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami lebih lanjut tentang keterlambatan bicara, maka Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak perlu mengetahui beberapa hal sebagai berikut &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gangguan Keterlambatan Bicara dan Faktor Penyebab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan keterlambatan bicara adalah istilah yang dipergunakan untuk mendeskripsikan adanya hambatan pada kemampuan bicara dan perkembangan bahasa pada anak-anak, tanpa disertai keterlambatan aspek perkembangan lainnya. Pada umumnya mereka mempunyai perkembangan intelegensi dan sosial-emosional yang normal. Menurut penelitian, problem ini terjadi atau dialami 5 sampai 10% anak-anak usia prasekolah dan lebih cenderung dialami oleh anak laki-laki dari pada perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab dari keterlambatan bicara ini disebabkan oleh beragam faktor, seperti : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hambatan pendengaran &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa kasus, hambatan pada pendengaran berkaitan dengan keterlambatan bicara. Jika si anak mengalami kesulitan pendengaran, maka dia akan mengalami hambatan pula dalam memahami, meniru dan menggunakan bahasa. Salah satu penyebab gangguan pendengaran anak adalah karena adanya infeksi telinga. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hambatan perkembangan pada otak yang menguasai kemampuan oral-motor &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ada kasus keterlambatan bicara yang disebabkan adanya masalah pada area oral-motor di otak sehingga kondisi ini menyebabkan terjadinya ketidakefisienan hubungan di daerah otak yang bertanggung jawab menghasilkan bicara. Akibatnya, si anak mengalami kesulitan menggunakan bibir, lidah bahkan rahangnya untuk menghasilkan bunyi kata tertentu. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Masalah keturunan &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Masalah keturunan sejauh ini belum banyak diteliti korelasinya dengan etiologi dari hambatan pendengaran. Namun, sejumlah fakta menunjukkan pula bahwa pada beberapa kasus di mana seorang anak anak mengalami keterlambatan bicara, ditemukan adanya kasus serupa pada generasi sebelumnya atau pada keluarganya. Dengan demikian kesimpulan sementara hanya menunjukkan adanya kemungkinan masalah keturunan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Masalah pembelajaran dan komunikasi dengan orang tua &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Masalah komunikasi dan interaksi dengan orang tua tanpa disadari memiliki peran yang penting dalam membuat anak mempunyai kemampuan berbicara dan berbahasa yang tinggi. Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa cara mereka berkomunikasi dengan si anak lah yang juga membuat anak tidak punya banyak perbendaharaan kata-kata, kurang dipacu untuk berpikir logis, analisa atau membuat kesimpulan dari kalimat-kalimat yang sangat sederhana sekali pun. Sering orang tua malas mengajak anaknya bicara panjang lebar dan hanya bicara satu dua patah kata saja yang isinya instruksi atau jawaban sangat singkat. Selain itu, anak yang tidak pernah diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri sejak dini (lebih banyak menjadi pendengar pasif) karena orang tua terlalu memaksakan dan “memasukkan” segala instruksi, pandangan mereka sendiri atau keinginan mereka sendiri tanpa memberi kesempatan pada anaknya untuk memberi umpan balik, juga menjadi faktor yang mempengaruhi kemampuan bicara, menggunakan kalimat dan berbahasa. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Faktor Televisi &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, kebanyakan nonton televisi pada anak-anak usia batita merupakan faktor yang membuat anak lebih menjadi pendengar pasif. Pada saat nonton televisi, anak akan lebih sebagai pihak yang menerima tanpa harus mencerna dan memproses informasi yang masuk. Belum lagi suguhan yang ditayangkan berisi adegan-adegan yang seringkali tidak dimengerti oleh anak dan bahkan sebenarnya traumatis (karena menyaksikan adegan perkelahian, kekerasan, seksual, atau pun acara yang tidak disangka memberi kesan yang mendalam karena egosentrisme yang kuat pada anak dan karena kemampuan kognitif yang masih belum berkembang). Akibatnya, dalam jangka waktu tertentu yang mana seharusnya otak mendapat banyak stimulasi dari lingkungan/orang tua untuk kemudian memberikan feedback kembali, namun karena yang lebih banyak memberikan stimulasi adalah televisi (yang tidak membutuhkan respon apa-apa dari penontonnya), maka sel-sel otak yang mengurusi masalah bahasa dan bicara akan terhambat perkembangannya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Evaluasi dan Pemeriksaan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang tua mencurigai anaknya mengalami hambatan bicara, maka hal ini haruslah diteliti dan diperiksa oleh ahli yang memang berkompeten di bidangnya, untuk menghindari terjadinya salah diagnosa dan penanganan. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan lengkap dari aspek-aspek :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Fisiologis dan Neurologis &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter memeriksa secara menyeluruh, untuk mengetahui apakah keterlambatan tersebut disebabkan masalah pada alat pendengaran, sistem pendengarannya, atau pun pada areal otak yang mengatur mekanisme pendengaran-bicara dan otak yang memproduksi kemampuan berbicara. Tidak hanya itu, pemeriksaan lengkap akan menghasilkan diagnosa yang jauh lebih pasti tidak hanya faktor penghambatnya, namun juga metode penanganan yang paling sesuai untuk anak yang bersangkutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;2. Psikologis &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan secara psikologis juga diperlukan untuk memahami fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan kemampuan berbicara dan berbahasa, seperti tingkat intelegensi serta tingkat perkembangan sosial-emosional anak. Pemeriksaan secara psikologis ini juga dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pengaruh dari hambatan yang dialami anak terhadap kemampuan emosional dan intelektualnya. Pemeriksaan ini juga harus ditangani oleh ahli atau psikolog yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani anak dengan problem keterlambatan bicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hasil pemeriksaan keluar, maka orang tua dengan rekomendasi ahlinya dapat mengambil langkah tepat seperti misalnya, melakukan terapi bicara atau jika usia anak sudah harus sekolah, maka dimasukkan pada sekolah yang dapat memberikan perlakuan dan perhatian yang tepat sesuai dengan masalah anak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kemungkinan Pulihnya Kembali Kemampuan Bicara &amp; Berbahasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, jika sejak awal hambatan bicara ini sudah didiagnosa secara tepat, dan jika pihak keluarga mempunyai kepedulian yang tinggi untuk memberikan dukungan bagi program pemulihan si anak, maka akan besar kemungkinan bagi si anak untuk kembali memiliki kemampuan yang normal. Meski pada proses awal akan terkesan lamban, namun kemungkinan besar masalah keterlambatan bicara akan teratasi ketika anak mulai memasuki sekolah dasar. Pada kasus-kasus tertentu dimana hambatan bicara dan ber bahasa terlihat dari adanya hambatan dalam menulis. Sebenarnya hal ini masih bisa didiagnosa dan dilakukan penanganan yang tepat supaya kemampuan tersebut akhirnya berkembang seperti anak-anak lain seusianya. (jr) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3565202925485489474?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3565202925485489474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/05/keterlambatan-bicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3565202925485489474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3565202925485489474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/05/keterlambatan-bicara.html' title='Keterlambatan Bicara'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-7574714365987454886</id><published>2009-05-25T04:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T04:12:36.812-07:00</updated><title type='text'>Tahapan Perkembangan Kemampuan Bicara dan Berbahasa</title><content type='html'>Berikut ini akan disajikan informasi seputar tahapan perkembangan bahasa dan bicara seorang anak. Namun perlu diperhatikan, bahwa batasan-batasan yang tertera juga bukan merupakan batasan yang kaku mengingat keunikan setiap anak berbeda satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Miriam Stoppard (1995) tahapan perkembangan kemampuan bicara dan berbahasa dapat dibagi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;0 - 8 Minggu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa awal, seorang bayi akan mendengarkan dan mencoba mengikuti suara yang didengarnya. Sebenarnya tidak hanya itu, sejak lahir ia sudah belajar mengamati dan mengikuti gerak tubuh serta ekspresi wajah orang yang dilihatnya dari jarak tertentu. Meskipun masih bayi, seorang anak akan mampu memahami dan merasakan adanya komunikasi dua arah dengan memberikan respon lewat gerak tubuh dan suara. Sejak dua minggu pertama, ia sudah mulai terlibat dengan percakapan, dan pada minggu ke-6 ia akan mengenali suara sang ibu, dan pada usia 8 minggu, ia mulai mampu memberikan respon terhadap suara yang dikenalinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Semakin dini orang tua menstimulasi anaknya dengan cara mengajaknya bercakap-cakap dan menunjukkan sikap yang mendorong munculnya respon dari si anak, maka sang anak akan semakin dini pula tertarik untuk belajar bicara. Tidak hanya itu, kualitas percakapan dan bicaranya juga akan lebih baik. Jadi, teruslah mengajak anak Anda bercakap-cakap sejak hari pertama kelahirannya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jalinlah komunikasi dengan dihiasi oleh senyum Anda, pelukan, dan perhatian. Dengan demikian anak Anda akan termotivasi untuk berusaha memberikan responnya. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tunjukkanlah selalu kasih sayang melalui peluk-cium, dan kehangatan yang bisa dirasakan melalui intonasi suara Anda. Dengan demikian, Anda menstimulasi terjalinnya ikatan emosional yang erat antara Anda dengan anak Anda sekaligus membesarkan hatinya. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selama menjalin komunikasi dengan anak Anda, jangan lupa untuk melakukan kontak mata secara intensif karena dari pandangan mata tersebutlah anak bisa merasakan perhatian, kasih sayang, cinta, dan pengertian. Jika sedang bicara, tataplah matanya dan jangan malah membelakangi dia.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika anak Anda menangis, jangan didiamkan saja. Selama ini banyak beredar pandangan keliru, bahwa jika bayi menangis sebaiknya didiamkan saja supaya nantinya tidak manja dan bau tangan. Padahal, satu-satunya cara seorang bayi baru lahir untuk mengkomunikasikan keinginan dan kebutuhannya (haus, lapar, kedinginan, kepanasan, kebutuhan emosional, kelelahan, kebosanan) dia adalah melalui tangisan. Jadi, jika tangisannya tidak Anda pedulikan, lama-lama dia akan frustasi karena kebutuhannya terabaikan. Yang harusnya Anda lakukan adalah memberinya perlakuan seperti yang dibutuhkannya saat ia menangis. Untuk itu, kita sebagai orang tua haruslah belajar memahami dan mengerti bahasa isyaratnya. Tidak ada salahnya, jika Anda seakan-akan bertanya padanya, seperti :”rupanya ada sesuatu yang kamu inginkan,....coba biar Ibu lihat...” &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8 - 24 Minggu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah seorang bayi tersenyum, ia mulai belajar mengekspresikan dirinya melalui suara-suara yang sangat lucu dan sederhana, seperti “eh”, “ah”, “uh”, “oh” dan tidak lama kemudian ia akan mulai mengucapkan konsonan seperti “m”, “p”, “b”, “j” dan “k”. Pada usia 12 minggu, seorang bayi sudah mulai terlibat pada percakapan “tunggal” dengan menyuarakan “gaga”, “ah goo”, dan pada usia 16 minggu, ia makin mampu mengeluarkan suara seperti tertawa atau teriakan riang, dan bublling. Pada usia 24 minggu, seorang bayi akan mulai bisa menyuarakan “ma”, “ka”, “da” dan sejenisnya. Sebenarnya banyak tanda-tanda yang menunjukkan bahwa seorang anak sudah mulai memahami apa yang orang tuanya atau orang lain katakan. Lucunya, anak-anak itu akan bermain dengan suaranya sendiri dan terus mengulang apa yang didengar dari suaranya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untuk bisa berbicara, seorang anak perlu latihan mekanisme berbicara melalui latihan gerakan mulut, lidah, bibir. Sebenarnya, aktivitas menghisap, menjilat, menyemburkan gelembung dan mengunyah merupakan kemampuan yang diperlukan. Oleh sebab itu, latihlah anak Anda baik dengan permainan maupun dengan makanan. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sering-seringlah menyanyikan lagu untuk anak Anda dengan lagu-lagu anak-anak yang sederhana dan lucu, secara berulang dengan penekanan pada ritme dan pengucapannya. Bernyanyilah dengan diselingi permainan-permainan yang bernada serta menarik. Jadi, luangkan lah waktu Anda untuk terlibat dalam kegiatan menarik seperti itu agar kemampuan bicara dan berbahasa anak Anda lebih berkembang. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Salah satu cara seorang anak berkomunikasi di usia ini adalah melalui tertawa. Oleh sebab itu, sering-seringlah bercanda dengannya, tertawa, membuat suara-suara dan ekspresi lucu agar kemampuan komunikasi dan interaksinya meningkat dan mendorong tumbuhnya kemampuan bahasa dan bicara. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Setiap bayi yang baru lahir, mereka akan belajar melalui pembiasaan atau pun pengulangan suatu pola, kegiatan, nama atau peristiwa. Melalui mekanisme ini Anda mulai bisa mengenalkan kata-kata yang bermakna pada anak pada saat melakukan aktivitas rutin, seperti : pada waktu mau makan, Anda bisa katakan “nyam-nyam” &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;28 Minggu - 1 Tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 28 minggu seorang anak mulai bisa mengucapkan “ba”, “da”, “ka” secara jelas sekali. Bahkan waktu menangis pun vokal suaranya sangat lantang dan dengan penuh intonasi. Pada usia 32 minggu, ia akan mampu mengulang beberapa suku kata yang sebelumnya sudah mampu diucapkannya. Pada usia 48 minggu, seorang anak mulai mampu sedikit demi sedikit mengucapkan sepatah kata yang sarat dengan arti. Selain itu, ia mulai mengerti kata “tidak” dan mengikuti instruksi sederhana seperti “bye-bye” atau main “ciluk-baa”. Ia juga mulai bisa meniru bunyi binatang seperti “guk”, “kuk”, “ck” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jadilah model yang baik untuk anak Anda terutama pada masa ini lah mereka mulai belajar meniru kata-kata yang didengarnya dan mengucapkannya kembali. Ucapkan kata-kata dan kalimat Anda secara perlahan, jelas disertai tindakan (agar anak tahu artinya atau korelasinya antara kata yang Anda ucapkan dengan tindakan kongkritnya), dan jangan lupa, bahasa tubuh dan ekspresi wajah Anda juga harus pas. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak Anda akan belajar bicara dengan bahasa yang tidak jelas bagi Anda. Jadi, ini lah waktunya untuk Anda berdua (Anda dengan anak) saling belajar untuk bisa saling memahami keinginan dan maksud berdua. Jadikanlah kegiatan ini sebagai salah satu bentuk permainan yang menyenangkan agar anak Anda tidak patah semangat untuk terus mencoba mengucapkan secara pas dan jelas. Namun, jika Anda malas memperhatikan “suaranya”, apa yang dimaksudnya, dan tidak mengulangi suaranya, atau bahkan ekspresi wajah Anda membuat dirinya jadi enggan mencoba, maka anak Anda akan merasa bahwa “tidak memungkinkan baginya untuk mencoba mengekspresikan keinginan karena orang dewasa tidak akan ada yang mengerti dan mau mendengarkan” &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kadang-kadang, ikutilah gumamannya, namun, Anda juga perlu mengucapkan kata secara benar. Jika suatu saat ia berhasil mengucapkan suatu suku kata atau kata dengan benar, berilah pujian yang disertai dengan pelukan, ciuman, tepuk tangan..dan sampaikan padanya, “betapa pandainya dia”. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika mengucapkan sebuah kata, sertailah dengan penjelasan artinya. Lakukan hal ini terus menerus meski tidak semua dimengertinya. Penjelasan bisa dilakukan misal dengan menunjukkan gambar, gerakan, sikap tubuh, atau pun ekspresi. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 Tahun - 18 Bulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia setahun, seorang anak akan mampu mengucapkan dua atau tiga patah kata yang punya makna. Sebenarnya, ia juga sudah mampu memahami sebuah obyek sederhana yang diperlihatkan padanya. Pada usia 15 bulan, anak mulai bisa mengucapkan dan meniru kata yang sederhana dan sering didengarnya untuk kemudian mengekspresikannya pada porsi / situasi yang tepat. Usia 18 bulan, ia sudah mampu menunjuk obyek-obyek yang dilihatnya di buku dan dijumpainya setiap hari. Selain itu ia juga mampu menghasilkan kurang lebih 10 kata yang bermakna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Semakin mengenalkan anak Anda dengan berbagai macam suara, bunyi, seperti misalnya suara mobil, motor, kucing, anjing, dsb. Kenalkan pula pada suara-suara yang sering didengarnya sehari-hari, seperti pintu terbuka-tertutup, suara air, suara angin berdesir di pepohonan, kertas dirobek, benda jatuh, dsb. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sering-seringlah membacakan buku-buku yang sangat sederhana namun sarat dengan cerita yang menarik untuk anak dan gambar serta warna yang “eye catching”. Tunjukkan obyek-obyek yang terlihat di buku, sebutkan namanya, jelaskan apa yang sedang dilakukannya, bagaimana jalan ceritanya. Minta lah padanya untuk mengulang nama yang Anda sebutkan, dan jangan lupa, berilah pujian jika ia berhasil mengingat dan mengulang nama yang Anda sebutkan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika sedang bersamanya, sebutkan nama-nama benda, warna dan bentuk pada setiap obyek yang dilihatnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anda mulai bisa mengenalkan dengan angka dengan kegiatan seperti menghitung benda-benda sederhana yang sedang dibuat permainan. Lakukan itu dalam suasana yang santai dan nyaman agar anak tidak merasa ada tekanan keharusan untuk menguasai kemampuan itu &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;18 Bulan - 2 Tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada rentang usia ini, kemampuan bicara anak semakin tinggi dan kompleks. Perbendaharaan katanya pun bisa mencapai 30 kata dan mulai sering mengutarakan pertanyaan sederhana, seperti “mana ?”, “dimana?” dan memberikan jawaban singkat, seperti “tidak”, “disana”, “disitu”, “mau”. Pada usia ini mereka juga mulai menggunakan kata-kata yang menunjukkan kepemilikan, seperti “punya ani”, “punyaku”. Bagaimana pun juga, sebuah percakapan melibatkan komunikasi dua belah pihak, sehingga anak juga akan belajar merespon setelah mendapatkan stimulus. Semakin hari ia semakin luwes dalam menggunakan kata-kata dan bahasa sesuai dengan situasi yang sedang dihadapinya dan mengutarakan kebutuhannya. Namun perlu diingat, oleh karena perkembangan koordinasi motoriknya juga belum terlalu sempurna, maka kata-kata yang diucapkannya masih sering kabur, misalnya “balon” jadi “aon”, “roti” jadi “oti” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mulailah mengenalkan anak Anda pada perbendaharaan kata yang menerangkan sifat atau kualitas. Seperti “baik, indah, cantik, dingin, banyak, sedikit, asin, manis, nakal, jelek, dsb. Caranya, pada saat Anda mengucapkan suatu kata tertentu, sertailah dengan kualitas tersebut, misalnya “anak baik, anak manis, anak pintar, baju bagus, boneka cantik, anak nakal, roti manis”, dsb &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mulailah mengenalkan padanya kata-kata yang menerangkan keadaan atau peristiwa yang terjadi : sekarang, besok, di sini, di sana, kemarin, nanti, segera, dsb.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anda juga bisa mengenalkannya kata-kata yang menunjukkan tempat : di atas, di bawah, di samping, di tengah, di kiri, di kanan, di belakang, di pinggir; Anda bisa melakukannya dengan menggunakan contoh gerakan. Banyak model permainan yang dapat Anda gunakan untuk menerangkan kata-kata tersebut, bahkan dengan permainan, akan jauh lebih menyenangkan baginya dna bagi Anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Yang perlu Anda ingat, janganlah menyetarakan perkembangan anak Anda dengan anak-anak lainnya karena tiap anak mempunyai dan mengalami hambatan yang berbeda-beda. Jadi, jika anak Anda kurang lancar dan fasih berbicara, janganlah kemudian menekannya untuk lekas-lekas mengoptimalkan kemampuannya. Keadaan ini hanya akan membuatnya stress &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2 Tahun - 3 Tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak mulai menguasai 200 – 300 kata dan senang bicara sendiri (monolog). Sekali waktu ia akan memperhatikan kata-kata yang baru didengarnya untuk dipelajari secara diam-diam. Mereka mulai mendengarkan pesan-pesan yang penuh makna, yang memerlukan perhatian dengan penuh minat dan perhatian. Perhatian mereka juga semakin luas dan semakin bervariasi. Mereka juga semakin lancar dalam bercakap-cakap, meski pengucapannya juga belum sempurna. Anak seusia ini juga semakin tertarik mendengarkan cerita yang lebih panjang dan kompleks. Jika diajak bercakap-cakap, mudah bagi mereka untuk loncat dari satu topik pembicaraan ke yang lainnya. Selain itu, mereka sudah mampu menggunakan kata sambung “sama”, misalnya “ani pergi ke pasar sama ibu”, untuk menggambarkan dan menyambung dua situasi yang berbeda. Pada usia ini mereka juga bisa menggunakan kata “aku”, “saya” “kamu” dengan baik dan benar. Dengan banyaknya kata-kata yang mereka pahami, mereka semakin mengerti perbedaan antara yang terjadi di masa lalu, masa kini dan masa sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada usia ini, anak Anda akan lebih senang bercakap-cakap dengan anak-anak seusianya dari pada dengan orang dewasa. Oleh sebab itu, akan baik jika ia banyak dikenalkan dengan anak-anak seusianya dan dilibatkan pada lingkungan sosial yang bisa memfasilitasi kemampuan sosial dan berkomunikasinya. Salah satu tujuan para orang tua memasukkan anaknya dalam nursery school adalah karena alasan tersebut, agar anaknya bisa mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus sosialisasi. Meskipun demikian, bahasa dan kata-kata yang diucapkan masih bersifat egosentris, namun lama kelamaan akan lebih bersifat sosial seiring dengan perkembangan usia dan keluasan jaringan sosialnya. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sering-seringlah menceritakan cerita menarik pada anak Anda, karena sebenarnya cerita juga merupakan media atau sarana untuk mengekspresikan emosi, menamakan emosi yang disimpannya dalam hati, dan belajar berempati. Dari kegiatan ini pula lah anak Anda tidak hanya belajar berani mengekspresikan diri secara verbal tapi juga belajar perilaku sosial.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ceritakan padanya cerita yang lebih kompleks dan kenalkan beberapa kata-kata baru sambil menerangkan artinya. Lakukan ini secara terus menerus agar ia dapat mengingatnya dan mengenalinya dengan mudah ketika Anda mengulang cerita itu kembali di lain waktu. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3 - 4 Tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perkembangan Kemampuan Berbicara dan  Bahasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak mulai mampu menggunakan kata-kata yang bersifat perintah; hal ini juga menunjukkan adanya rasa percaya diri yang kuat dalam menggunakan kata-kata dan menguasai keadaan. Mereka senang sekali mengenali kata-kata baru dan terus berlatih untuk menguasainya. Mereka menyadari, bahwa dengan kata-kata mereka bisa mengendalikan situasi seperti yang diinginkannya, bisa mempengaruhi orang lain, bisa mengajak teman-temannya atau ibunya. Mereka juga mulai mengenali konsep-konsep tentang kemungkinan, kesempatan, dengan “andaikan”, “mungkin”, “misalnya”, “kalau”. Perbendaharaan katanya makin banyak dan bervariasi seiring dengan peningkatan penggunaan kalimat yang utuh. Anak-anak itu juga makin sering bertanya sebagai ungkapan rasa keingintahuan mereka, seperti “kenapa dia Ma ?”, “sedang apa dia Ma?”, “mau ke mana ?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tindakan yang Dapat Dilakukan Orangtua&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hindari sikap mengkoreksi kesalahan pengucapan kata anak secara langsung, karena itu akan membuatnya malu dan malah bisa mematahkan semangatnya untuk belajar dan berusaha. Anda bisa mengulangi kata-kata tersebut secara jelas seolah Anda mengkonfirmasi apa yang dimaksudkannya. Dengan demikian, ia akan memahami kesalahannya tanpa merasa harus malu.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pada usia ini, seorang anak sudah mulai bisa mengerti penjelasan sederhana. Oleh sebab itu, Anda bisa mulai mencoba untuk mengajaknya mendiskusikan soal-soal yang sangat sederhana; dan tanyakan apa pendapatnya tentang persoalan itu. Dengan cara itu, Anda melatih cara dan proses penyelesaian masalah pada anak Anda setahap demi setahap. Hasil dari tukar pendapat itu sebenarnya juga mempertinggi self-esteem anak karena ia merasa pendapatnya didengarkan oleh orang dewasa. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mulailah mengeluarkan kalimat yang panjang dan kompleks, agar ia mulai belajar meningkatkan kemampuannya dalam memahami kalimat. Untuk mengetahui apakah ia memahami atau tidak, Anda bisa melihat respon dan reaksinya; jika ia melakukan apa yang Anda inginkan, dapat diartikan ia cukup mengerti kalimat Anda. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak-anak sangat menyukai kegiatan berbisik karena hal itu permainan mengasikkan buat mereka sebagai salah satu cara mengekspresikan perasaan, dan keingintahuan. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pakailah cerita-cerita dongeng dan fabel yang sebenarnya mencerminkan dunia anak kita dan memakainya sebagai suatu cara untuk mengajarkan banyak hal tanpa menyinggung perasaannya. Dengan mendongeng, Anda mengenalkan padanya konsep-konsep tentang moralitas, nilai-nilai, sikap yang baik dan jahat, keadilan, kebajikan dan pesan-pesan moral lainnya. Jadikanlah saat-saat bersama anak Anda sebagai masa yang menyenangkan, ceria, santai dan segar. Buatlah ini menjadi kebiasaan di waktu-waktu tertentu, seperti sebelum tidur atau di waktu sore hari. (jr) &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-7574714365987454886?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/7574714365987454886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/05/tahapan-perkembangan-kemampuan-bicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/7574714365987454886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/7574714365987454886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/05/tahapan-perkembangan-kemampuan-bicara.html' title='Tahapan Perkembangan Kemampuan Bicara dan Berbahasa'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3011347201984646386</id><published>2009-04-29T03:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T03:52:36.697-07:00</updated><title type='text'>Kebiasaan Bayi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;img title="picbaby" alt="" src="http://www.f-buzz.com/wp-content/uploads/2008/09/picbaby.jpg" height="150" width="150" /&gt;Setiap tahapan perkembangan pastilah terdapat hal-hal yang baru dan akan dipelajari oleh si anak. Tetapi ada kalanya kebiasaan-kebiasaan ditahap perkembangan sebelumnya tidak bisa dilupakan masih terus terbawa. Misal kebiasaan-kebiasaan ketika bayi yang kerap dibawa hingga anak berusia lima tahun (batita). Ada beberapa kebiasaan yang masih dikategorikan normal, tetapi ada pula kebiasaan yang perlu diawasi. Sebagai  perlu untuk mengamati dan memahami betul mana yang boleh dilakukan oleh anak dan yang tidak. Berhubung artikel ini agak panjang, artikelnya dibagi menjadi lima seri dan dipublish hari ini juga. Kita lanjutkan, kebiasaan bayi yang terbawa hingga batita tersebut antara lain:&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Nge-Dot, Ngenyot Jari, Ngempeng&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut teori psikoseksual yang dikemukakan oleh Sigmund Freud, bayi sejak lahir hingga berusia 18 bulan, anak mendapatkan akan kepuasaan melalui fase oral. Kepuasan&lt;br /&gt;itu didapat anak melalui sensasi di sekitar daerah mulutnya, bisa berupa aktivitas minum, makan, ngedot, ngempeng, ngenyot jari dan sebagainya. Hal ini merupakan hal yang wajar karena semua anak pastilah akan melewati tahapan yang satu ini. Bisa dikatakan tidak wajar jika setelah berusia 18 bulan, anak masih melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh orang tua agar anak tidak terus melakukan kebiasaan itu hingga selepas usia 18 bulan, antara lain dengan tidak membiasakan anak ngempeng dan ngenyot jari sejak bayi. Tetapi jika sudah telanjur terjadi, beberapa langkah&lt;br /&gt;berikut ini dapat dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kenalkan si anak dengan cara minum menggunakan gelas.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri penjelasan bahwa kebiasaannya itu bisa berakibat buruk. Seperti dapat&lt;br /&gt; mengganggu pertumbuhan giginya, kuman bisa masuk ke dalam mulut jika tangannya tidak bersih dan&lt;br /&gt; sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mintalah agar anak memberikan dotnya kepada anak yang kurang mampu. Atau&lt;br /&gt; karena kondisi dot sudah rusak maka minta anak agar membuang sendiri dot-nya.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alihkan perhatiannya kepada hal-hal lain yang bisa mendatangkan kepuasan&lt;br /&gt; baginya. Antara lain dengan cara memperkenalkannya pada beberapa jenis&lt;br /&gt; permainanan baru, bunyi-bunyian dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika sudah diberi penjelasan tetapi anak masih saja melanjutkan kebiasaan&lt;br /&gt; ngenyot jari, orang tua bisa mengakalinya dengan memberikan sesuatu yang pahit&lt;br /&gt; di jarinya. Tetapi lakukan hal ini sebagai upaya terakhir orang tua agar anak&lt;br /&gt; tidak merasa “ditipu” oleh orang tuanya sendiri. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Beberapa dampak buruk yang akan muncul jika anak dibiarkan tetap melakukan kebiasaannya ini selain pertumbuhan gigi si anak yang tidak bagus, secara psikologis anak juga akan merasa kehilangan rasa aman (secure feeling) jika meninggalkan kebiasaan yang sudah berubah menjadi kebutuhan ini. Padahal jika terus terbawa hingga besar, bukan tidak mungkin dia akan menjadi bahan ejekan dari teman-temannya yang pada akhirnya juga akan berpengaruh pada pembentukan konsep dirinya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3011347201984646386?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3011347201984646386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/setiap-tahapan-perkembangan-pastilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3011347201984646386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3011347201984646386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/setiap-tahapan-perkembangan-pastilah.html' title='Kebiasaan Bayi'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3390784127431058833</id><published>2009-04-29T03:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T03:42:39.127-07:00</updated><title type='text'>Pola Pertumbuhan Bayi</title><content type='html'>&lt;TABLE cellSpacing=0 cellPadding=0 width=500&gt;&lt;br /&gt;  &lt;COLGROUP&gt;&lt;br /&gt;  &lt;COL width=71&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TBODY&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD width=528 height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 0 - 1 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Tidur sepanjang hari&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Bereaksi terhadap suara&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 1 - 2 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Lebih sering terjaga&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat mendesis&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat melihat sekeliling&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai biasakan bayi dengan udara luar rumah&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 2 - 3 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Tertawa bila ada yang mengajak bicara&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai mengisap jari-jarinya&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat mengangkat kepala sedikit tinggi&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 4 - 5 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat memegang&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat mengenal orang, terutama ibunya&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat tengkurap&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Bila bayi terus-menerus menghisap jari&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 5 - 6 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Berusaha memasukkan benda kedalam mulut&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Melonjak-lonjak bila digendong atau dipangku&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Dapat merubah posisi tidur&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 6 - 7 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat duduk sejenak&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Dapat memindahkan mainan dari tangan yang satu ke tangan &lt;br /&gt;      yang lain&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 7 - 8 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai tumbuh gigi&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Bereaksi bila namanya dipanggil&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat memegang mainan dengan kedua tangan&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 8 - 9 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Ada yang sudah mulai dapat merangkak&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat mengerti belaian orang&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 9 - 10 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Dapat merangkak lebih mantap dan kuat&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Ada yang mulai dapat berdiri dengan pegangan&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Suka memegang sendiri makanannya&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 10 - 11 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Dapat berdiri tegak dengan pegangan&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Ada yang mulai dapat berjalan dengan pegangan&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat mengucapkan satu atau dua suku kata seperti &lt;br /&gt;      mama, papa&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=20&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=20&gt;&lt;STRONG&gt;Usia 11 - 12 bulan&lt;/STRONG&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Suka udara luar rumah&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Ada yang dapat mengucap kalimat pendek&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;  &lt;TR height=17&gt;&lt;br /&gt;    &lt;TD height=17&gt;- Mulai dapat meniru gerak-gerik orang &lt;br /&gt;dewasa&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;/TBODY&gt;&lt;/TABLE&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3390784127431058833?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3390784127431058833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/pola-pertumbuhan-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3390784127431058833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3390784127431058833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/pola-pertumbuhan-bayi.html' title='Pola Pertumbuhan Bayi'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-66034521833183113</id><published>2009-04-27T05:11:00.002-07:00</published><updated>2009-04-27T05:12:29.398-07:00</updated><title type='text'>SUNAT</title><content type='html'>Sunat berarti membuang kulit penutup kepala penis atau kulup. Secara medis, membuang kulup atau prepotium memang dianjurkan dengan alasan kebersihan. Kerutan-kerutan pada kulup biasanya menjadi tempat berkumpulnya kotoran yang mengendap. Bila tak dibuang, kotoran ini bisa menyebabkan bau tak sedap, bahkan infeksi. Sebagai gambaran, untuk bisa memancur keluar, urin bayi laki-laki harus melewati prepotium. Dengan demikian, akan selalu ada sisa kencing yang tertinggal di situ. Jika kepala penis selalu dibersihkan setiap mandi, tentu tak masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disunat pun, kemungkinan infeksi dan bau tak sedap dapat dihindarkan. Caranya dengan membersihkan penis setiap hari; kulup ditarik ke belakang hingga kepala penis terlihat lalu seka dengan waslap basah dan hangat. Namun sering sekali ditemukan kasus lubang penis sudah tergumpali kotoran putih yang disebut snekma sampai-sampai lubangnya tertutup. "Masalahnya, meski prepotium mudah ditarik untuk dibersihkan, banyak yang tak rajin melakukannya saat memandikan bayi. Lama-lama kotoran yang menumpuk ini bisa menyebabkan infeksi yang menyumbat penis," ungkap Dr. Endang Triningsih F., Sp.A, ahli kesehatan anak dari RSAB Harapan kita &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bayangkan kalau dari lahir penis enggak pernah dibersihkan, pada umur beberapa minggu saja snekma ini sudah menumpuk dan akhirnya membuat bayi mengejan bila kencing. Mengatasinya ya, terpaksa dengan disunat."  Bila sampai terjadi infeksi, tiap kali buang air kecil bayi akan mengejan dan menangis kesakitan. Untuk menghindari risiko infeksi akibat penis lupa dibersihkan, lebih baik kulupnya dibuang saja sekalian, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA KENCING MENGEJAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunat tidak bisa ditunda jika bayi memiliki bentuk prepotium yang rapat dan panjang, sehingga urinnya tidak lancar keluar. Gejalanya, bayi tampak mengejan bila kencing atau bahkan ujung prepotiumnya menggelembung. Penis dengan prepotium seperti ini sukar dibersihkan, maka perlu disunat. Jika prepotium sudah terbuka karena disunat, selanjutnya amat mudah untuk membersihkan penis bayi. Begitu si kecil selesai kencing, kita tinggal membasuh sisa-sisa kencing di kepala penis yang sudah terbuka. Jadi, tak ada lagi kotoran yang menempel di ujungnya. Bila orang tua tidak mengizinkan bayinya disunat, dokter akan melakukan delatasi, yaitu membuka prepotium. Pilihan lainnya adalah dorsumsisi atau membelah bagian belakang prepotium supaya lebar, sehingga mudah ditarik untuk dibuka dan dibersihkan. Setelah itu, orang tua tetap harus rajin membuka kulup bayinya untuk dibersihkan setiap kali mandi. Nah, praktis mana dengan membersihkan penis yang sudah dibuang kulupnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMUR BERAPA SEBAIKNYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi medis, Endang menilai, bayi usia berapa pun boleh disunat. Namun jika kondisi penis dan prepotiumnya sejak lahir sudah terbuka bagus, lancar menyalurkan urin, dan mudah dibersihkan, sunat boleh ditunda sampai si anak siap. Sebaliknya kalau bayi baru lahir kulupnya menutup rapat, panjang dan sempit sampai-sampai kalau kencing selalu menangis karena mengejan, sebaiknya segera disunat. Yang jelas, disunat pada usia bayi, usia balita, ataupun menjelang akil balig tak akan mempengaruhi fungsi dan ukuran alat vital. Jadi mitos yang mengatakan sunat akan memperbesar atau memperkecil alat vital salah. "Besar kecilnya alat vital, berkaitan dengan hormon, bukan sunat!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAKUKAN OLEH AHLINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Endang, sunat selayaknya dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki keahlian menyunat. Meski sunat hanya merupakan operasi kecil (dengan bius total yang aman), risikonya bisa di luar dugaan bila tak dilakukan dengan persiapan matang. Sebelum tindakan ini dilakukan, tenaga medis akan melakukan sejumlah persiapan awal. Di antaranya, mengecek hasil darah di laboratorium untuk melihat waktu pembekuan darah dan waktu perdarahan. Sekarang ditambah lagi dengan tes untuk menguji fungsi trombosit. "Ini harus dilakukan untuk mengantipasi kemungkinan anak punya kelainan darah seperti hemofilia. Jadi, akan dilihat dulu apakah darahnya mudah membeku atau tidak kalau mengalami luka. Atau, mudah tidak ia mengalami perdarahan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain harus oleh ahlinya, alat yang digunakan pun harus steril. Kalau tidak, bisa mengakibatkan infeksi yang tentu saja membahayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERAWATAN PENIS PASCASUNAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunat sekarang umumnya menggunakan benang modern yang tak perlu dilepas karena sifatnya melebur di kulit. Obat dan peralatannya pun kini ada yang bisa membuat luka bekas sunat lebih cepat disembuhkan. Walau begitu, Endang mengingatkan, perawatan penis pascasunat tetap harus diperhatikan agar tak terjadi infeksi pada luka bekas operasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut perawatannya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Usahakan selalu agar penis tetap bersih dan kering.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bersihkan dengan air hangat di seputar luka, keringkan, lalu ganti popok/celana dalam si kecil. Jangan biarkan popok/celana dalam keadaan basah dan lembap. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kenakan popok/celana yang longgar, jangan terlalu menempel ke penis karena dapat menimbulkan luka gesekan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SI UPIK JUGA MESTI DISUNAT?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara anatomi, lelaki dan perempuan memiliki kesamaan komposisi alat vital. Penis pada pria sama dengan klitoris pada perempuan. Sedangkan skrotum (buah zakar) yang dua buah, pada wanita menjadi bibir vagina, yaitu labia. Di ujung klitoris juga terdapat kulit yang kalau pada penis disebut prepotium. Pada bayi perempuan, kadang bisa dilihat ujung klitorisnya memiliki lapisan putih yang bisa lepas sendiri. "Nah, kalau memang belum lepas, kita bantu untuk melepasnya. Ini mungkin yang disebut sunat wanita. Tapi kalau memang sudah lepas, tidak perlu diapa-apakan lagi," kata Endang. Sebagian masyarakat kita memberlakukan sunat pada bayi atau anak perempuan yang dikerjakan oleh dukun sunat. "Caranya, ujung klitoris sedikit dilukai sampai mengeluarkan darah, dan itu mereka bilang sunat. Mereka juga bilang secara agama harus sama antara sunat penis dan vagina. Namun, prinsipnya secara medis sudah tidak perlu. Kalau secara agama, ya, itu pilihan masing-masing."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-66034521833183113?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/66034521833183113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/sunat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/66034521833183113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/66034521833183113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/sunat.html' title='SUNAT'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-1044468649665931045</id><published>2009-04-27T05:11:00.001-07:00</published><updated>2009-04-27T05:11:35.671-07:00</updated><title type='text'>Mimisan Dan Penanganannya</title><content type='html'>Siapa pun bisa mengalami mimisan, meski peristiwa ini umumnya lebih sering menimpa anak-anak. Asal Anda tahu, di bagian dalam depan rongga hidung kita ada kumpulan pembuluh darah. Nah, pada anak, kumpulan pembuluh darah ini biasanya lebih rentan pecah, dan menimbulkan perdarahan. Biasanya, pembuluh darah serta sel lendir pada rongga hidung anak tersebut akan lebih kuat setelah ia lulus sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar, bila Anda panik melihat darah mengalir dari hidung sang buah hati tercinta. Namun, akan lebih baik bila Anda segera Bertindak untuk mengatasi mimisan ini. Bila perlu, cari tahu apa penyebabnya untuk memperkecil risiko si kecil mengalaminya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimisan 90% dapat diatasi sendiri. Jangan panik. Bagian dalam hidung dilapisi oleh selaput lendir yang selalu basah. Selaput lendir ini banyak mengandung jalinan pembuluh darah. Di bagian depan, jalinan pembuluh darah disebut sebagai Pleksus Kiesselbach. Di bagian belakang juga ditemukan jalinan pembuluh darah. Bila pembuluh darah ini pecah, terlihat sebagai mimisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar mimisan dapat berhenti dengan pertolongan sederhana atau bahkan berhenti sendiri. Yang sering terlihat menakutkan dan membuat ibu panik adalah bila anak mengalami muntah darah, padahal sebenarnya hanya memuntahkan darah yang tertelan. Demikian pula dengan batuk darah, bukan berasal dari paru melainkan karena batuk mendorong darah yang ada di tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyebab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Penyebab paling sering adalah benturan atau kebiasaan mengkorek- korek hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Udara panas dan kering menyebabkan selaput lendir hidung menjadi kering dan pecah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bila hidung tersumbat terus dan berbau busuk, mungkin disebabkan anak memasukkan suatu benda ke dalam hidungnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sekat hidung yang bengkok, menyebabkan aliran udara kurang baik. Akibatnya selaput lendir hidung menjadi kering dan pecah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pilek dan alergi. Peradangan di rongga hidung dan membuang ingus terlalu keras dapat menyebabkan mimisan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mencium bahan kimia, misalnya asam sulfat, bensin, amonia.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kadang-kadang mimisan adalah gejala penyakit darah, misalnya kurang trombosit, kurang faktor pembekuan, leukemia, dan lain-lain. Pada penyakit-penyakit tersebut, sering ada gejala lain misalnya pucat, biru-biru di kulit, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mimisan pada orang dewasa dapat disebabkan merokok, tekanan darah tinggi, alkohol, atau makan obat yang mengencerkan darah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak yang minum obat yang mengandung asetosal dan ibuprofen juga dapat mengalami mimisan karena darah menjadi kurang cepat membeku.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mencegah mimisan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan mengkorek-korek hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan membuang ingus keras-keras.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hindari asap rokok atau bahan kimia lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gunakan pelembab ruangan bila cuaca terlalu kering.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gunakan tetes hidung NaCl atau air garam steril untuk membasahi hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Oleskan vaselin atau pelembab ke bagian dalam hidung sebelum tidur, untuk mencegah kering.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hindari benturan pada hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertolongan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Duduk, agar hidung anak lebih tinggi dari jantung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Membungkuk ke depan sedikit, dan bernapas dari mulut.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan tidur terlentang. Aliran darah ke hidung bertambah deras, dan darah dapat tertelan ke belakang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tekan hidung selama 5 menit. Yang ditekan adalah seluruh bagian depan cuping hidung, tepat di atas lubang hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tangan yang lain dapat digunakan untuk memberi kompres dingin menggunakan es pada tulang hidung, untuk memperlambat aliran darah ke hidung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bila setelah 5 menit masih berdarah, tekan lagi selama 10 menit.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kalau masih tetap berdarah, bawalah anak ke ruang gawat darurat rumah sakit.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bila sudah sering mengalami mimisan, dapat meminta campuran lidokain 4% untuk mengurangi nyeri dan epinefrin 1 : 10.000 untuk mempercepat darah berhenti. Pemasangan selama 10-15 menit seringkali sudah cukup. Semprotan hidung oxymetazoline 0.05% juga dapat membantu.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan daun sirih? Daun sirih merupakan adstringent, yang berfungsi menciutkan pembuluh darah. Daun sirih dapat menolong, tetapi sterilitasnya kurang terjaga. Jangan-jangan mimisannya sembuh tetapi jadi mengalami infeksi. Tekan dengan jari akan lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Hardiono D. Pusponegoro SpA(K) Divisi Saraf Anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak&lt;br /&gt;FKUI/RSCM, Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-1044468649665931045?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/1044468649665931045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/mimisan-dan-penanganannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1044468649665931045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1044468649665931045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/mimisan-dan-penanganannya.html' title='Mimisan Dan Penanganannya'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-1760485396446334660</id><published>2009-04-27T05:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T05:10:50.050-07:00</updated><title type='text'>Benturan pada Kepala Balita</title><content type='html'>Biasanya segala bayangan seram tentang dampak cacat akan segera menghantui. Hal itu sebetulnya tak perlu terjadi kalau kita bisa mengenali gejala gawat tidaknya cedera yang diakibatkan. Nah, apa saja yang harus dicermati, dr. Irawan Mangunatmadja, SpA dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta akan menjelaskannya berikut ini. Diharapkan, dengan langkah pencegahan yang disarankan, peristiwa bayi jatuh tak sampai terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Posisi Benturan Kepala Bayi Selain dari ada tidaknya benjolan, posisi benturan di kepala juga menentukan ringan dan beratnya cedera. Inilah keterangannya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Benturan di bagian samping kepala, apakah kanan atau kiri, bisa berdampak sangat serius. Di bagian yang disebut daerah epidural ini terdapat pembuluh darah arteri yang menempel di tulang kepala. Kalau sampai terjadi retak/fraktur di daerah tersebut, maka pembuluh darah itu ikut robek. Akibatnya, terjadi perdarahan epidural yang biasanya sulit dihentikan karena robekan terjadi di pembuluh darah besar. Benturan yang cukup kuat di daerah temporal atau di samping dekat telinga, bisa menimbulkan gejala epilepsi/ayan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Benturan di bagian belakang kepala perlu diwaspadai. Di daerah ini tersimpan fungsi-fungsi vital otak, seperti pusat penglihatan. Perhatikan apakah terjadi perubahan pada fungsi mata bayi.  Seharusnya, saat melihat suatu objek, bola mata bayi terlihat fokus. Jika terjadi gangguan, bisa secara tiba-tiba bola matanya bergerak ke mana-mana atau arahnya tidak fokus. Tanda lainnya, ia tidak lagi tertawa atau tersenyum ketika melihat orang-orang dekatnya. Ini berarti pusat penglihatannya terganggu atau bahkan dia tidak bisa  melihat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Benturan di bagian belakang kepala agak ke sebelah bawah dapat menyebabkan cedera pada otak kecil yang merupakan pusat keseimbangan. Akibatnya timbul gangguan gerak yang meliputi kemampuan motorik kasar dan halus. Misalnya saja, tangan bayi gemetaran saat memegangsesuatu.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Benturan keras di kepala bagian bawah sekali atau tengkuk akan menyebabkan kesadaran bayi menurun. Di daerah ini terdapat batang otak yang kalau cedera dpt memicu gangguan pernapasan dan bahkan kematian. Jika sampai terjadi retakan tulang di bagian itu, maka patahan Tulangnya  dapat menembus jaringan otak &amp; melukai susunan saraf pusat. Cedera seperti ini termasuk kategori berat. Selain itu, bisa timbul perdarahan dari hidung atau keluar cairan dari telinga. Mengatasinya harus dengan tindakan operasi. Jika tidak, perdarahan akan terus menekan jaringan otak yang pada tahap ekstrem bisa mengakibatkan kecacatan dan kematian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan Benjolan Setelah terbentur, perhatikan apakah ada benjolan atau tidak. Raba kepala bayi untuk memastikannya. Kalau ada, berarti jatuhnya cukup keras. Benjolan yang muncul biasanya berwarna kebiruan. Itu mengindikasikan adanya perdarahan di bawah kulit. Untuk mengatasinya, berikan kompres air dingin agar perdarahannya terhenti. Selama kesadaran bayi masih bagus, tak ada gangguan saraf seperti bola mata jadi miring, tidak muntah, tidak tidur terus, dan tidak ada kejang, maka cederanya bisa dianggap ringan. Perlu diketahui, walaupun benturannya keras, benjolan belum tentu muncul saat itu juga. Bisa saja baru keesokan harinya, karena perdarahan yang terjadi mungkin sedikit jumlahnya, atau benjolan itu tak begitu terasa dan terlihat karena tertutup rambut. Jadi kalau setelah jatuh tak segera muncul benjolan, belum tentu benturannya ringan. Benjolan dapat muncul kapan saja dalam 48 jam pertama.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila cederanya ringan, benjolan makin lama akan mengecil dengan sendirinya, sebab setiap perdarahan akan diserap oleh tubuh. Kalau benjolannya makin lama makin besar maka orang tua perlu mencurigainya. Bisa saja perdarahan itu tak diserap tubuh tapi malah membentuk semacam selaput di otak. Lama kelamaan selaput ini dapat menekan jaringan otak dan menghambat perkembangannya. Perlu dilakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan bekuan darah dan selaput tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada atau tidak ada benjolan, bayi yang jatuh harus terus diamati selama 2x24 jam dan diobservasi setiap 2 jam untuk menentukan berat ringannya cedera akibat jatuh. Bila dalam kurun waktu itu suhu badannya meningkat, muntah, atau bahkan kejang, bawalah segera ke dokter. Ini berarti ada luka  dalam yang lebih serius.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gejala Gawat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjatuh, sewajarnya bayi menangis kesakitan dan rewel. Namun, ada juga yang diam saja, karena mungkin saat itu terjadi penurunan kesadaran akibat perdarahan di otak. Selain itu ada yang muntah atau naik suhu badannya. Ini berarti otak si bayi mengalami guncangan yang merangsang pusat muntah dan panas pada batang otak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati jika muntah atau panas baru terjadi keesokan atau beberapa hari selanjutnya. Ini menunjukkan proses keterguncangan otak cukup kuat atau terjadi perdarahan di dalam otak. Jadi bisa saja gejala gawat itu muncul secara lambat. Misalnya, pada kasus retak kepala. Awalnya mungkin tidak terjadi benjolan dan kondisi anak baik-baik saja. Baru di hari kedua anak kejang-kejang yang perlu dicurigai sebagai adanya perdarahan di otak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadai juga kalau setelah terjatuh bayi semakin lemas dan semakin menurun kesadarannya. Itulah gejala gegar otak yang disebabkan perdarahan atau pembengkakan sel saraf otak. Perdarahannya sendiri bisa terjadi di bawah kulit kepala, di selaput otak, atau di dalam otak. Bila terjadi di dalam otak, perlu tidaknya operasi akan tergantung pada jumlah perdarahannya. Bila setelah jatuh bayi langsung tak sadarkan diri dalam waktu lama (sekitar 5-10 menit), kepalanya memar, kejang-kejang, dan muntah-muntah, berarti perdarahan itu tidak hanya terjadi di daerah kulit, tapi juga di dalam otak di bawah tulang tengkoraknya. Waspadai bila gejala ini muncul, dan orang tua harus segera membawa si bayi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menghindari Jatuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan pengamanan semaksimal mungkin di mana pun bayi berada; di tempat bermain dan terutama di tempat tidur. Boks bayi yang berpagar dan bisa dikunci biasanya sudah cukup aman. Bila bayi tidur di tempat tidur biasa, sediakan kasur tambahan di lantai untuk berjaga-jaga. Usahakan tempat tidurnya dibuat rendah, sehingga bila bayi terjatuh, benturannya tidak keras atau tidak menyebabkan cedera. Mintalah pada pengasuh atau keluarga lain yang kerap menggendongnya untuk bersikap hati-hati dan segera memberitahu bila bayi terjatuh tanpa harus takut dimarahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perlukah Scanning?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun bayi tampak normal, observasi harus terus-menerus dilakukan selama dua hari tanpa perlu men-scanning kepala bayi lebih dulu. Jika makin lama benjolnya mengecil berarti sudah ada perbaikan. Namun kalau benjolnya menetap, bahkan membesar, orang tua perlu membawanya ke dokter yang biasanya menganjurkan pemeriksaan dengan CT Scan.  Jadi, perlu tidaknya scanning ditentukan oleh gejala klinis yang muncul setelah benturan. Tak mesti hari itu juga bayi di-scanning, kecuali terjadi perdarahan yang cukup berarti, atau kepalanya tampak retak semacam ada tulang yang melesak ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akibat Benturan Kepala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam 2x24 jam setelah terjatuh, bayi baik-baik saja, kesadarannyamasih bagus, tak mengalami gangguan saraf, tidak muntah, dan tidak kejang, maka benturannya bisa dianggap ringan dan tak berakibat apa-apa. Lain hal bila benturan berlangsung keras, ditandai dengan adanya memar, benjolan, muntah, kejang, lemas, dan pingsan dalam kurun waktu 2x24 jam, maka bukan tak mungkin cedera otak itu akan mengganggu perkembangan bayi untuk selanjutnya, termasuk risiko mengalami kelumpuhan. Namun, kejadian ini jarang terjadi kecuali telah terjadi perdarahan berat.  Bagian Tubuh Yang Sering Terbentur Celakanya, bagian tubuh yang paling sering terkena benturan lebih dulu adalah kepala. Padahal, kepala adalah bagian tubuh yang sangat vital karenadi dalamnya tersimpan susunan saraf pusat atau otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kapan Bayi Biasa Terjatuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berusia 6 bulanan, bayi mulai bisa berguling-guling. Sejak saat itulah bayi rawan jatuh. Biasanya jatuh dari tempat tidur ketika dia sedang tidak ditunggui, jatuh dari gendongan, jatuh saat diayun, atau jatuh saat menjelang usia berjalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-1760485396446334660?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/1760485396446334660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/benturan-pada-kepala-balita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1760485396446334660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1760485396446334660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/benturan-pada-kepala-balita.html' title='Benturan pada Kepala Balita'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-4301183009000097633</id><published>2009-04-10T22:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T22:19:53.258-07:00</updated><title type='text'>Tanda-tanda Bayi Kecapekan, Kegerahan dan Kedinginan</title><content type='html'>Untuk melihat ketiga hal di atas memang tidak mudah, tapi jika kita sudah tahu cirinya, jadi mudah, kok. Menghadapi seorang bayi, orang tua memang kerap dibuat bingung dan serbasalah. Pasalnya si bayi belum bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan atau apa yang dia inginkan dengan bahasa yang kita pahami. Mereka hanya bisa menangis atau bersikap rewel Alhasil, kalau si kecil menangis dan popoknya tidak basah, maka kita menduga ia lapar atau sekadar manja. Padahal belum tentu, lo. Bisa saja dia menangis karena kedinginan, kegerahan, atau kecapekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diakui dr. Anna Tjandrajani, Sp.A. dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, memang tak banyak orang tahu ciri bayi kedinginan, kegerahan, atau kecapekan. "Akan tetapi, kalau kita tahu ciri-cirinya, maka mudah saja, lo, mendeteksinya." Untuk itu, ia pun bersedia membeberkan "rahasianya" kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAYI KEGERAHAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga sering salah mendeteksi suhu badan anak yang meningkat. Disangka sakit, tak tahunya cuma kegerahan. Adapun penyebab anak kegerahan, menurut Anna, lebih banyak dipengaruhi faktor lingkungan, seperti kurang ventilasi, cuaca di luar sedang terik, ruangan sempit, atau cahaya yang masuk ke ruangan berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-cirinya:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Anak mulai gelisah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kulit anak mulai memerah atau melegam dari sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Berkeringat, baik di dahi, kepala, dan ketiak. Bajunya juga basah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kulit di bagian lain tubuhnya jadi kering.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bibirnya juga kering.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penanganan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak cepat ditangani, anak bisa mengalami dehidrasi. Inilah langkah-langkah penanggulangannya:&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jauhkan anak dari sumber panas, dan dinginkan udara ruangan. Kalau sedang berada di bawah terik matahari, segeralah berteduh. Jika sedang berada di dalam ruangan tertutup yang kurang ventilasi, misalnya di dalam mobil yang tak berpendingin udara, ajak anak keluar dari kendaraan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Lepaskan selimut anak. Juga sebaiknya bayi tidak dibedong. "Takutnya, karena terbiasa dibedong, maka ketika segala sesuatu yang menutupi tubuhnya dilepas, anak malah menggigil." Jika hal itu benar terjadi, waspadalah. Mungkin, suhu yang meningkat itu merupakan demam.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pakaikan baju bayi yang sesuai untuk iklim tropis, seperti katun atau bahan-bahan yang menyerap keringat. Gantilah secepat mungkin baju bayi yang basah oleh keringat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Setelah itu, ukur suhu anak dengan termometer. Jika hasilnya menunjukkan angka 36-37,5 derajat Celcius, berarti ia masih normal. Jika lebih dari 37,5 derajat Celcius, kemungkinan anak demam. Jika sampai 39 derajat Celcius berarti dia sudah demam tinggi, apalagi jika sampai 40 derajat Celsius lebih, bisa jadi dia mengalami hipertermia..&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untuk membedakan gerah dengan sakit, cara praktisnya adalah dengan meraba badan anak, apakah suhu tubuhnya sama atau lebih tinggi dari tubuh kita. "Tapi cara ini tetap tidak menjamin. Paling tepat, ukur dengan termometer," anjur Anna.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAYI KECAPEKAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun perlu mengetahui ciri bayi yang mengalami kelelahan. Biasanya ini terjadi bila kualitas tidurnya kurang, terlalu sering digendong, atau terlalu lama bermain. Menurut Anna, umumnya anak yang mengalami kecapekan pasti akan tidur dengan sendirinya. Namun demikian, hal itu bisa dilihat secara lebih menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-cirinya:&lt;/b&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bayi rewel. Bila setelah diajak berjalan-jalan dan diteteki tetap rewel, bisa jadi anak itu kecapekan. Tenangkan dia dengan cara membuatnya nyaman, supaya dia bisa tertidur dengan pulas. Mungkin juga dia mencari tempat tidur.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tatapan matanya sayu, tidak bergairah, atau layu. Namun, menurut Anna, ciri ini tidak selalu menjamin bahwa si bayi memang kecapekan. Bisa jadi ia sedang sakit. Karena itulah pahami betul anak kita secara baik. Periksa selalu kondisi fisik dan suhu tubuhnya, termasuk fesesnya. Jika kita curiga, cepatlah bawa ke dokter. Harus diingat, terlalu sering kecapekan akan menurunkan daya tahan tubuh dan kemudian mengundang penyakit.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAYI KEDINGINAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-cirinya pada bayi baru lahir/neonatus&lt;/b&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak menggigil, walau biasanya ciri ini tak mudah terlihat pada bayi kecil.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kulit anak terlihat belang-belang, merah campur putih atau timbul bercak-bercak. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak terlihat apatis atau diam saja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Lebih parah lagi, anak menjadi biru yang bisa dilihat pada bibir dan ujung jari-jarinya. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika hal tersebut tetap saja dibiarkan, anak bisa berhenti bernapas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Puncaknya, anak bisa terkena hipotermia dan meninggal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun, orang tua tak perlu terlalu khawatir. Biasanya, indikasi pertama sudah bisa terlihat oleh perawat maupun dokter yang kemudian menanganinya dengan mengambil tindakan penghangatan atau heatradian (disinar oleh cahaya lampu biasa dan diselimuti). Kalau perlu dengan menggunakan kasur penghangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekalipun begitu, untuk memastikan, sebaiknya bayi langsung diukur suhu badannya dengan termometer. Kalau angkanya di bawah 35 derajat Celcius, berarti anak terkena hipotermia, sebab suhu normal manusia adalah 36-37,5 derajat Celcius," ujar Anna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Untuk bayi di atas 1 bulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun kini bayi sudah lebih kuat dibandingkan sebelumnya, jika suhu lingkungan begitu rendah dan tidak membuatnya nyaman, kemungkinan besar si anak juga kedinginan. Ciri-cirinya, menurut Anna, ada yang bisa dideteksi secara kasat mata, ada juga yang mesti dengan perabaan. &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Yang bisa dideteksi secara kasat mata: (Kondisi bayi tak jauh berbeda dari bayi neonatus yang kedinginan). Cirinya:&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ia cenderung diam saja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kulit anak terlihat belang-belang, merah campur putih atau berbercak-bercak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anak menjadi biru dengan ciri, bibir dan ujung jari-jarinya membiru. Jika dibiarkan, anak bisa berhenti bernapas. Puncaknya, anak bisa mengalami hipotermia. Jika tidak segera ditangani, bisa terjadi kematian. "Hanya saja kalau bayi neonatus akan lebih cepat birunya. Sementara pada bayi yang lebih besar akan agak lama perubahannya," ujar Anna.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Yang bisa dideteksi dengan perabaan&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tangan dan telapak tangannya terasa dingin, begitu juga telapak kakinya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tubuhnya lebih dingin dari tubuh kita. Untuk memastikannya, Periksalah dengan termometer yang dipasang di anus.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Atasi kedinginan ini dengan memberinya selimut. Hangatkan pula suhu lingkungan atau ruangan dimana bayi berada. Bisa dengan mematikan AC atau menghangatkan tubuh anak dengan lampu 60 watt yang ditempatkan di atas tempat tidurnya. Jaraknya kurang lebih 1,5 meter dari tubuh anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluklah anak dengan kasih sayang, "Malah inilah cara yang terbaik," kata dokter yang berpraktek juga di Klinik Anakku Cinere. Hanya saja, saat tidur lebih baik anak dihangatkan dengan lampu. Jauh lebih baik lagi jika kasur anak pun menggunakan penghangat. Jika suhu tubuhnya tak kunjung normal, segeralah bawa si kecil ke dokter terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER: NAKITA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-4301183009000097633?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/4301183009000097633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/tanda-tanda-bayi-kecapekan-kegerahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4301183009000097633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4301183009000097633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/tanda-tanda-bayi-kecapekan-kegerahan.html' title='Tanda-tanda Bayi Kecapekan, Kegerahan dan Kedinginan'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-8930205746517045537</id><published>2009-04-10T22:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T22:06:51.572-07:00</updated><title type='text'>Diare dan Disentri pada Balita</title><content type='html'>&lt;b&gt;DISENTRI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sikecil tampak lemas karena bolak balik buang air besar disertai suhu tubuh yang tinggi dan nyeri tiap mengeluarkan kotoran dan feses dibarengin darah dan lendir , kalau iya maka ini merupakan gejala disentri. Menurut dr.Hadjat S. darah dan lendir adalah gejala disentri yang paling utama. Sindroma disentri dapat disebabkan oleh semua mikroba, bakteri atau parasit. Bisa juga karena intoleransi laktosa . Sindroma disentri umumnya disebabkan karena adanya kuman shigella dan parasit entamoeba histolityca, walau kuman penyebabnya berbeda namun kedua infeksi itu menunjukkan adanya feses berdarah dan berlendir. Sindroma disentri merupakan salah satu jenis diare akut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindroma disentri dapat menular melalui berbagai cara dan media, sindrome ini banyak dialami dimasa balita, namun jarang menimpa anak usia dibawah satu tahun karena pada usia ini pengawasan orang tua sangatlah ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Komplikasi Disentri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;komplikasi disentri biasa terjadi akibat adanya faktor resiko pada anak yang tidak mendapat ASI, berstatus gizi buruk atau sedang menderita campak. Komplikasi berawal dari melunaknya dinding usus sehingga bakteri shigella dapat menginvasi jauh kedalam, luka yang terjadi didinding usus menjadi semakin parah karena tercemar racun yang dihasilkan bakteri tadi, sehingga memicu terjadinya perforasi usus atau usus pecah yang ditandai dengan feses bercampur darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengobatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dokter akan memberikan antibiotik sesuai dengan gambaran klinis diare, tes laboratorium diperlukan untuk mengetahui tanda2 ketahanan kuman dan jenis disentri. Namun biasanya dokter akan memberikan antibiotik selama 5-7 hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian makanan untuk penderita disentri haruslah yang lunak dan tidak memiliki rasa yang tajam, serta harus berprotein tinggi karena diperlukan untuk proses penyembuhan, pemberian air minum yang banyak sangat dianjurkan agar tidak terjadi dehidrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi bertambah parah Apabila kondisi si sakit makin lemah, tidur terus menerus, perut kembung, demam tak kunjung turun, diare yang makin sering disertai darah yang banyak segeralah bawa anak ke rumah sakit mungkin telah terjadi komplikasi, dalam hal ini maka pasien perlu penangan lebih jauh dan perawatan intensif di rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DIARE &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diare merupakan keadaan dimana seseorang menderita mencret-mencret, tinjanya encer dan kadang muntah-muntah. Diare juga disebut dengan muntaber ( muntah berak), muntah mencret atau muntah bocor, kadang tinja penderita mengandung darah dan lendir dan diare juga menyebabkan cairan tubuh terkuras keluar melalui tinja. Bila penderita diare banyak sekali kehilangan cairan tubuh maka hal ini dapat menyebabkan kematian terutama pada bayi dan anak-anak usia dibawah lima tahun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyebab diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;penyebab diare yang terpenting adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;karena adanya peradangan usus: karena kolera, disentri, bakteri-bakteri lain, virus dsb.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;karena kekurangan gizi: kelaparan, kekurangan zat putih telur&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;karena keracunan makanan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;karena tak tahan makanan tertentu: karena bayi/anak tak tahan meminum susu yang mengandung lemak atau laktosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terjadinya diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Diare dapat ditularkan melalui tinja yang mengandung kuman diare. Air sumur atau air tanah yang telah tercemar kuman diare, atau makanan dan minuman yang telah terkontaminasi kuman diare, atau tidak mencuci tangan sebelum memberikan makan/minum pada bayi/anak, memasak dll yang tanpa disadari sebenarnya tangan telah terkontaminasi kuman diare yang tak tampak oleh mata telanjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara menolong penderita diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minumlah garam oralit untuk mencegah terjadinya kekurangan cairan tubuh karena diare, minumlah cairan oralit sebanyak mungkin penderita mau. Berikan minuman/ jus buah yang disukai anak, tetap susui bayi yang menderita diare karen asi terbukti memberikan perlindungan dan ketahanan bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila diare tidak kunjung berhenti segeralah bawa anak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara mencegah diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buang airlah ditempatnya dan tidak disembarang tempat, latih anak untuk buang air dikakus&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cuci tangan sebelum memasak makanan dan pastikan tangan anda selalu bersih ketika memberikan makan pada bayi atau balita. Pastikan peralatan makan dan minum anak bersih dan tidak terkontaminasi kuman apapun juga. Untuk bayi usahakan &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selalu memasak/merebus peralatan makan dan minumnya terlebih dahulu. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Minum dan makanlah makanan yang sudah dimasak. Hindari memberikan makanan setengah masak/setengah matang pada anak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pastikan air yang dimasak benar-benar mendidih.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Berikanlah ASI selama mungkin kepada anak, disamping pemberian makanan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bayi yang minum susu botol lebih mudah terserang diare dari pada bayi yang disusui ibunya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tetap menyusui anak walaupun anak terserang diare.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pastikan tangan sipengasuh tetap bersih ketika mengasuh anak atau memberikan makan dan minum pada anak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan tempat tinggal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-8930205746517045537?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/8930205746517045537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/diare-dan-disentri-pada-balita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/8930205746517045537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/8930205746517045537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/diare-dan-disentri-pada-balita.html' title='Diare dan Disentri pada Balita'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-7943894770546002198</id><published>2009-04-10T22:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T22:03:50.971-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Anak Terus Panas-batuk-pilek?</title><content type='html'>Oleh: Prof. Iwan Darmansjah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang bayi seharusnya jarang sakit, karena masih ditopang imunitas tinggi sewaktu dikandung atau menyusu ibunya. Penyakit sehari-hari seperti flu (yang ditandai panas-batuk-pilek), penyakit virus lain,   atau bahkan infeksi kuman dapat ditolaknya. Sejak lama fakta ini telah disadari. Coba saja, bila bayi Anda tinggal serumah dengan seorang penderita campak, maka biasanya ia tidak akan gampang tertular.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun nyatanya, banyak anak dan bayi menjadi pelanggan dokter setiap 2 - 3 minggu karena penyakit yang sama: bolak-balik demam, batuk, dan pilek. Tentu banyak orang tua bosan. Mereka menggugat, "Mengapa ini harus terjadi, sedangkan semua kebutuhan anak saya telah dicukupi?"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pencetus penyakit pada anak memang sulit ditentukan, karena dapat bermacam-macam, misalnya lingkungan kurang sehat, polusi tinggi, dan ada perokok di rumah. Penggunaan penyejuk udara (AC) di malam hari bisa menimbulkan alergi suhu dingin, sehingga hidung anak mampet, sehingga ia bernafas lewat mulut. Kipas angin dipasang di kamar tidur yang lalu meniup debu ke segala penjuru kamar. Belum lagi penularan virus di sekolah dan tempat ramai seperti mal. Juga perawat yang sedang batuk - pilek. Tak langka pula kejadian sakit gara-gara anak mengonsumsi makanan ringan tidak sehat yang membuat tenggorokan menggelitik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Batuk - pilek beserta demam yang terjadi sekali-kali dalam 6 – 12 bulan sebenarnya masih dinilai wajar. Tetapi observasi menunjukkan bahwa kunjungan ke dokter bisa terjadi setiap 2 - 3 minggu selama  bertahun-tahun. Bila ini yang terjadi, maka ada dua kemungkinan kesalahkaprahan dalam penanganannya.   Pertama, pengobatan yang diberikan selalu mengandung antibiotik. Padahal 95% serangan batuk-pilek dengan atau tanpa demam disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak dapat membunuh virus. Selain mubazir, pemberian antibiotik kadang-kadang justru menimbulkan efek sampingan berbahaya. Kalau dikatakan akan mempercepat penyembuhan pun tidak, karena penyakit virus memang bakal sembuh dalam beberapa hari, dengan atau tanpa antibiotik. Hal ini telah dibuktikan dengan studi terkontrol (membandingkan dengan plasebo, alias obat bohong) berulang kali sejak ditemukannya antibiotik di tahun 1950 - 1960-an. Hasilnya selalu sama sehingga tidak perlu diragukan lagi kebenarannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di lain pihak, antibiotik malah membunuh kuman baik dalam tubuh, yang berfungsi menjaga keseimbangan dan menghindarkan kuman jahat menyerang tubuh. Ia juga mengurangi imunitas si anak, sehingga daya tahannya menurun. Akibatnya anak jatuh sakit setiap 2 - 3 minggu dan perlu berobat lagi. Orang tuanya lalu langsung membeli antibiotik di apotik atau pasar hanya karena setiap kali ke dokter mereka diberi obat tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lingkaran setan ini: sakit antibiotik imunitas menurun sakit lagi , akan membuat si anak diganggu panas-batuk-pilek sepanjang tahun, selama bertahun-tahun. Komplikasi juga sering akan terjadi, yang akhirnya membawa anak itu ke kamar perawatan di rumah sakit. Pengalaman menunjukkan, bila antibiotik dicoret dari resep (sementara obat batuk-pilek yang adekuat diberikan), setelah 1 - 3 bulan si anak tidak akan gampang terserang penyakit flu lagi. Pertumbuhan badannya pun menjadi lebih baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah kaprah kedua ialah gejala batuk - pilek yang tidak diobati secara benar; artinya, siasat pengobatan perlu diubah. Ini lantaran obat jadi yang dijual di apotek tidak selalu dapat mengatasi masalah setiap penderita. Bahkan sering terjadi, batuk - pilek malah menjadi lebih parah dan berkepanjangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu perubahan dalam resep, yang mendasar dan individual, perlu dilakukan untuk memutus lingkaran setan panas-batuk-pilek ini. Yang utama ialah menghentikan antibiotik, tidak memberikan kortikosteroid  secara terus-menerus, menghentikan pemberian obat penekan batuk dan menggantinya dengan bronkodilator, serta memberikan campuran obat pilek yang baru. Efedrin dosis kecil - dicampur dengan antihistamin yang efektif - merupakan obat pilek terbaik. Pseudo-efedrin, fenilpropanolamin, atau etilefrin yang lebih sering dijumpai dalam obat-jadi, tidak lebih baik dari efedrin, walaupun lebih mahal. Semua   obat lain yang ternyata tidak terbukti efektif perlu dihentikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terakhir, yang tidak kalah penting, carilah faktor pencetus yang dicantumkan di awal tulisan ini. Bila ditemukan, hindarilah. Selamat mencoba. Semoga anak Anda tidak perlu lagi begitu sering berobat   karena flu!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pencetus baru telah saya temukan diantara beberapa pasien anak. Ternyata orang tua jaman ini sering entertain anaknya di Mal. Kasus pertama, anaknya terus sakit, pun bila sebelumnya sangat sehat. Berikut ini sms-nya berbunyi setelah saya tanyakan "apa yang terjadi sebelumnya?" "Nga ada tanda lain. Tadi siang jam 2 BAB-nya baik, BAK banyak &amp; kuning tua. Dari jam 11 jalan2 di mal (Pl. Senayan) sampai jam 4 sore, dia ngeluh pusing &amp; cape". Saya menjawab bahwa Mal bukan tempat rekreasi yang sehat; pantesan pulang demam tinggi sampai 2 hari. Dengan hanya parasetamol akhirnya panas hilang dan terus sembuh.   Pasien lain cerita hal yang sama, anaknya bermain dengan ayahnya (ibu di rumah karena banyak kerjaan), namun dari jam 10-an sampai jam 9 malam. Berapa banyak orang tua di kota Jakarta ini berbuat demikian   untuk 'mengangin2'-kan anaknya? Sebagian besar akan berakhir dengan panas, batuk, pilek, berak2, dan muntah secara akut. Jelas Mal bukan tempat rekreasi yang sehat, karena penuh dengan virus dan kuman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-7943894770546002198?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/7943894770546002198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/mengapa-anak-terus-panas-batuk-pilek.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/7943894770546002198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/7943894770546002198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/mengapa-anak-terus-panas-batuk-pilek.html' title='Mengapa Anak Terus Panas-batuk-pilek?'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-666271393456593929</id><published>2009-04-08T15:51:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:59:06.923-07:00</updated><title type='text'>ASI Peras, Solusi Untuk Ibu Bekerja</title><content type='html'>Jadi, Bu, tak ada alasan untuk tak memberi ASI eksklusif pada si kecil. Sangat dianjurkan menyimpan ASI peras di lemari es karena tahan 2 hari dan kualitasnya pun tak berubah. Sekitar 70 persen ibu di Indonesia bekerja. Ini berarti, banyak ibu yang tak bisa menyusui. Namun bukan berarti si kecil tak bisa mendapatkan ASI sama sekali. Toh, ASI bisa diperas. Dengan begitu, si kecil bisa tetap memperoleh ASI, bahkan ASI eksklusif yaitu hanya ASI tanpa makanan tambahan apa pun hingga si kecil berusia 6 bulan. Hanya sayang, ASI peras tak bisa menggantikan tindakan menyusui itu sendiri. Seperti diketahui, tindakan menyusui punya banyak pengaruh untuk pertumbuhan mental dan fisik bayi. "Kalau saja semua bayi mendapatkan exclusive breast feeding minimal 4 bulan, saya yakin tak akan ada tawuran seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anak-anak yang diberi ASI akan tumbuh menjadi anak yang kepribadiannya baik, lantaran mereka tumbuh dalam keadaan yang dinamakan secure attachment, suatu suasana yang aman, hingga mereka akan mempunyai kepribadian yang baik," tutur dr. Utami Roesli, SpA, MBA. Itu sebab, ASI peras hanya dianjurkan bagi bayi-bayi yang ibunya bekerja. "Bila ibu tak bekerja atau si bayi bisa dibawa ke tempat di mana ibunya berada, harus diusahakan breast feeding atau menyusui langsung, bukan ASI peras," lanjut ketua Lembaga Peningkatan Penggunaan Air Susu Ibu RS Sint. Carolus, Jakarta ini. Jadi, Bu, hanya bila situasi dan kondisinya tak memungkinkan untuk menyusui langsung, barulah si kecil boleh diberi ASI peras/perah. "Ibaratnya, tak ada rotan, akar pun jadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;POMPA PISTON&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum kita memberikan ASI peras pada si kecil, ada beberapa "aturan" yang penting diperhatikan. Pertama, sebelum si kecil berusia 4 bulan, sebaiknya ASI peras/perah yang diberikan jangan menggunakan dot dulu karena si kecil akan "bingung puting." Maksudnya, ia akan susah untuk kembali menyusu dengan benar pada payudara ibu. Kedua, bila sudah berada satu atap lagi dengan si kecil, hendaknya ASI peras yang masih ada jangan diberikan lagi, tapi bayi harus menyusu langsung pada ibu. Bukankah tindakan menyusui adalah rotan? Jadi, bila ada rotan, mengapa harus menggunakan akar? Adapun cara "menabung" ASI peras, yang paling baik dan efektif dengan menggunakan alat pompa ASI elektrik. Hanya saja, harganya relatif mahal. &lt;br /&gt;Lagi pula, masih ada cara lain yang lebih terjangkau bila punya dana lebih, yaitu piston atau pompa berbentuk suntikan. Prinsip kerja alat ini memang seperti suntikan, hingga memiliki keunggulan, yaitu setiap jaringan pompa mudah sekali dibersihkan dan tekanannya bisa diatur. Ironisnya, pompa-pompa yang ada di Indonesia jarang sekali berbentuk suntikan, lebih banyak berbentuk squeeze and bulb. Padahal, harga kedua pompa tersebut relatif sama. Namun bentuk squeeze and bulb tak pernah dianjurkan banyak ahli ASI. Soalnya, pompa seperti ini sulit dibersihkan bagian bulb-nya (bagian belakang yang bentuknya menyerupai bohlam) karena terbuat dari karet hingga tak bisa disterilisasi. Selain itu, tekanannya tak bisa diatur, hingga tak bisa sama/rata. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;MEMERAH DENGAN JARI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ada yang lebih murah ketimbang pompa-pompa ASI tadi, yaitu memerah dengan jari. Cara back to nature ini amat sederhana dan tak perlu biaya. Namun agar hasil perahannya memuaskan, kita perlu mengenal sedikit anatomi payudara. Seperti dijelaskan Utami, payudara terdiri tiga komponen yang prinsipil, yaitu "pabrik" (di daerah berwarna putih), saluran, dan "gudang" (di daerah warna cokelat atau areola) ASI. Ketiganya seperti bejana berhubungan. "ASI diproduksi di 'pabrik'nya yang berbentuk seperti kumpulan buah anggur. Setiap 'pabrik' ASI dilalui otot-otot. Bila otot-otot ini mengkerut, ia akan memompa ASI ke salurannya menuju 'gudang'. Nah, agar pabrik memproduksi ASI lagi, syarat utamanya ASI di 'gudang' harus habis lebih dulu. Bila 'gudang' kosong, barulah 'pabrik' akan mengisinya kembali, begitu seterusnya," papar Utami. Jadi, pada prinsipnya kita harus bisa mengeluarkan ASI yang ada di "gudang". Caranya, tempatkan tangan kita di salah satu payudara, tepatnya di tepi areola. Posisi ibu jari terletak berlawanan dengan jari telunjuk. Tekan tangan ke arah dada, lalu dengan lembut tekan ibu jari dan telunjuk bersamaan. Pertahankan agar jari tetap di tepi areola, jangan sampai menggeser ke puting. Ulangi secara teratur untuk memulai aliran susu. Putar perlahan jari di sekeliling payudara agar seluruh  saluran susu dapat tertekan. Ulangi pada sisi payudara lain, dan jika diperlukan, pijat payudara di antara waktu-waktu pemerasan. Ulangi pada payudara pertama, kemudian lakukan lagi pada payudara kedua. Letakan cangkir bermulut lebar yang sudah disterilkan di bawah payudara yang diperas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CARA MENYIMPAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, tutur Utami, memerah ASI hampir sama dengan mengeluarkan pasta gigi. Bila kita hanya menekan ujung pasta gigi, tentu pastanya tak akan keluar. Jadi, kita harus menekan agak ke belakang. "Bila tak keluar banyak, kemungkinan teknik ibu salah. Mungkin cara memerah susunya seperti melakukan massage payudara. Ini tak akan mengeluarkan ASI, karena yang ditekan pada massage payudara adalah 'pabrik' ASI bukan 'gudang'nya. Kan, kita tak bisa langsung mengeluarkan ASI dari 'pabrik' tapi harus melalui 'gudang' dulu." Jadi, bila tekniknya sudah benar, lama-kelamaan memerah ASI akan menjadi pekerjaan biasa. &lt;br /&gt;Waktu yang dibutuhkan pun tak sampai setengah jam, tapi susu yang terkumpul bisa mencapi 500 cc, lo. Setelah diperah, ASI harus di simpan dengan baik agar dapat bertahan lama. Menurut Utami, di udara terbuka, ASI perah bisa tahan 6-8 jam, tapi bila ditaruh di kantong plastik lalu dimasukan termos dan diberi es batu, akan tahan kira-kira 1X 24 jam. Lain lagi bila ASI perah dimasukan di lemari es, bisa tahan 2X24 jam. Sedangkan bila dimasukkan dalam freezer, bisa tahan 3 bulan. Namun dari semua cara penyimpanan tadi, lebih dianjurkan untuk memasukkan ASI ke dalam termos dan lemari es. "Sudah dibuktikan, lo, ASI perah yang dimasukkan ke termos dan lemari es tak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah." Tak demikian halnya jika dimasukkan dalam freezer, "ASI akan mengalami perubahan dalam hal jumlah imunoglobulin, yaitu  protein molekul yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh, karena ada yang mati akibat kedinginan." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;SUAPI PAKAI SENDOK &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, ketika ingin memberikan ASI perah pada si kecil, kita harus menghangatkannya dulu. Namun jangan dipanaskan di atas api, lo, karena mengakibatkan beberapa enzim penyerapan mati kepanasan. Beberapa buku dari luar menganjurkan untuk menyiram ASI dengan running tap water, tapi di Indonesia, kan, jarang ada keran yang berisi air hangat. Jadi cukup dengan mangkuk yang diisi air  hangat (suhu airnya sama dengan suhu air yang biasa kita gunakan untuk mandi atau suhu tubuh). Adapun lama penghangatan tergantung suhu ASI, tapi prinsipnya buatlah suhu ASI seperti suhu tubuh karena akan menyerupai ASI yang dikeluarkan langsung. Nah, setelah selesai bisa langsung diberikan pada bayi. Namun cara pemberiannya jangan pakai botol susu dan dot, melainkan disuapi pakai sendok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau si kecil langsung menyusu dari botol, lama-lama ia jadi "bingung puting". Jadi, ia hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola ibu masuk ke mulut bayi. Jadi, kalau si kecil sudah "bingung puting", tak heran bila ia gagal mengeluarkan ASI di "gudang"nya. Salah satu tanda posisi si kecil salah menyusu ialah payudara ibu lecet. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya  mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Tak usah cemas si kecil akan kekurangan ASI berapapun jumlah ASI perah yang dikeluarkan. Memang, pada awalnya si kecil akan gelisah dengan jumlah yang mungkin lebih sedikit dari biasanya, tapi bayi akan cepat beradaptasi, kok. "Maksimal pada hari keempat, bayi akan sudah terbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa pun ASI yang ada, akan diminum. Kalau ditinggali 500 cc, akan diminum; begitu juga 300 cc, bahkan 200c. Namun ketika ibunya datang, ia akan minum habis-habisan. Jadi, bayi tak akan kekurangan ASI. Itu sudah dibuktikan, lo," tutur Utami. Nah, Bu, tak ada lagi yang perlu dicemaskan, bukan? Ingat, lo, meski bunda bekerja, si kecil tetap bisa mendapatkan ASI ekslusif! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jangan Cepat-Cepat Mengganti Asi Dengan Susu Formula &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak ibu mengira ASI-nya sedikit hingga si kecil pun diberikan susu formula. Padahal, tegas Utami, tak ada ibu yang kekurangan ASI. "Jika bayi kekurangan ASI, bukan lantaran ibunya yang tak bisa memproduksi susu sebanyak yang diperlukan bayi, melainkan bayinya yang tak bisa mengambil dari si ibu sebanyak yang diperlukan," terangnya. Jadi, jangan dibalik, ya, Bu! Nah, mengapa si kecil tak bisa mengambil ASI sebanyak yang ia perlukan, tak lain lantaran cara menyusunya yang salah. Jadi, kalau si kecil harusnya memperoleh ASI sebanyak 100 cc, misal, tapi karena cara menyusunya salah hingga yang didapat cuma 50 cc, akibatnya yang dipasok "pabrik" pun cuma 50 cc. Itu sebab, harus diperhatikan betul cara menyusu pada si kecil. Yang benar, seperti sudah diutarakan di atas, yaitu seluruh areola ibu masuk ke mulut si kecil. Faktor lain yang membuat si kecil kekurangan ASI lantaran ibu mengintervensi bayinya dengan macam-macam. Antara lain, begitu lahir si kecil langsung diberi susu formula yang sebetulnya enggak perlu. Belum lagi ketika memberi ASI perah pakai botol susu dan dot, bukan disuapi pakai sendok.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persiapan Memerah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang paling tepat untuk memerah ASI ketika payudara sedang penuh, bisa diulang kembali sekitar 3-4 jam. * Alat-alat yang akan digunakan untuk memerah harus dibersihkan/disetrilisasi lebih dulu. Sebaiknya selesai memerah, alat-alat tersebut langsung dibersihkan hingga tetap terjaga kebersihannya. * Ketika memerah, sebaiknya ibu dalam keadaan tenang dan nyaman. Pilih ruangan yang memungkinkan ibu tak terganggu apa pun. Lebih baik lagi bila si kecil ada yang menjaga hingga konsentrasi ibu tak terganggu. * Cuci tangan dengan sabun dan air tiap kali hendak mulai memerah, sedangkan payudara cukup dicuci dengan air. Jangan gunakan sabun atau apa pun pada puting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minumlah satu gelas air/sari buah/susu/secangkir sup atau kacang ijo sebelum memerah ASI.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-666271393456593929?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/666271393456593929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/asi-peras-solusi-buat-ibu-bekerja-jadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/666271393456593929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/666271393456593929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/asi-peras-solusi-buat-ibu-bekerja-jadi.html' title='ASI Peras, Solusi Untuk Ibu Bekerja'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-5468950253013205774</id><published>2009-04-08T15:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:50:40.772-07:00</updated><title type='text'>Kiat Memberi ASI Eksklusif Pasca Cuti</title><content type='html'>Masa cuti berakhir. Padahal masa pemberian ASI eksklusif pada bayi belum berakhir. Bisakah ASI Eksklusif dilanjutkan? Mia resah. Bayinya baru berusia 3 bulan, masih dalam masa pemberian ASI Eksklusif sampai buah hatinya berusia 6 bulan, namun masa cuti kerjanya sudah berakhir. "Bagaimana melanjutkan ASI eksklusifnya. Masa sih harus dicampur dengan susu formula. Sayang kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar! Alangkah sayangnya dan ruginya jika pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif sampai gagal. Pernahkah melihat bayi macan diberi makan daging? Atau, bayi kambing atau sapi, makan rumput? Sebelum usianya cukup, semua bayi mamalia makan air susu, termasuk bayi manusia.&lt;br /&gt;Usia cukup bagi bayi manusia untuk mendapat makanan lain selain air susu ibu adalah setelah 6 bulan. Dari usia 0 hingga 6 bulan bayi harus mendapat ASI eksklusif, yakni pemberian ASI murni tanpa bayi diberi tambahan lain seperti cairan air putih, teh, madu, buah-buahan, maupun makanan tambahan seperti bubur susu atau bubur saring dsb., sampai usia bayi 6 bulan, menurut hasil penelitian, positif membuat bayi mendapat nutrisi terbaik; meningkat daya tahan tubuhnya, meningkat kecerdasannya, dan meningkat jalinan kasih (bonding) dengan bunda (dan ayah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, seperti Mia yang bekerja, juga Mia-Mia yang lain, masa cuti melahirkan hanya 3 atau 4 bulan saja. Masih ada ada 2 - 3 bulan lagi untuk memberikan ASI Eksklusif. Itu memang dilema. Bagaimana melanjutkan pemberian ASI eksklusif atau hanya malam hari memberi ASI, siang dengan susu formula? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beri ASI Perah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Namun, Dr. Utami Roesli SpA, MBA.IBCLC, pakar ASI, meyakinkan bahwa setelah masa cuti berakhir, ibu masih bisa memberikan ASI eksklusif. "Rugi sekali jika ibu hentikan. Sebab, usus bayi usia 3 bulan belum siap mencerna makanan selain air susu ibu. Selain itu. ASI merupakan sumber gizi ideal dengan komposisi seimbang, yang jika diberikan secara eksklusif bayi akan lebih sehat dan lebih cerdas dibanding bayi yang tidak mendapatkannya," tegas Utami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk buah hati tercinta, seharusnya bekerja di luar rumah bukanlah halangan untuk memberikan yang terbaik untuknya, termasuk memberikan ASI secara eksklusif. "Ibu tetap bisa memberikan ASI perah, yakni ASI yang diperas dari payudara, lalu diberikan pada bayi saat ibu bekerja di kantor," ujar Utami yang juga ketua Lembaga Peningkatan dan Pengembangan (LPP) ASI Rumah Sakit St. Carolus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASI perah adalah ASI yang diambil dengan cara diperas dari payudara untuk kemudian disimpan dan nantinya diberikan pada bayi. Apa tidak basi? Menurut Utami, sampai waktu tertentu dan dengan penyimpanan yang benar, ASI tidak akan basi. Misalnya, ASI tahan disimpan di dalam suhu ruangan sampai 6 jam. Jika disimpan di thermos yang diberi es batu, bisa tahan hingga 24 jam. Bahkan, kalau disimpan di kulkas ketahanannya meningkat hingga 2 minggu dengan suhu kulkas yang bervariasi. Jika disimpan di frezeer yang tidak terpisah dari kulkas, dan sering dibuka, ASI tahan 3-4 bulan. Sedangkan pada freezer dengan pintu terpisah dari kulkas dan suhu bisa dijaga dengan konstan, maka ketahanan ASI mencapai 6 bulan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memerah ASI bukanlah hal yang sulit, bahkan tidak selalu membutuhkan alat khusus atau pompa ASI. Cukup dengan pijitan dua jari sendiri, ASI bisa keluar lancar car! Memang membutuhkan waktu, yakni masing-masing payudara 15 menit. ASI ini bisa diberikan untuk bayi keesokan harinya. Tampung ASI tersebut di sebuah wadah, misalnya plastik gula, lalu tandai setiap wadah dengan spidol sesuai waktu pemerahan, misal plastik pertama, kedua, dst. Berikan pada bayi sesuai urutan pemerahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan dan Pemberian Untuk memberi bayi ASI perahan, jauh-jauh hari sebelum masa cuti berakhir ibu memang harus menyiapkan diri sendiri dan bayi. Apalagi jika si buah hati merupakan anak pertama. Beratnya meninggalkannya memang luar biasa. Apalagi siang hari tak bersamanya dan tak menyusuinya pasti berat. Di kantor, saat payudara membengkak karena produksi ASI tak disusu bayi, ingatan ibu pastilah pada buah hati di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempersiapkan diri sendiri menjadi penting. Pertama, adalah mempersiapkan mental untuk meninggalkan bayi dan memupuk rasa percaya bahwa ia akan baik-baik saja di rumah. Kedua, persiapan dengan mulai belajar memerah dua minggu sebelum cuti berakhir. Ketika bayi tidur dan payudara mulai terasa membengkak, segera perahlah payudara lalu simpan di kulkas. Esok siang, ASI perah tersebut bisa ibu berikan pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk mempersiapkan bayi, ibu harus memulai membiasakan bayi diberi ASI perahan dengan sendok, bukan botol susu. "Berikan dengan cara menyuapinya dengan sendok agar bayi tidak bingung putting. Sampai bayi usia 5 bulan, bisa terjadi bingung putting," tegas Utami. Bingung putting terjadi, jika ibu yang biasa memberi Asi lewat payudara, lalu bayi disusui dengan botol, maka ketika akan diberikan lewat payudara lagi bayi kemungkinan menolaknya. Ini lantaran, dot botol lebih lancar mengeluarkan susu dibandingkan lewat payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapkan Mental 'Pengasuh' Tetap memberi ASI selama ibu bekerja di kantor berarti ibu harus memupuk kerjasama dengan pengasuh. Ini bukan hal mudah. Apalagi jika yang ibu percayai merawatnya adalah orangtua sendiri atau mertua. Kalau mereka tidak punya pemahaman yang sama tentang pemberian dan manfaat ASI eksklusif, ditambah pengalaman mereka dulu mungkin menyusui sambil dicampur susu atau makanan padat, akan sedikit menyulitkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, jangan menyerah. Pelan-pelan jelaskan sama ibu atau ibu mertua tentang pentingnya ASI eksklusif, dan bahwa usus bayi belum siap mencerna makanan. Begitu juga jelaskan pada pengasuh, kerjasama orangtua dengan pengasuh di rumah ini juga menentukan keberhasilan menyusui secara eksklusif," tegas Utami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang di hari-hari pertama pemberian susu perah dengan sendok, bayi mungkin menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah. Namun, janganlah khawatir, 3 atau 4 hari setelahnya bayi akan terbiasa. Itu sebabnya, sebelum masa cuti berakhir bayi perlu dilatih disuapi susu dengan sendok. Jadi, tak perlu resah jika harus kembali bekerja, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemberian ASI Perahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ambil ASI berdasarkan waktu pemerahan (yang pertama diperah yang diberikan lebih dahulu). Jika ASI beku, cairkan di bawah air hangat mengalir. Untuk menghangatkan, tuang ASI dalam wadah, tempatkan di atas wadah lain berisi air panas. kocok dulu sebelum mengetes suhu ASI. Lalu tes dengan cara meneteskan ASI di punggung tangan. Jika terlalu panas, angin-anginkan agar panas turun. Jangan gunakan oven microwave untuk menghangatkan agar zatzat penting ASI tidak larut/hilang. Berikan dengan sendok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Simpan ASI Praktis dan Awet&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Taruh ASI dalam kantung plastik polietilen (misl plastik gula); atau wadah plastik untuk makanan atau yang bisa dimasukkan dalam microwave, wadah melamin, gelas, cangkir keramik. Jangan masukkan dalam gelas plastik minuman kemasan maupun plastik styrofoam. Beri tanggal dan jam pada masing-masing wadah. Dinginkan dalam refrigerator (kulkas). Simpan sampai batas waktu yang diijinkan (+ 2 minggu). Jika hendak dibekukan, masukkan dulu dalam refrigerator selama semalam, baru masukkan ke freezer (bagian kulkas untuk membekukan makanan), gunakan sebelum batas maksimal yang diijinkan. (+3-6 bulan) Jika ASI beku akan dicairkan, pindahkan ASI ke refrigerator semalam sebelumnya, esoknya baru cairkan dan hangatkan. Jangan membekukan kembali ASI yang sudah dipindah ke refrigerator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Ibu mengetahui bahwa dalam 4 jam ke depan ASI hasil pompa/peras tidak akan diberikan pada bayi, maka segeralah simpan di lemari es. ASI ini bias bertahan sampai 8 (delapan) hari dalam suhu lemari es, jika ditempatkan dalam compartment yang terpisah dari bahan makanan lain yg ada di lemari es tsb. Jika lemari es Ibu kebetulan tidak memiliki compartment terpisah untuk menyimpan botol ASI hasil pompa/perasan, maka sebaiknya ASI tersebut jangan disimpan lebih dari 3 x 24 jam. Ibu juga dapat "membuat" compartment terpisah dengan cara menempatkan botol ASI dalam container plastik yang tentunya dibersihkan terlebih dahulu dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU FREEZER?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;ASI hasil pompa/perasan dapat disimpan dalam freezer biasa sampai 3 (bulan) lamanya. Namun Ibu jangan menyimpan ASI ini di bagian pintu freezer, karena bagian ini yang mengalami perubahan dan variasi suhu udara terbesar.  Jika Ibu kebetulan memiliki freezer penyimpan daging yang terpisah (biasanya disebut deep freezer) yang umumnya memiliki suhu lebih rendah dari freezer biasa, maka ASI hasil pompa/perasan bahkan dapat disimpan sampai dengan 6 (enam) bulan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAGAIMANA CARA MENYIMPAN ASI HASIL POMPA/PERASAN YANG BAIK?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas/beling,namun jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikanlah bahwa plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan pakai botol susu yang berwarna / bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI, dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa/peras&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat (jangan ditutup dengan&lt;br /&gt;dot,karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika dalam satu hari Ibu memompa/memeras ASI beberapa kali, bisa saja Ibu menggabungkan hasil pompa/perasan tsb dalam botol yang sama, dengan catatan bahwa suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15 derajat Celcius). Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAGAIMANA CARA PEMBERIAN ASI YANG SUDAH DIDINGINKAN KEPADA BAYI?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Panaskan ASI dengan cara:&lt;br /&gt;(a) membiarkan botol dialiri air panas (bukan mendidih) yang keluar dari keran ATAU&lt;br /&gt;(b) merendam botol di dalam baskom / mangkuk yang berisi air panas (bukan mendidih)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan sekali-sekali memanaskan botol dengan cara mendidihkannya dalam panci, menggunakan microwave atau alat pemanas lainnya (kecuali yang memangdi-design untuk memanaskan botol berisi simpanan ASI)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ibu tentunya mengetahui berapa banyak bayi Ibu biasanya sekali meminum ASI. Sesuaikanlah jumlah susu yang dipanaskan dengan kebiasaan tsb. Misalnya dalam satu botol Ibu menyimpan sebanyak 180 cc ASI tetapi bayi Ibu biasanya hanya meminum 80, jangan langsung dipanaskan semua. INGAT bahwa susu yang sudah dipanaskan tidak bisa disimpan lagi!&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAGAIMANA SAYA MENGETAHUI APAKAH ASI YANG DISIMPAN SUDAH BASI?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya jika Ibu mengikuti pedoman pemompaan/pemerasan ASI dan penyimpanan yang baik, ASI tidak akan mungkin basi. Kadang memang setelah disimpan / didinginkan akan terjadi perubahan warna dan rasa, tapi itu tidak menandakan bahwa ASI sudah basi. Asalkan Ibu berada dalam keadaan bersih ketika memompa/memeras, menyimpan ASI dalam botol yang steril &amp; tertutup rapat, dalam jangka waktu yang dijabarkan seperti di atas dan saat memanaskan juga mengikuti petunjuk, mudah-mudahan ASI Ibu terjaga dalam kondisi yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan susu formula, ASI lebih tahan lama. Pada saat berinteraksi dengan udara luar, biasanya yang terjadi bukan pembusukan ASI tetapi lebih merupakan berkurangnya khasiat ASI, terutama zat yang membantu pembentukan daya imun bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT ! Bayi Ibu sungguh beruntung memiliki Ibu yang menyadari betul arti dan manfaat pemberian ASI dalam awal kehidupannya. Semoga ia tumbuh sehat dan selalu berada dalam lindungan Tuhan. Amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-5468950253013205774?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/5468950253013205774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/kiat-memberi-asi-eksklusif-pasca-cuti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/5468950253013205774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/5468950253013205774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/kiat-memberi-asi-eksklusif-pasca-cuti.html' title='Kiat Memberi ASI Eksklusif Pasca Cuti'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-2506436740304325437</id><published>2009-04-08T15:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:41:29.659-07:00</updated><title type='text'>ASI Eksklusif Bikin Anak Cerdas Dan Mandiri</title><content type='html'>Ternyata, memberi ASI bukan sekadar membuat kenyang bayi. Nutrien khususnya membantu otak berkembang optimal. Sementara suasana yang diciptakan akan membentuk anak jadi pribadi yang tangguh. Anak sehat, cerdas, dan berkepribadian baik memang dambaan setiap orang tua. Salah satu langkah awal penting untuk mewujudkannya adalah pemberian makanan pertama dengan kualitas dan kuantitas optimal. Soalnya gangguan gizi pada masa bayi dapat menghambat pertumbuhan otak, yang tentu berpengaruh pada perkembangan kecerdasan bayi. Fakta-fakta ilmiah membuktikan, bayi dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas bila diberi air susu ibu (ASI) secara eksklusif pada 4 - 6 bulan pertama kehidupannya. "ASI eksklusif, lebih tepat disebut pemberian ASI secara eksklusif, artinya hanya memberi ASI pada bayi," tutur dr. Utami Roesli SpA.MBA. Bayi tak mendapat tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, juga tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi, tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siasati faktor lingkungan Ada dua faktor yang mempengaruhi kecerdasan. Yang pertama adalah faktor genetik atau bawaan dari orang tua. Faktor lain adalah lingkungan. Faktor ini akan menunjang apakah faktor genetik bisa berkembang optimal. Berbeda dengan faktor genetik yang tidak dapat direkayasa, faktor lingkungan punya banyak sisi yang dapat dimanipulasi. Secara garis besar ada tiga jenis faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan. Di antaranya pertumbuhan fisik biomedis otak. Untuk ini, nutrisi berperan sangat penting. Makanan dengan kualitas kadar gizi dan kuantitas yang optimal akan mendukung pertumbuhan otak yang optimal pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pertumbuhan emosi dan sosial yang mengutamakan pemberian kasih sayang pada anak. Anak yang merasa disayangi akan mudah menyayangi lingkungan. Ia pun mudah bersosialisasi serta menjalin hubungan yang memuaskan. Kebutuhan lain adalah stimulasi atau rangsangan sejak dini, bahkan sejak janin dalam kandungan. Para ahli membuktikan, dengan pemberian stimulasi terus-menerus sampai dua tahun, IQ anak pada usia 4 - 5 tahun dapat&lt;br /&gt;ditingkatkan 15 - 30 poin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lompatan Pertumbuhan Otak Kata cerdas selalu segera diasosiasikan dengan otak. Otak, salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia, tumbuh sangat cepat selama kehamilan. Otak bayi terbentuk segera setelah pembuahan. Otak bayi lahir telah mencapai pertumbuhan 25% dari otak dewasa, dan mengandung 100 miliar sel otak (neuron), kira-kira sebanyak bintang di Bima Sakti. Di usia setahun, pertumbuhannya mencapai 70% dari otak dewasa, selain itu 70 - 85% neuron yang ada sudah terbentuk secara lengkap. Di usia tiga tahun, otak anak telah sebesar 90% otak dewasa. Pada periode sejak terjadi konsepsi sampai bayi berusia setahun terjadi pertumbuhan otak yang cepat yang dinamai Periode Lompatan Pertumbuhan Otak atau Periode Pertumbuhan Otak Cepat (Brain Growth Spurt). Pada periode ini neuron sangat peka dan sangat dipengaruhi oleh situasi lingkungan. Maka periode ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kecerdasan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan otak terbagi atas dua stadium. Stadium pertama adalah stadium pembentukan neuron, sedangkan stadium kedua adalah stadium pembesaran dan pematangan neuron. Para pakar membuktikan, segera setelah terjadi pembuahan, mekanisme pembentukan neuron bekerja sangat cepat untuk menghasilkan neuron berjumlah ratusan miliar. Pembentukan ini hanya berlangsung sampai usia kehamilan 5 bulan, setelah itu neuron tak terbentuk lagi. Bila gizi ibu hamil baik, di akhir stadium pertama akan terbentuk neuron muda yang sangat banyak. Setelah itu, pertumbuhan otak hanya mencakup pembesaran neuron yang sudah terbentuk agar lebih lengkap dan kompleks. Cabang-cabang neuron, dendrit dan axon, akan bertambah jumlah dan panjangnya.  Selain itu, terjadi penambahan hubungan antarsel. Di fase ini dengan sangat cepat pula terjadi proses myelinisasi, atau proses pembalutan neuron oleh myelin agar tidak terjadi arus pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gizi bayi yang baik dapat mempercepat pembentukan myelinisasi, apalagi bila disertai rangsangan. Makin banyak rangsangan yang didapat, akan makin banyak pula cabang neuron yang terbentuk. Maka, komunikasi antar sel-sel otak juga akan baik. Rangsangan pada panca indra janin sangat baik untuk menjaga agar otak tetap dapat tumbuh. Nutrien khusus hanya dalam ASI Mengingat perkembangan kecerdasan anak berkaitan erat dengan pertumbuhan otak, maka faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan otak bayi adalah nutrisi atau gizi yang diberikan. Terlebih pemberian nutrisi pada Periode Lompatan Pertumbuhan Otak. Periode ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena kesempatan macam ini tak akan terulang lagi selama masa tumbuh kembang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan bayi dapat menerima nutrisi dengan kualitas dan kuantitas optimal untuk pertumbuhan otaknya. Kekurangan gizi pada Periode Lompatan Pertumbuhan Otak akan menghambat atau mengganggu pertumbuhan otak, yang berakibat akan kurang optimalnya perkembangan kecerdasan anak. Bayi yang menderita kurang gizi berat di masa pertumbuhan otak ini akan mengalami berkurangnya jumlah sel otak sebanyak 15 - 20%. Namun syukurlah, alam telah membekali manusia dengan "obat" pencegah gangguan gizi pada periode ini, yaitu ASI. Pemberian ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 4 - 6 bulan akan menjamin tercapainya pertumbuhan otak secara optimal. Alhasil, pengembangan potensi kecerdasan anak jadi optimal pula. &lt;br /&gt;Selain nutrien ideal dengan komposisi yang tepat dan sesuai kebutuhan bayi, ASI juga mengandung nutrien-nutrien yang perlu untuk otak bayi agar tumbuh optimal. Beberapa nutrien untuk pertumbuhan otak bayi di antaranya taurin, yaitu suatu bentuk zat putih telur khusus, laktosa atau hidrat arang utama dari ASI, dan asam lemak ikatan panjang - antara lain DHA dan AA yang merupakan asam lemak utama dari ASI. Pada susu sapi nutrien-nutrien khusus itu tidak ditemukan - misalnya taurin -, kalaupun ada hanya sedikit sekali, seperti laktosa dan asam lemak ikatan panjang. ASI pun bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Sebenarnya bayi sudah dibekali immunoglobulin (zat kekebalan tubuh) yang didapat dari ibunya melalui plasenta. Tapi, segera setelah bayi lahir kadar zat ini akan turun cepat sekali. Tubuh bayi baru memproduksi immunoglobulin dalam jumlah yang cukup pada usia 3 - 4 bulan. Saat kadar immunoglubolin bawaan menurun, sementara produksi sendiri belum mencukupi, bisa muncul kesenjangan immunoglobulin pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah ASI berperan. Ia bisa menghilangkan atau setidaknya mengurangi kesenjangan yang mungkin timbul. ASI mengandung zat kekebalan tubuh yang mampu melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi bakteri, virus, dan jamur. Bahkan Colostrum (cairan pertama yang mendahului ASI) mengandung zat immunoglobulin 10 - 17 kali lebih banyak dari ASI! Fakta membuktikan, angka kematian dan angka terkena penyakit bayi penerima ASI-eksklusif jauh lebih baik dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapat ASI-eksklusif. Wajar bila anak yang sehat akan lebih berkembang kepandaiannya daripada anak yang sering sakit, apalagi bila sakitnya berat.&lt;br /&gt;Memberikan rasa aman Proses pemberian ASI eksklusif ternyata juga memenuhi kebutuhan awal kasih sayang dan emosi pada bayi. Bayangkanlah bila Anda seorang janin dalam rahim. Anda merasa aman, terlindungi, dan hangat, dalam ruang gerak terbatas didekap oleh dinding rahim (skin to skin contact), serta dibelai oleh hangatnya cairan ketuban. Belum lagi terdengar dendang bunyi detak jantung serta gerakan pernapasan ibu yang ritmis menenangkan. Tiba-tiba Anda "terlempar" ke ruangan tanpa batas gerak, dingin, tanpa belaian dan dekapan ibu. Di dunia yang dingin ini, seketika lenyap pula bunyi detak jantung serta gerakan pernapasan ibu, digantikan oleh suara dan bunyi hiruk pikuk. Perubahan suasana yang tak menyenangkan itu tidak akan berlarut-larut menghantui bayi, bila ia mendapat ASI secara eksklusif. Ia akan sering dalam dekapan ibu saat menyusu, mendengar detak jantung ibu, dan gerakan pernapasan ibu yang telah dikenalnya. Ia juga akan sering merasakan situasi seperti saat dalam kandungan: terlindung, aman dan tenteram. "Untuk mencapai kondisi itu kini di Barat mulai dilakukan metode menempatkan ibu seranjang dengan bayinya, seperti cara 'kelonan' masyarakat kita," ujar Utami. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jalinan kasih sayang yang baik adalah landasan terciptanya keadaan yang disebut secure attachment. Anak yang tumbuh dalam suasana aman akan menjadi anak yang berkepribadian tangguh, percaya diri, mandiri, peduli lingkungan dan pandai menempatkan diri. Pemberian ASI secara eksklusif juga memenuhi kebutuhan awal stimulasi. Saat menyusui umumnya ibu-ibu akan membelai, bicara, bernyanyi pada si bayi. Lirik lagu akan merangsang otak bagian kiri sedangkan melodinya akan merangsang otak sebelah kanan. Belum lagi sentuhan dan usapan tangan ibu. Inilah stimulasi awal bagi anak. Para ahli membuktikan, bayi yang mendapat ASI eksklusif mempunyai perbendaharaan kata-kata yang secara bermakna lebih banyak. Hasil penelitian terhadap 1.000 bayi prematur membuktikan, bayi-bayi prematur yang mendapat ASI eksklusif mempunyai IQ lebih tinggi secara bermakna yaitu 8,3 poin lebih tinggi.&lt;br /&gt;Sementara penelitian Dr. Riva dkk. menunjukkan anak-anak usia 9,5 tahun yang ketika bayi mendapat ASI eksklusif, ditemukan memiliki IQ mencapai 12,9 poin lebih tinggi. Ayah pun mengganti popok Namun memberikan ASI ekslusif memang memerlukan tekad kuat seorang ibu. Muasalnya, kemampuan ibu untuk menyusui sangat dipengaruhi oleh keadaan emosi. Keadaan tegang dan depresif akan berakibat turunnya refleks penyaluran susu, yaitu refleks yang bertugas mengalirkan ASI dari pabrik susu (mammary alveolus) ke gudang susu (sinus lactiferous ). Maka, bayi bisa kelaparan kekurangan ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya kondisi tenang akan berpengaruh positif bagi produksi ASI. "Di sinilah pentingnya dukungan suami, terutama dalam menghadapi pihak-pihak yang dapat melemahkan semangat ibu dalam upaya pemberian ASI eksklusif," tutur Utami yang aktif mengkampanyekan pemberian ASI ekslusif. Ada banyak hal yang dapat dilakukan seorang ayah. Di antaranya menunjukkan pada si ibu persetujuan dan kegembiraannya akan pilihan untuk memberikan ASI eksklusif, atau menunjukkan pada semua orang ia sangat mendukung upaya pemberian ASI. Dukungan praktis lainnya seperti membantu ibu merawat bayi, apakah mengganti popok, mensendawakan bayi setelah selesai menyusu, menggendong, memandikan, memijat bayi secara teratur, atau memberi ASI perah pada si bayi bila ibu bekerja. Ibu bekerja pun tidak perlu berhenti memberi ASI secara eksklusif selama sedikitnya 4 bulan, kalau bisa 5 bulan, meski cuti hamil cuma 3 bulan. Selama ibu tidak di rumah, bayi mendapat ASI perah yang telah diperah sehari sebelumnya. ASI perah tahan selama 24 jam di dalam termos es yang diberi es batu atau lemari es. Dengan penanganan yang benar tak ada beda antara kualitas maupun kuantitas ASI dari ibu yang bekerja dengan ibu yang tidak bekerja. "Tapi, ia harus tahu cara yang benar dalam mengosongkan payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang kesulitan memproduksi ASI, harus dicari pokok penyebabnya, karena masalah-masalah itu selalu bisa dicari jalan keluarnya," tutur dokter sambil menunjukkan foto pasiennya yang meski berbadan mungil namun sangat berlimpah produksi ASI-nya. Ia menambahkan, di antara sejumlah wanita yang mengaku tak bisa memproduksi ASI sebenarnya hanya sebagian kecil yang benar-benar mengalami masalah serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pada sebagian besar lainnya masalah itu teratasi dengan informasi tentang teknik menyusui yang benar dan faktor-faktor penyebab terhambatnya produksi ASI. Maka tempat ibu bekerja mutlak memberikan kemudahan, misalnya dengan memberikan sarana ruangan untuk memerah ASI, dan izin waktu untuk dapat memerah ASI. Tempat kerja yang memberi kemungkinan bagi karyawatinya untuk dapat berhasil menyusui secara eksklusif disebut Tempat Kerja Sayang Ibu. Pemberian ASI, terutama eksklusif, tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tapi juga ibu, ayah, perusahaan tempat ibu bekerja dan bagi bangsa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-2506436740304325437?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/2506436740304325437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/asi-eksklusif-bikin-anak-cerdas-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2506436740304325437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2506436740304325437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/asi-eksklusif-bikin-anak-cerdas-dan.html' title='ASI Eksklusif Bikin Anak Cerdas Dan Mandiri'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-1579806818068313309</id><published>2009-04-08T15:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:36:50.592-07:00</updated><title type='text'>Masase payudara untuk pemeliharaan payudara</title><content type='html'>Bagi sebagian ibu, aktivitas menyusui kerap dihubungkan dengan keindahan payudara. Alasan inilah yg membuat mereka enggan berlama-lama menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar Asi Dr. Utami Roesli Sp.A. dalam sebuah seminar ASI mengungkapkan bahwa sesungguhnya bukan menyusui yg mengubah bentuk payudara, tapi proses kehamilanlah yg menyebabkan perubahan itu. Dan bila ada keinginan untuk mengembalikan bentuknya seperti saat masih gadis, lebih baik lupakanlah. Sebab memang tak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, itu bukan berarti tak ada cara membuat payudara tetap terlihat indah dan kencang. Apalagis etelah persalinan dan di saat anda menyusui. Selain terlihat indah, perawatan payudara yg dilakukan dengan benar dan teratur akan memudahkan si kecil mengkonsumsi ASI. Pemeliharaan ini juga bisa merangsang produksi ASI dan mengurangi resiko luka saat menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini kiat masase payudara yg dapat anda praktekkan sejak hari ke-2 usai persalinan, sebanyak 2 kali sehari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cucilah tangan sebelum memasase. Lalu tuangkan minyak ke dua belah telapak tangan secukupnya. Pengurutan dimulai dengan ujung jari, caranya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sokong payudara kiri dengan tangan kiri. Lakukan gerakan kecil dengan dua atau tiga jari tangan kanan, mulai dari pangkal payudara dan berakhir dengan gerakan spiral pada daerah putting susu&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya buatlah gerakan memutar sambil menekan dari pangkal payudara dan berakhir pada putting susu dis eluruh bagian payudara. Lakukan gerakan seperti ini pada payudara kanan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gerakan selanjutnya letakkan kedua telapak tangan di antara dua payudara. Urutlah dari tengah ke atas sambil mengangkat kedua payudara dan lepaskan keduanya perlahan. Lakukan gerakan ini kurang lebih 30 kali. Variasi lainnya dalah gerakan payudara kiri dengan kedua tengan, ibu jari di atas dan empat jari lainnya di bawah. Peras dengan lembut payudara sambil meluncurkan kedua tangan ke depan ke arah putting susu. Lakukan hal yg sama pada payudara kanan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Lalu cobalah posisi tangan paralel. Sangga payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah pangkal payudara ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini sekitar 30 kali. Setelah itu, letakkan satu tangan di sebelah atas dan satu lagi di bawah payudara. Luncurkan kedua tangan secara bersamaan ke arah putting susu dengan cara memutar tangan. Ulangi gerakan ini sampai semua bagian payudara terkena urutan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Semua gerakan itu bermanfaat melancarkan refleks pengeluaran ASI. Selain itu juga merupakan cara efektif menigkatkan volume ASI. Terakhir yg tak kalah penting, mencegah bendungan pada payudara.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Parents Guide Vol. 1 No.8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Saat aku mulai menyusui Nadya kadang-kadang aku merasa ASI-ku sedikit banget moms, makanya aku selalu praktekkan ini, demi anak, supaya ASI-ku keluar. Alhamdulillah aku berhasil menyusui Nadya eksklusif 4 bulan aku insya Allah akan aku teruskan sampai dia 2 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-1579806818068313309?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/1579806818068313309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/masase-payudara-untuk-pemeliharaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1579806818068313309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1579806818068313309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/masase-payudara-untuk-pemeliharaan.html' title='Masase payudara untuk pemeliharaan payudara'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3390135526315016430</id><published>2009-04-08T15:28:00.001-07:00</published><updated>2009-04-08T15:28:58.740-07:00</updated><title type='text'>Persiapan Menyusui</title><content type='html'>Upaya keberhasilan memberi ASI seyogyanya sudah dimulai sejak masa kehamilan, yg terus dilanjutkan sampai masa menyusui itu sendiri. Pada masa kehamilan, sebaiknya payudara sudah menjadi perhatian anda. Hal ini untuk melihat apakah bentuk puting susu anda kurang menguntungkan untuk kegiatan menyusui. Misalnya, apakah puting susu berbentuk datar atau masuk kedalam. Puting susu demikian sebenarnya bukanlah halangan bagi kita untuk menyusui dengan baik. Dengan mengetahuinya sejak awal, kita mempunyai waktu untuk mengusahakannya agar puting bisa menonjol keluar, sehingga bayi dapat menghisap puting susu lebih mudah sewaktu menyusui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan krem lembut, dorong puting susu secara perlahan ke arah luar dengan menggunakan kedua ibu jari tangan anda. Setelah itu masih dengan ibu jari, tariklah bagian dasar puting susu ke arah samping kiri dan kanan , serta arah atas dan bawah&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kalaupun tidak ada masalah dengan puting anda, puting susu tetap garus disiapkan. Salah satu caranya adalah dengan menggosok puting susu secara perlahan dengan menggunakan handuk lembut setiap kali selesai mandi. Anda tidak perlu mencucinya dengan sabun apalagi menggosoknya keras-keras, sebab kelenjar yg ada di sekitar puting susu dengan sendirinya akan mengeluarkan cairan untuk menjaga kebersihannya. Selain itu perlakuan yg kasar akan membuat puting susu lecet bahkan luka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mempersiapkan puting :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan krem yg lembut, pijatlah payudara serta puting susu secara teratur. Letakkan ibu jari serta telunjuk pada dasar puting susu, kemudian dengan hati-hati putarlah ke arah kiri serta kanan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Gerakan memijat lainnya adalah dengan meletakkan jari-jari serta ibu jari di dada, kemudian lakukan gerakan memutar ke seluruh payudara, dimulai dari arah atas dan berakhir   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya pemijatan ini berguna untuk menghindari timbulnya pembengkakan dan peradangan payudara saat menyusui. Selain itu pemijatan juga bermanfaat untuk merangsang kelenjar-kelenjar susu agar kelak lebih lancar mengalirkan air susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Seri Ayahbunda : Resep Masakan Saat Hamil dan Menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Kalau aku melakukan ini setelah hamil 7 bulan (berbarengan dengan ikutan senam hamil) dan dilakukan sebelum mandi. Biasanya setelah pemijatan ini payudara dibungkus dengan air hangat dan air dingin bergantian tapi kalau pake shower boleh juga (ini kata bidannya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3390135526315016430?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3390135526315016430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/persiapan-menyusui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3390135526315016430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3390135526315016430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/persiapan-menyusui.html' title='Persiapan Menyusui'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-2574628095285045041</id><published>2009-04-08T15:25:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:26:09.520-07:00</updated><title type='text'>Rumor Tentang ASI</title><content type='html'>&lt;B&gt;MENYUSUI MERUBAH BENTUK BUAH DADA WANITA&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;TIDAK BENAR Mitos atau pendapat yang mengatakan bahwa menyusui dapat mempengaruhi atau merubah bentuk payudara secara permanen. Sebenarnya yang merubah bentuk payudara adalah kehamilan, bukan menyusui. Kehamilan menyebabkan dikeluarkannya hormon-hormon dan menyebabkan terbentuknya air susu yang mengisi payudara. Payudara yang sudah terisi air susu tentu akan berbeda bentuknya dengan payudara yang belulm terisi oleh air susu. Jadi yang menyebabkan perubahan bentuk payudara adalah kehamilan bukan menyusuinya. Besarnya perubahan bentuk payudara sangat tergantung dari turunan (herediter), usia dan juga oleh penambahan berat badan pada waktu kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;MENYUSUI MENYEBABKAN KESUKARAN MENURUNKAN BERAT BADAN&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;TIDAK BENAR. Data membuktikan bahwa menyusui dapat membantu ibu menurunkan berat badan lebih cepat daripada yang tidak memberikan ASI secara ekslusif. Sebab dengan menyusui timbunan lemak yang terjadi pada waktu hamil akan dipergunakan dalam proses menyusui, sedangkan wanita yang tidak menyusui akan sukar menghilangkan timbunan lemak yang memang khsusus dipersiapkan oleh tubuh untuk menyusui ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;ASI BELUM KELUAR PADA HARI-HARI PERTAMA SEHINGGA PERLU DITAMBAH SUSU BIASA&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pertama sebenarnya bayi belum memerlukan cairan atau makanan, sehingga tidak atau belum diperlukan pemberian susu formula ataupun cairan lain, sebelum ASI keluar "cukup" (Cairan Prelactal feeding). Bayi pada usia 30 menit harus disusukan pada ibunya, bukan untuk pemberian nutrisi, tetapi untuk belajar menyusui atau membiasakan menghisap puting susu dan juga guna mempersiapkan ibu untuk mulai memproduksi ASI. Gerakan reflek untuk menghisap pada bayi baru lahir akan mencapai puncaknya pada waktu berusai 20-30 menit, sehingga apabila terlambat menyusui, reflek ini akan berkurang dan tidak akan kuat lagi sampai beberapa jam kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian prelactal feeding sebetulnya tidak diperlukan karena hanya akan merugikan ibu, yaitu ASI ibu akan lebih lambat terbentuk karena bayi tidak cukup kuat menghisap, dan merugikan bayi sebab bayi akan kurang mendapat kolostrum. Bila bayi kurang atau tidak mendapat kolostrum, akan lebih sering menderita mencret atau penyakit lain, terutama bila susu formula atau cairan prelactal/lainnya tercemar. Selain itu, bila cairan prelactal diberikan dengan dot, kemungkinan bayi akan mengalami kesukaran minum pada puting susu ibunya atau bingung puting (nipple confusion).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;IBU BEKERJA TIDAK DAPAT MEMBERIKAN ASI EKSLUSIF 6BULAN&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;TIDAK BENAR. Banyak ibu-ibu bekerja yang telah berhasil memberikan ASI ekslusif pada bayinya selama 6bulan. Bahkan ibu bekerja tidak memerlukan tambahan pada cuti hamil 3 bulannya untuk dapat tetap memberikan ASI ekslusif sampai 6 bulan. Pada ibu bekerja, cara lain untuk tetap dapat memberikan ASI ekslusif pada bayinya adalah dengan memberikan ASI peras atau perahnya pada bayi selama ibu bekerja. SElama ibu ditempat kerja, sebaiknya ASI diperah, minimum 4 X 15menit. Memerah ASI sebaiknya hanya menggunakan jari tangan, tidak menggunakan pompa yang berbentuk terompet. ASI perah tahan 6-8 jam di udara luar, 24 jam di dalam termos es berisi es batu, 48 jam dalam lemari es dan 3 bulan apabila berada dalam freezer. Dengan bantuan "Tempat Kerja Sayang Ibu", yaitu tempat kerja yang memungkinkan karyawati menyusui secara ekslusif, keberhasilan ibu bekerja untuk memberikan ASI ekslusif akan menjadi lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;PAYUDARA SAYA KECIL TIDAK MENGHASILKAN CUKUP ASI&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;TIDAK BENAR. Besar kecilnya payudara tidak menentukan banyak atau sedikitnya produksi ASI, karena payudara yang besar hanya mengandung lebih banyak jaringan lemak dibandingkan dengan payudara yang kecil. ASI dibentuk oleh jaringan kelenjar pembentuk air susu (alveoli) dan bukan jaringan lemak. Jadi, besar kecilnya payudara tidak menentukan banyak sedikitnya produksi ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;ASI YANG PERTAMA KALI KELUAR HARUS DI BUANG KARENA KOTOR&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;ASI yang keluar pada hari 1 sampai dengan hari ke 5 s/d hari ke 7, dinamakan kolostrum, atau susu jolong. Cairan jernih kekuningan itu mengandung zat putih telur ata protein dalam kadar yang tinggi, zat anti infeksi atau zat daya tahan tubuh (immunoglobulin) dalam kadar yang lebih tinggi daripada susu mature, disamping itu juga mengandung laktosa atau hidrat arang dan lemak dalam kadar yang rendah sehingga mudah dicerna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Volume kolostrum bervariasi antara 10 ccf - 100 ccf per hari. Volume yang rendah ini memberikan beban yang minimal bagi ginjal bayi yang belum amtang. Selain sebagai nutrisi kolostrum melindungi bayi terhadap penyakit-penyakit infeksi. Dalam penelitian, kolostrum terbukti sangat bermanfaat bagi bayi premature dan bayi sakit. Apabila kolostrum dibuang, maka bayi akan kurang atau tidak mendapatkan zat-zat pelindung terhadap penyakit infeksi. Tak dapat disangkal lagi bahwa kolostrum sangat berguna bagi bayi untuk melindunginya dari infeksi. Walaupun saat ini telah diketahui bahwa kolostrum sangat dibutuhkan oleh bayi, namun masih banyak praktek-praktek yang menyebabkan bayi kekurangan kolostrum yang kaya dengan nutrien berguna ini. Misalnya, antara lain, dengan masih memberikan prelactal feeding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;ASI IBU KURANG GIZI, KUALITASNYA TIDAK BAIK&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Bayi dan ASI sebenarnya bersifat parasit bagi ibu. Sampai dengan batas keadaan tertentu, kualitas dan kuantitas ASI akan tetap dipertahankan, walaupun harus dengan mengorbankan gizi si ibu sendiri. Kualitas ASI baru berkurang apabila ibu menderita kekurangan gizi tingkat ke-3, bahkan sering kali kualitas ASI masih tetap dipertahankan sampai tingkat kekurangan gizi ibu lebih dari derajat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;"ASI SAYA TIDAK CUKUP", "ASI SAYA KERING", "BAYI TIDAK CUKUP DAPAT ASI KARENA RAKUS/ MINUMNYA BANYAK"&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah penelitian didapatkan data bahwa 98 rbu dari 100 ribu ibu-ibu yang mengatakan produksi ASInya kurang, sebebarnya mempunyai cukup ASI, tetapi kurang mendapat informasi tentang manajemen laktasi yang benar, posisi menyusui yang tepat, serta terpengaruh mitos-mitos tentang menyusui, yang umumnya dapat menghambat produksi ASI. Umumnya apabila seorang bayi kurang mendapat ASI atau kurang minum, sebenarnya bukan ibunya yang tidak dapat memproduksi ASI sebanyak yang diperlukannya. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya karena posisi menyusui yang tidak benar. Posisi yang dimaksud di sini adalah posisi mulut bayi terhadap putting ibu, bukannya posisi badan bayi terhadap badan ibu. Produksi ASI dirangsang oleh pengosongan payudara, berlaku prinsip supply and demand, sehingga semakin banyak ASI dikeluarkan, maka akan semakin banyak pula ASI diproduksi. ASI diproduksi sesuai dengan jumlah permintaan dan kebutuhan bayi. Selama bayi masih melanjutkan permintaannya akan ASI, dengan masih menghisap ASI, selama itu payudara ibu akan tetap melakukan produksinya. Apabila bayi berhenti meminta ASI, dengan cara berhenti menghisap maka payudara ibu pun akan berhenti memproduksi ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Bila ASI mengandung Residu Pestisida (Dioxin, DDT, PCBs) dan bahan beracun, sejauh mana bahayanya bagi bayi? &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Banyak ibu-ibu yang gelisah dengan adanya laporan yang menakutkan tentang tercemarnya selain susu sapi juga ASI oleh zat beracun seperti diozin atau logam berat yang berbahaya yang akan membahayakan kesehatan bayinya. Sebenarnya tidak ditemukan bukti-bukti secara kedokteran adanya bayi yang sakit karena disusui oleh ibu yang mengandung zat-zat beracun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli yang mempelajari hal ini, termasuk antara lain Ketua Persatuan Dokter Anak Amerika Serikat, berulang-ulang meyakinkan masyarakat bahwa keuntungan menyusui jauh melebihi bahaya menyusui dengan ASI yang tercemar oleh zat-zat racun ini. Sehingga pemberian ASI tetap dianjurkan dalam keadaaan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Racun-racun ini sebenarnya lebih berbahaya pada masa kehamilan terutama pada blan ke-6 sampai ke-8 dibandingkan dengan pada waktu menyusui. Jadi bila didapatkan racun pada bayi, kemungkinan bayi mendapatkan racun ini sewaktu dalam kandungan lebih banyak dari pada dari ASI. Didapatkan bukti bahwa menyusui mungkin bahkan dapat memberikan perlindungan terhadap zat kimi yang beracun tertentu. Pada kecelakaan kebocoran reactor di Chernobyl, didapatkan bahwa kada zat radio aktif dalam ASI jauh lebih sedikit dari kadar ini dalam tubuh ibu. Keadaan ini membuat para ahli berkesimpulan, adanya suatu mekanisme tubuh tertentu yang menyaring racun sehingga didapatkan konsentrasi yang rendah dalam ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Apa yang harus dikerjakan Ibu untuk mengurangi kontaminasi ASInya dengan zat beracun?&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu hamil atau menyusui, sebaiknya:&lt;br /&gt;&lt;OL&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Tidak memakan ikan air tawar yang diketahui terkontaminasi&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Kupas dan cucilah dengan benar buah-buahan dan sayur-sayuran terutama untuk menghindari akibat terkontaminasi residu pestisida&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Buang bagian lemak dari daging, ayam dan ikan, karena bahan kimi berbahaya umumnya melekat pada lemak&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Hinari produk-produk makanan yang banyak mengandung lemak mentega&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Jangan melakukan diet berat selama kehamilan dan menyusui, karena penurunan berat badan secara tiba-tiba dapat memobilisasi sel lemak dan melepaskan zat kimia berbahaya yang umumnya terikat pada lemak, sehingga mungkin akan mencapai tubuh bayi.&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Hindari pemakaian pestisida dan hindari tempat-tempat dimana diperkirakan banyak pestisida digunakan.&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;/OL&gt;&lt;br /&gt;Menyusui adalah pemberian sangat berharga yang dapat diberikan seorang ibu kepada bayinya. Dalam keadaan sakit atau kurang gizi, menyusui mungkin merupakan pemberian yang dapat menyelamatkan kehidupan bayi. Dalam kemiskinan menyusui mungkin merupakan pemberian satu-satunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-2574628095285045041?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/2574628095285045041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/rumor-tentang-asi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2574628095285045041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2574628095285045041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/rumor-tentang-asi.html' title='Rumor Tentang ASI'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-1042140592068674635</id><published>2009-04-08T15:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T15:21:59.334-07:00</updated><title type='text'>Pentingnya ASI</title><content type='html'>&lt;I&gt;Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya;  ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman, 31:14)&lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Karena itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan organ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium, klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahwa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai zat penting bagi otak dan retina manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Omega-3 secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna dari omega-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. Kadar Adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya resiko serangan jantung. Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki resiko besar terkena serangan jantung. Oleh karena itu telah diketahui bahwa resiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi resiko penyakit-penyakit seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan kekebalan terhadap insulin, dan penyakit pada pembuluh nadi utama jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Fakta tentang "Makanan Paling Segar" [ASI]&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Full hygiene may not be established in water or foodstuffs other than mother’s milk.&lt;br /&gt;Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Peran penting yang dimainkannya terhadap kesehatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan jenis zat-zat makanan yang dibutuhkan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI berubah guna memenuhi kebutuhan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap setiap saat dan selalu berada pada suhu yang paling sesuai, memainkan peran utama dalam perkembangan otak karena gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu, unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperan besar dalam perkembangan tulang-tulang bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air. Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga membutuhkan cairan dalam bentuk air. Keadaan yang benar-benar bersih dan sehat mungkin tidak bisa dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada ASI. Namun ASI – sedikitnya 90% adalah air – , memenuhi kebutuhan bayi akan air dalam cara yang paling bersih dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;ASI dan Kecerdasan&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih baik daripada bayi lain. Penelitian pembandingan terhadap bayi yang diberi ASI dengan bayi yang diberi susu buatan pabrik oleh James W. Anderson – seorang ahli dari Universitas Kentucky – membuktikan bahwa IQ [tingkat kecerdasan] bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahwa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi, dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Apakah ASI Dapat Memerangi Kanker?&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil seluruh penelitian yang telah dilakukan, terbukti bahwa ASI, yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit, melindungi bayi terhadap kanker. Hal ini telah diketahui, walaupun secara fakta mekanismenya belum sepenuhnya dipahami. Ketika sebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkan di dalam laboratorium tanpa merusak sel yang sehat mana pun, para peneliti menyatakan bahwa sebuah potensi besar telah muncul. Catharina Svanborg, Profesor imunologi klinis di Universitas Lund, Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahasia mengagumkan ASI ini. Kelompok yang berpusat di Universitas Lund ini menjelaskan kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanker sebagai penemuan yang ajaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, para peneliti memberi perlakuan pada sel-sel selaput lendir usus yang diambil dari bayi yang baru lahir dengan ASI. Mereka mengamati bahwa gangguan yang disebabkan oleh bakteri Pneumococcus dan dikenal sebagai pneumonia berhasil dengan mudah dihentikan oleh ASI. Terlebih lagi, bayi yang diberi ASI mengalami jauh lebih sedikit gangguan pendengaran dibandingkan bayi yang diberi susu formula, dan  menderita jauh lebih sedikit infeksi saluran pernapasan. Pasca serangkaian penelitian, diperlihatkan bahwa ASI juga memberikan perlindungan melawan kanker. Setelah menunjukkan bahwa penyakit kanker getah bening yang teramati pada masa kanak-kanak ternyata sembilan kali lebih sering menjangkiti anak-anak yang diberi susu formula, mereka menyadari bahwa hasil yang sama berlaku pula untuk jenis-jenis kanker lainnya. Menurut hasil penelitian tersebut, ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin), yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Karunia Allah&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Ciri menakjubkan lain dari ASI adalah fakta bahwa ASI sangat bermanfaat bagi bayi apabila disusui selama dua tahun. Pengetahuan penting ini, hanya baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, telah diwahyukan Allah empat belas abad silam di dalam ayat-Nya:  &lt;I&gt;”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." (QS, Al Baqarah, 2:233)&lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu bukanlah yang memutuskan untuk membuat ASI, sumber zat makanan terbaik bagi bayi yang lemah yang memerlukan makanan di dalam tubuhnya. Sang ibu bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Mahakuasa-lah, Yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, Yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-1042140592068674635?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/1042140592068674635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/pentingnya-asi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1042140592068674635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1042140592068674635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/pentingnya-asi.html' title='Pentingnya ASI'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-1622427060935206913</id><published>2009-04-07T15:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T15:42:39.805-07:00</updated><title type='text'>Menyikapi anak berkelainan dengan bijak</title><content type='html'>Dalam perjalanan hidup manusia , setelah melalui masa perkawinan memiliki anak yang sehat secara fisik dan psikologis menjadi harapan berikutnya. Namun tidak semua harapan manusia bisa menjadi kenyataan. Sebagian kecil orang tua memiliki anak yang sejak kecil telah memiliki kelainan. Kelainan bawaan samacam itu bisa terjadi karena selama masa kehamilan kondisi kesehatan ibu secara fisik dan atau psikologis kurang terjaga, sehingga mengganggu dan menghambat perkembangan janin dalam perut ibu. Penyebab lain seringkali juga tidak diketahui dengan pasti, sehingga terjadi diluar jangkauan kemampuan manusia untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Down Syndrom merupakan salah satu kelainan bawaan, yang terjadi karena ada kelainan kromosom pada saat kehamilan berlangsung. Selain terlihat dari penampilan fisik dengan ciri2 tertentu, juga disertai dengan keterbelakangan mental, dengan taraf mungkin berat, sedang atau ringan. Dengan keterbatasannya tersebut memang sulit diharapkan perkembangan yang normal/seperti anak yang lahir normal, walaupun berbagai upaya telah dilakukan. Perkembangan manusia sangat dipengaruhi oleh factor bawaan dan llingkungan. Faktor lingkungan berupa, stimulasi, bisa dalam bentuk nutrisi, dan perawatan; pengalaman dan latihan berupa pengajaran dan pendidikan yang diberikan di rumah, sekolah maupun masyarakat dalam arti yang lebih luas, akan membantu mengaktualisasikan potensi yang dimiliki sejak lahir. Sedangkan factor bawaan berupa potensi baik dalam bentuk ciri-ciri fisik, potensi kecerdasan yang akan menjadi batas dalam perkembangan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat difahami bila potensi yang dibawa sejak lahir memang sudah terbatas , upaya yang dilakukan oleh lingkungan sekitar tidak akan pernah memberi hasil melebihi potensi yang dimiliki tersebut. Sebaliknya bila stimulasi dari lingkungan kurang diberikan potensi yang dibawa sejak lahir tidak akan teraktualisasi secara maksimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal ini perlu diketahui dan difahami oleh orang tua, khususnya yang memiliki anak berkelainan, karena mempunyai beberapa konsekuensi penting, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bila anak berkelainan dituntut untuk berkembang sama dengan anak yang normal, padahal itu tidak mungkin , maka orang tua akan kecewa dan anak bisa stress.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bila orang tua menganggap anak berkelainan tidak bisa apa-apa dan tidak diberi stimulasi yang sesuai dengan kebutuhannya, maka perkembangannya tidak maksimal. Ini berarti mubazir.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak berkelainan tetap memerlukan stimulasi, tetapi perlu disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhannya, sehingga bila sekolahpun perlu sekolah khusus yang sesuai dengan keadaannya. Mengapa ? Bila anak berkelainan di sekolahkan di sekolah anak normal, berarti ia dituntut untuk melakukan tugas-tugas yang di atas kemampuannya, akibatnya akan sangat bermacam-macam dan yang pasti tidak positif. Beberapa akibat yang sering terjadi , yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Setelah bertahun-tahun sekolah di sekolah anak normal tidak ada atau sedikit sekali hasil yang diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Seiring dengan bertambahnya usia tuntutan tersebut akan berdampak negatif pada perkembangan kepribadiannya, tampil dalam bentuk keluhan : mengganggu di kelas, mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, karena rasa rendah diri, malu, takut, stress atau merasa tidak dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kehilangan waktu dan kesempatan yang tepat untuk mengembangkan hal-hal yang perlu dan masih dapat dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Orang tua kecewa dan anak menjadi stress, kondisi ini dapat memperburuk hubungan orang tua - anak bahkan mengganggu keharmonisan kehidupan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja berbagai akibat tersebut perlu dihindari dan dicegah, dengan cara a.l. :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Orang tua perlu bersikap, berpikir dan bertindak rasional, menerima kenyataan dengan ikhlas, yakinlah bahwa seseuatu yang terjadi pada kita ada hikmahnya. Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Orang tua perlu mengenal keadaan anak secara baik, tahu persis batas-batas yang dimiliki anak dan hal-hal apa yang perlu dan masih dapat dikembangkan dari anak. Informasi ini bisa diperoleh melalui asesmen yang dilakukan oleh pakar yang punya kompetensi dan wewenang untuk melakukan asesmen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dengan pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki anak, orang tua mencari dan melakukan upaya yang tepat sesuai dengan kebutuhan anak agar perkembangannya optimal.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tentukan target dan rencana yang realistis sesuai dengan keadaan anak.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya hal-hal yang bisa menjadi kendala atau bahkan memperburuk keadaan anak, a.l. bila :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;orang tua tidak mau menerima kenyataan dan keadaan anak sebenarnya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;orang tua menuntut anak di luar batas kemampuannya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;orang tua tidak melakukan upaya yang tepat bagi anaknya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah hal-hal dia atas, orang tuapun perlu melakukan upaya-upaya bagi dirinya , yaitu a.l.:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Lebih mendekatkan diri pada Tuhan dan meyakinkan diri bahwa Tuhan memberikan semua pada kita pasti dengan maksud dan hikmah yang dapat kita peroleh&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tumbuhkan keikhlasan untuk menerima kenyataan ini dengan mencoba melihat dan mensyukuri betapa banyak kenikmatan yang telah kita peroleh. Dalam hidup ini memang tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapat.Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Perluas wawasan pengetahuan tentang kelainan anak, agar dapat melakukan upaya yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tingkatkan kesabaran agar tidak menjadi emosi dan putus asa dalam mengajarkan sesuatu pada anak. Ikuti irama belajar anak yang berbeda dengan anak lain yang normal. Jangan menjadikan anak normal sebagai acuan. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Upayakan agar semua anngota keluarga bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi keadaan ini serta melakukan upaya yang konsisten. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Yakinkan pemahaman bahwa anak adalah titipan Tuhan dan sebagai orang tua kita punya kewajiban untuk mengupayakan yang terbaik untuk anak kita. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Memiliki anak berkelainan bukan akhir dari segalanya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Memiliki anak berkelainan bukan berarti kebahagiaan tidak mungkin dicapai. Anak akan bahagia bila haknya dipenuhi secara proporsional, sesuai dengan yang diperlukan dan dengan keadaannya. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tuhan menitipkan anak berkelainan pasti pada orang tua yang dinilai mampu merawatnya, tetapi kemampuan itu akan nyata bila didukung oleh kemauan/motivasi, upaya dan doa.&lt;br /&gt;Pada dasarnya tugas kita sebagai manusia memang berusaha dan berdoa, bila itu sudah kita lakukan dengan maksimal , maka bagaimana hasilnya itu adalah urusan Tuhan. Semoga kita semua diberi kekuatan fisik, mental dan iman untuk melakukan segala sesuatu yang menjadi kewajiban kita.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-1622427060935206913?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/1622427060935206913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/menyikapi-anak-berkelainan-dengan-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1622427060935206913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/1622427060935206913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/menyikapi-anak-berkelainan-dengan-bijak.html' title='Menyikapi anak berkelainan dengan bijak'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-81985831182543722</id><published>2009-04-07T15:39:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T15:45:27.394-07:00</updated><title type='text'>DOWN SYNDROME</title><content type='html'>Down syndrome (DS) merupakan suatu bentuk kelainan kromosom yang paling sering terjadi. Menurut penelitian, DS menimpa satu di antara 700 kelahiran hidup. Di Indonesia sendiri terdapat 300 ribu kasus DS. Normalnya, tubuh manusia memiliki miliaran sel yang memiliki pusat informasi genetik di kromosom. Sebagian besar sel tubuh manusia mengandung 23 pasang kromosom (total 46 kromosom). Hanya sel reproduksi, yaitu sperma dan ovum yang masing-masing memiliki 23 kromosom tanpa pasangan. Dalam kasus DS, kromosom nomor 21 jumlahnya tidak sepasang seperti pada umumnya, melainkan tiga. Bahasa medisnya, trisomi-21. Jumlah kromosom yang tidak normal tersebut bisa ditemukan di seluruh sel (pada 92 persen kasus) atau di sebagian sel tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat jumlah kromosom 21 yang berlebihan tersebut, terjadi guncangan sistem metabolisme di sel yang berakibat munculnya DS. Dari hasil penelitian, 88 persen kromosom 21 tambahan tersebut berasal dari ibu, akibat kesalahan pada proses pembentukan ovum. Delapan persen lagi berasal dari ayah, dan dua persen akibat penyimpangan pembelahan sel setelah pembuahan. Dari penelitian terbukti pula, DS yang diturunkan dari orang tua hanya lima persen dari keseluruhan kasus. Kesalahan penggandaan kromosom 21 tersebut juga bukan karena penyimpangan perilaku orang tua ataupun pengaruh pencemaran lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Karakteristik Khas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus, terlihat bahwa umur wanita terbukti berpengaruh besar terhadap munculnya DS pada bayi yang dilahirkannya. Kemungkinan wanita berumur 30 tahun melahirkan bayi dengan DS adalah 1:1000. Sedangkan jika usia kelahiran adalah 35 tahun, kemungkinannya adalah 1:400. Hal ini menunjukkan. Angka kemungkinan munculnya DS makin tinggi sesuai usia ibu saat melahirkan. Karena itu, disarankan agar ada pemeriksaan prenatal pada ibu berumur lebih dari 35 tahun untuk memastikan apakah janin memiliki kelainan atau tidak. Sebab, semakin dini DS terdeteksi, maka semakin besar pula kesempatan untuk memperbaiki keadaan sang penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendeteksi adanya DS secara dini pada anak, sebenarnya bukan suatu hal yang sulit. Karena penderita DS punya karakteristik fisik yang khas. Pada wajah, yang paling khas adalah bentuk mata yang miring dan tidak punya lipatan di kelopak. Selain itu, hidung mereka cenderung lebih kecil dan datar. Ini tak jarang diikuti dengan saluran pernapasan yang kecil pula, sehingga mereka sering kesulitan bernapas. Seperti juga hidung, ukuran mulut mereka pun seringkali lebih kecil dengan lidah tebal dan pangkal mulut yang cenderung dangkal. Di samping itu, otot mulut mereka juga kerap lemah, sehingga menghambat kemampuan bicara. Pertumbuhan gigi geligi mereka pun lambat dan tumbuh tak beraturan. Gigi yang berantakan ini juga menyulitkan pertumbuhan gigi permanen. Letak telinga mereka rendah dengan ukuran kanal telinga yang kecil, sehingga mudah terserang infeksi. Rambut mereka lemas, tipis, dan jarang. Bentuk kepala mereka juga cenderung peyang. Di samping dari tampilan wajah, DS juga dapat diamati dari anggota tubuh lain, seperti tangan dan kaki. Tangan mereka lebih kecil dan jari-jari yang pendek dan kelingking yang bengkok. Bila pada kelingking normal memiliki tiga ruas tulang. Maka pada penderita DS, ruas kedua jari kelingking mereka kadang tumbuh miring atau malah tidak ada sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di telapak tangan mereka terdapat garis melintang yang disebut simian crease. Garis tersebut juga terdapat di kaki mereka, yaitu di antara telunjuk dan ibu jari yang jaraknya cenderung lebih jauh dari pada kaki orang normal. Keadaan telunjuk dan ibu jari yang berjauhan itu disebut juga sandal foot. Dengan diketahuinya gejala fisik tersebut, diharapkan orang tua, bidan atau dokter sudah dapat mendeteksi adanya kemungkinan DS pada anak sehingga DS bisa ditangani lebih dini. Menyikapi Anak Berkelainan dengan Bijak. Berikut adalah makalah yang dibawakan oleh Dra. Dini P Daengsari, Msi dalam acara Seminar Keluarga yang diselenggarakan oleh SOIna pada hari ulang tahunnya ke XV hari Sabtu, 21 Agustus 2004 lalu di Jl. Gerbang Pemuda 3 Senayan Jakarta. Selamat menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Down Syndrome Cegah Kanker&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit down's syndrome walau tidak diharapkan kehadirannya, tetapi bisa mencegah penyakit  kanker. Jadi, orang yang memiliki kelainan bawaan akibat ketidaknormalan pada kromosom 21 ini bisa jadi akan terhindar dari kanker. Sebuah studi di AS menunjukkan bahwa sindroma Down tampaknya mengurangi risiko berbagai penyakit kanker. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa orang yang menderita penyakit ini bisa berharap hidup dua kali lebih lama dibandingkan keadaan yang sama sekitar 20 tahun. Berkurangnya risiko kanker ini mungkin disebabkan karena pengaruh faktor genetik atau kurangnya paparan lingkungan penyebab kanker. Sindroma Down ditunjukkan oleh orang yang lahir dengan tiga kopi kromosom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quanhe Yang dan rekan-rekannya dari Pusat Pengawasan Penyakit Atlanta mempelajari sekitar 18 ribu kematian yang ternyata dikenali sebagai penderita sindroma Down yang didaftarkan antara tahun 1983 dan 1997.  Mereka menemukan, ternyata kanker yang bukan leukimia dan kanker testikular terjadi pada kurang dari 10% dari angka yang mereka duga sebelumnya. Namun demikian, kegagalan jantung, demensia dan leukimia merupakan penyebab dari kematian yang tingkatnya justru lebih banyak di masyarakat.  Selain itu, harapan hidup di antara mereka penderita sindroma Down itu meningkat dari 25 sampai 49 tahun antara tahun 1983 dan 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari penemuan ini, Yang mengatakan, "Pengurangan pemaparan dari faktor-faktor lingkungan yang menjadi salah satu penyebab risiko kanker dan gen penyebab tumor terhadap kromosom 21 atau sel yang terprogram yang dikenal lebih tinggi dalam sel-sel sindroma Down, bisa menjadi alasan yang dimungkinkan penderita ini tidak kena kanker."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mungkinkah Mengurangi Derita Down Syndrome?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Down's syndrome merupakan kelainan genetik akibat kelebihan kromosom 21 atau Trisomi 21. Kelainan ini ditandai oleh lambannya pertumbuhan fisik dan mental penderita. Lebih dari itu, berbagai penyakit gawat pun mengintai. "Kenyataan ini, bukan hanya menjadi beban bagi para orangtua, namun anak dengan down's syndrome sendiri pun sangat menderita. Mereka akan kehilangan arti hidup yang sesungguhnya," kata Wahyuning Ramelan, Guru Besar di FKUI. Berbagai terapi untuk mengurangi derita kelainan ini pun dilakukan. Tepung Garut Di tengah kenyataan yang memprihatinkan, para ahli terus melakukan penelitian untuk mendapat cara mengatasi masalah hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, mereka menemukan makanan alternatif yang berpeluang meningkatkan kemampuan kualitas hidup para penyandang down syndrome Berdasarkan penelitian, tepung garut dapat meningkatkan kemampuan kualitas penyandang down's syndrome. Namun begitu, dukungan orangtua lebih diutamakan. Demikian kata para ahli dalam seminar mengenai down syndrome di Widya Graha LIPI, Jakarta. Tepung garut menjadi harapan baru bagi para penyandang down's syndrome. Bahan makanan yang banyak terdapat di daerah Indonesia ini, memiliki kandungan zat gizi yang baik. Dibanding karbohidrat dari bahan makanan lain, pati dari garut lebih mudah dicerna Sebagaimana diketahui, penyandang down's syndrome banyak yang mengalami kelainan saluran pencernaan, baik berupa kelainan anatomis - seperti pembesaran dan gangguan pergerakan colon atau hirschspring's disease akibat defek sel saraf maupun kelainan fungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanan dari garut, cocok untuk diet selama proses penyembuhan," kata Maria Imelda, peneliti madya dari Puslit Bioteknologi LIPI. Apalagi, garut memiliki serat yang baik untuk diet. Rimpangnya juga dapat digunakan sebagai obat diare, radang usus, mengobati luka dan memperlancar produksi air susu ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mendeteksi Down Syndrome Sejak Janin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode penyisiran penyakit Down syndrome atau sindroma Down pada bayi yang belum lahir dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan hidungnya. Para peneliti menemukan hubungan yang kuat antara ada tidaknya tulang hidung pada masa kehamilan 11 sampai 14 minggu dan pengaruh genetik penyebab sindroma Down.  Sindroma Down adalah kekacauan yang disebabkan sebuah kromosom tambahan yang menyebabkan pada kecacatan fisik dan mental. Mengkombinasikan pencarian ultrasound dengan tes skrining lainnya mengurangi proporsi hasil yang hasilnya bisa salah hingga standar 5% sampai 1%. Penemuan ini, yang dilaporkan pada jurnal kesehatan Lancet, merupakan langkah awal seruan agar segera dipikirkan kembali proposal Departemen Kesehatan untuk melakukan program skrining sindroma Down di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa sindroma Down sebelum lahir ini dilakukan dengan menggunakan pencampuran cairan aminiotik yang disuntikkan di perut. Kemungkinan terjadinya keguguran sangat kecil dan hanya diberikan pada wanita yang masuk dalam kategori pertama berisiko terhadap kemungkinan adanya sindroma Down pada anak mereka setelah dilakukan skrining. Empat metode skrining sudah digunakan dengan tingkat efisiensi yang berbeda. Tergantung pada sistem yang digunakan. Dan proporsi pada hasil positif kesalahan berkisar antara 1% hingga 5%. Profesor Kypros Nicolaides dari Sekolah Kedokteran RS King's College di London, dan rekan-rekannya melakukan pemeriksaan ultrasound terhadap 701 janin yang berusia 11 hingga 14 minggu. Dicatat apakah waktu itu tulang hidung sudah ada atau belum. Skrining lanjutan dilakukan pada usia ibu dan melakukan tes yang disebut foetal nuchal translucency yaitu mengamati cairan yang diambil dari belakang leher bayi yang belum dilahirkan. Maka mengkombinasikan tes tulang hidung, mengetahui usia si ibu dan ditambah tes mengambil cairan dari leher bayi yang belum lahir, maka mengurangi tingkat kesalahan positif dari 5% ke sekitar 1%.  Kemungkinan keguguran yang biasanya terjadi jika menggunakan tes aminiotik bisa dikurangi hingga lima kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi Penderita Down Syndrome&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi Wicara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suatu terapi yang di pelukan untuk anak DS atau anak bermasalah dengan keterlambatan bicara, dengan deteksi dini di perlukan untuk mengetahui seawal mungkin menemukan gangguan kemampuan berkomunikasi, sebagai dasar untuk memberikan pelayanan terapi wicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi Okupasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terapi ini di berikan untuk dasar anak dalam hal kemandirian, kognitif/pemahaman, dan kemampuan sensorik dan motoriknya. Kemandirian diberikan kerena pada dasarnya anak "bermasalah" tergantung pada orang lain atau bahkan terlalu acuh sehingga beraktifitas tanpa komunikasi dan memperdulikan orang lain. Terapi ini membantu anak mengembangkan kekuatan dan koordinasi, dengan atau tanpa menggunakan alat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi Remedial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terapi ini diberikan bagi anak yang mengalami gangguan akademis skill, jadi bahan bahan dari sekolah bias dijadikan acuan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi kognitif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terapi ini diberikan bagi anak yang mengalami gangguan kognitif dan perceptual, missal anak yang tidak bias berkonsentrasi, anak yang mengalami gangguan pemahaman, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi sensori integrasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terapi ini diberikan bagi anak yang mengalami gangguan pengintegrasian sensori, misalnya sensori visual, sensori taktil, sensori pendengaran, sensori keseimbangan, pengintegrasian antara otak kanan dan otak kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terapi snoefzelen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Snoezelen adalah suatu aktifitas terapi yang dilakukan untuk mempengaruhi CNS melalui pemberian stimulasi pada system sensori primer seperti visual, auditori, taktil. Taste, dan smell serta system sensori internal seperti vestibular dan proprioceptif dengan tujuan untuk mencapai relaksasi dan atau aktifiti. Snoezelen merupakan metode terapi multisensories. Terapi snoefzelen Anak di ajarkan berprilaku umum dengan pemberian system reward dan punishment. Bilan anak melakukan apa yang di perintahkan dengan benar, makan diberikan pujian. Jika sebaliknya anak dapat hukuman jika anak melakukan hal yang tidak benar. Dengan perintah sederhana dan yang mudah di mengerti anak. Terapi snoefzelen - Terapi ini di berikan pada anak yang mengalami gangguan perkembangan motorik, misalnya anak yang mengalami keterlambatan berjalan. Semua terapi ini dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi dari tim dokter yang telah memeriksa anak yang mengalami gangguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Seberapa siap anak saya belajar berbicara ?.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Semakin sering mereka melakukan hal-hal berikut ini semakin siap mereka berbicara.&lt;br /&gt;- Bermain dan berinteraksi dengan orang-orang&lt;br /&gt;- Meniru tingkah dan suara orang&lt;br /&gt;- Mengambil giliran dalam permainan&lt;br /&gt;- Mencoba membuat suara-suara&lt;br /&gt;- Berkomunikasi dengan gerakan dan suara&lt;br /&gt;- Bermain dengan penuh perasaan dengan sesuatu&lt;br /&gt;- Merespon kalimat yang diucapkan kepadanya&lt;br /&gt;- Lebih suka bersama orang-orang daripada sendirian&lt;br /&gt;- Bermain dengan peran aktif daripada peran pasif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-81985831182543722?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/81985831182543722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/down-syndrome.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/81985831182543722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/81985831182543722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/down-syndrome.html' title='DOWN SYNDROME'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-188043533083525967</id><published>2009-04-07T15:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T15:39:34.899-07:00</updated><title type='text'>Cacat Bawaan dari Lahir dan Pencegahannya</title><content type='html'>Kekurangan vitamin B terutama folat bisa menyebabkan kegagalan pembentukan kanal otak (neural tube defects/NTD) pada janin. Suplementasi asam folat bentuk sintetis dari folat alami - serta sejumlah vitamin lain dapat mencegah sejumlah cacat bawaan termasuk NTD. Hal itu dibahas dalam diskusi tentang pencegahan kelainan bawaan pada janin yang diselenggarakan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Senin (25/3).Dalam acara itu Prof dr Andrew E Czeizel PhD DSc dari Faculty of Genetics, University of Sciences, Hongaria memaparkan hasil penelitiannya. Czeizel memperbandingkan pemakaian suplemen multivitamin dan mineral yang terdiri dari 12 vitamin termasuk asam folat, empat mineral dan tiga elemen mikro dengan suplemen elemen mikro (tiga mineral plus vitamin C) pada 4.156 kehamilan dan 3.713 bayi yang dievaluasi sampai usia delapan bulan di Hongaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suplementasi multivitamin sebelum kehamilan sampai trimester pertama dapat mengurangi angka kejadian NTD serta cacat bawaan lain seperti malformasi kardiovaskular, sumbatan saluran kemih, anggota badan tak sempurna dan sebagainya. Kejadian janin cacat lebih rendah pada mereka yang mendapat suplemen multivitamin dibanding yang hanya mendapat suplemen elemen mikro," papar Czeizel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud NTD antara lain anencephaly alias tidak terbentuknya sebagian atau seluruh otak dan kepala bayi, spina bifida atau ketidaksempurnaan selubung saraf tulang belakang yang bisa menyebabkan kelumpuhan. Folat sangat penting sebagai koenzim pembentukan purin dan pirimidin yang diperlukan dalam sintesis asam nukleat. Semua itu dibutuhkan dalam pembelahan sel. Karena pembelahan sel sangat cepat pada tahap awal pembentukan janin, maka kekurangan asam folat bisa menjadi faktor risiko terjadinya cacat bawaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam folat bukan satu-satunya komponen aktif dalam pencegahan cacat bawaan. Ada interaksi antara asam folat dengan vitamin B6, B12, C serta seng dalam jalur metabolisme. "Asam folat bersama vitamin B6 dan B 12 diperlukan untuk menetralkan efek racun dari homosistein, produk metabolisme dari protein," jelas Czeizel. Menurut Czeizel, ada tiga cara untuk mendapatkan kecukupan vitamin, yaitu makan banyak sayuran, buah dan biji-bijian, menelan suplemen multivitamin atau makan makanan yang difortifikasi. Belum ada data Sejauh mana NTD menjadi masalah di Indonesia? Menurut dr Noyorono Wibowo SpOG dari Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI/ RSCM) yang juga menjadi pembicara, sampai saat ini belum ada data mengenai hal itu. Noyorono juga menekankan pentingnya kecukupan dan keseimbangan zat gizi pada kehamilan, terutama asupan kalori, protein serta sejumlah vitamin seperti vitamin D, E, C, B kompleks terutama folat, juga mineral seperti magnesium, zat besi dan yodium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mencegah NTD, asam folat mampu mencegah anemia. Kebutuhan asam folat pada masa hamil sekitar 1 mg per hari. Suatu penelitian membuktikan bahwa konsumsi banyak sayuran dalam jangka panjang serta vitamin B12 menjamin kecukupan kebutuhan asam folat selama kehamilan. Kebutuhan zat besi meningkat di masa hamil karena pertambahan volume darah, untuk memenuhi kebutuhan janin serta antisipasi kehilangan darah pada persalinan. Namun Noyorono mengingatkan perlu hati-hati memberikan suplemen besi karena di Indonesia banyak pembawa sifat talasemia. Suplementasi yodium diperlukan untuk mencegah gangguan mental pada janin, kalsium diperlukan untuk menurunkan hipertensi dan kejadian preeklampsia dan bagi bayi dapat mencegah berat badan lahir rendah serta kematian janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Intervensi gizi yang terbukti efektif adalah suplementasi zat besi, asam folat, yodium, kalsium serta keseimbangan energi dan protein. Sedang manfaat suplementasi vitamin A dan seng pada kehamilan perlu dikonfirmasi lagi dengan penelitian," ujar Noyorono. Untuk kecukupan vitamin dan mineral, Noyorono menyarankan untuk mendapatkan dari sumber alami dengan mengubah pola makan dari junk food menjadi pola makan lebih sehat, yaitu mengonsumsi banyak sayuran, buah, kacang-kacangan dan produknya seperti tahu dan tempe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-188043533083525967?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/188043533083525967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/cacat-bawaan-dari-lahir-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/188043533083525967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/188043533083525967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/cacat-bawaan-dari-lahir-dan.html' title='Cacat Bawaan dari Lahir dan Pencegahannya'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-2420493185966814118</id><published>2009-04-05T03:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T03:31:13.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Waspadai Snack Ber-MSG, Ancam Kesehatan Anak !</title><content type='html'>Sejumlah tujuh makanan ringan dalam kemasan (snack) yang biasa dikonsumsi anak-anak tidak mencantumkan kandungan MSG (vetsin) yang diyakini bila MSG dikonsumsi dalam jumlah tertentu mengancam kesehatan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurhasan dari (Public Interest Research and Advocacy Center-PIRAC) di Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya sudah meneliti 13 contoh makanan ringan yang beredar luas. Dari 13, tujuh diantaranya mengandung Mono Sodium Glutamate—MSG tetapi tidak mencantumkannya dalam kemasan, empat produk menyatakan mengandung penyedap dan penambah rasa tetapi tidak menyebutkan mengandung MSG dan dua produk mencantumkan MSG namun tidak menyebut jumlah kandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh produk tersebut adalah Cheetos (1,20 persen), Chitato rasa sapi panggang (1,06), Chiki rasa keju (0,76), HappytosTorpilachips (0,71), Golden Horn rasa keju (0,46), Smax rasa ayam (0,57), dan Taro Snack rasa rumput laut (0,62). Keempat produk yang menyatakan mengandung penyedap dan penambah rasa tetapi tidak menyebutkan mengandung MSG adalah Zetz rasa ayam bumbu mamamia (0,50), Twistko rasa jagung barbeque (1,59), Double Decker Snack ayam (0,48) dan Twistee Corn (0,47).&lt;br /&gt;Keempat produk itu dinilai dianggap menyesatkan karena menyebutkan mengandung penyedap rasa tetapi tidak menyebutkan mengandung MSG. Dua produk yang mencantumkan MSG tetapi tidak menyebutkan jumlah kandungannya adalah Gemez rasa ayam panggang (0,59) dan Anak Mas rasa keju (0,52).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MSG, kata Nurhasan, dapat menembus plasenta pada saat kehamilan, menembus jaringan penyaring antara darah otak, dan menyusup ke lima organ circumventricular. Pelindung darah otak yang terkontaminasi dapat mengakibatkan kelainan hati, trauma, hipertensi, stres, demam tinggi dan proses penuaan. MSG juga memicu reaksi gatal, bintik merah di kulit, mual, dan muntah sakit kepala, migren, asma, gangguan hati, ketidakmampuan belajar dan depresi. “Penggunaan MSG lebih berisiko pada bayi dan anak-anak,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-13 produk tersebut dinilai melanggar pasal 30 ayat 2 tentang label pada UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU PK). Produk tersebut juga dinilai melanggar Pasal 3 ayat 2 PP No 69/1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Pasal 33 UUPK dan pasal 5 PP 69/1999 yang menyatakan setiap produk kemasan harus memuat keterangan dengan benar dan tidak menyesatkan. PIRAC meminta pemerintah untuk mengawasi standarisasi penggunaan MSG pada makanan dalam kemasan. Produsen juga hendaknya diwajibkan menggunakan ukuran miligram dan bukan persentase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga hendaknya mewajibkan produsen makan ringan yang menggunakan MSG untuk mencantumkan bahaya penggunaan MSG pada anak-anak dalam jumlah tertentu. “Jika produsen tersebut melanggar maka dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” kata Nurhasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan untuk memerintahkan ke-13 produsen makanan ringan tersebut menarik produknya dari pasar dan menggantikannya dengan kemasan yang sudah direvisi. Produsen makanan dalam kemasan sebenarnya wajib mencantumkan dengan benar kandungan dan komposisi produknya dengan benar dan hak konsumen yang menentukan apakah akan membeli atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan percobaan pada binatang, ayam yang mengonsumsi MSG sebanyak empat miligram mengantuk dan terkapar. MSG yang beredar di Indonesia ada dua jenis, yakni alami dan buatan (sintetik). “Hampir dapat dipastikan produsen makanan menggunakan MSG buatan karena jauh lebih murah,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu masalah MSG ini sempat membuat heboh masyarakat, terutama kaum Muslimin, karena diduga bahan dasarnya berasal dari minyak babi. Namun lama kelamaan ‘heboh’ itu hilang dengan sendirinya bagaikan lenyapnya asap rokok yang tertiup angin. (Ant/Her/Ol-01)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-2420493185966814118?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/2420493185966814118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/waspadai-snack-ber-msg-ancam-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2420493185966814118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2420493185966814118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/waspadai-snack-ber-msg-ancam-kesehatan.html' title='Waspadai Snack Ber-MSG, Ancam Kesehatan Anak !'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-4115729763197937322</id><published>2009-04-05T03:17:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T03:25:29.370-07:00</updated><title type='text'>Kolik Bayi</title><content type='html'>Kolik bayi adalah keadaan dimana bayi terus menerus menangis tanpa henti. Biasanya disebut "Kolik Tiga Bulan" karena biasanya terjadi pada bayi umur tiga bulan pertama. Kolik sebetulnya adalah rasa sakit pada perut yang timbul dan hilang seperti gelombang (spasmodic). Tetapi karena bayi belum bias bicara, maka tidak bisa dipastikan sebab bayi menangis. Jadi bila tidak bias menemukan sebab yang jelas seperti rasa lapar, popok basah atau demam, maka bayi yang menangis terus menerus dianggap sedang mengalami kolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gejala-gejala :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Menangis tak henti terutama dimalam hari, setelah minum atau pada waktu bangun. ( Bayi biasanya sehat ) selain waktu tertentu tsb.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sulit untuk menenangkan bayi pada waktu "serangan".&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tubuh bayi menjadi kemerah-merah dan kaki diangkat-angkat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Perut mungkin kembung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyebab :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Belum pasti, diduga mungkin disebabkan oleh kejang otot di dinding usus dan gangguan pencernaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang Dapat Anda Lakukan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Periksa apakah bayi lapar, basah, kedinginan atau demam. Rawat bayi sebaik-baiknya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Usahakan supaya bayi bersendawa untuk mengeluarkan angin.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Apabila usaha diatas tidak berhasil, tenangkan bayi dengan cara-cara yang biasanya berhasil seperti dipeluk erat-erat, diayun-ayunkan, dimandikan, diberi dot, dinyanyikan atau putarkan kaset bunyi rahim.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Periksa dokter bila serangan kolik sering terulang baik siang siang ataupun serangan di malam hari karena sangat mengganggu bayi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan Dokter Anda :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pencegahan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada cara yang manjur untuk mencegah kolik bayi, tetapi orang tua bias mengusahakan untuk menghilangkan penyebab-penyebab yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Periksa lubang botol bayi, harus sesuai besarnya untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara Sewaktu minum.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Usahakan supaya bayi bersendawa setiap habis minum.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Beri minum / makan bayi sesuai waktunya, agar bayi tidak sampai terlalu lapar atau harus menunggu terlalu lama untuk minum. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Orang tua harus sabar dan relaks, karena bayi cukup sensitif terhadap ketegangan yang terjadi pada orang tuanya dan sebagai reaksi, maka bayi menangis berlebihan tanpa sebab yang jelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kesehatan Keluarga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-4115729763197937322?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/4115729763197937322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/kolik-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4115729763197937322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4115729763197937322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/04/kolik-bayi.html' title='Kolik Bayi'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3009519551754862626</id><published>2009-03-31T04:21:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T04:26:13.641-07:00</updated><title type='text'>Rendahnya Selera Makan si Kecil</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sudah mulai mendapat makanan padat, ada saja yang membuatnya menolak makan. Ada saja katanya, "dah kenyang," atau "gak mau, makanannya jelek," atau asyik saja bermain. Pokoknya membuat jengkel.  Memberi makan anak, pasti banyak orangtua yang pilah-pilih. Harus bergizi sudah pasti, bervariasi, ada pula yang memperhatikan penampilannya bagus. Sudah begitu 'perfect' nya eh si anak adakalanya susah makan. Siti Ratna (30 tahun), pernah mengalaminya."Pernah karena lagi banyak kesibukan, saya nggak masak, cuma gorengkan telur mata sapi. Eh, Avin ngga mau makan. Katanya, "lauknya gak enak. Gak mau maem," ceritanya menirukan kata-kata putranya yang baru berusia 2 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Buat anak soal makan memang gampang-gampang susah. Kalau lagi selera ya makan kalau tidak ta ogah. Menurut Dr. Inayah Budiasti, Msc., biasanya hal demikian terjadi pada anak yang sudah terbiasa dalam menu makannya. Bukan hanya bergizi tapi rasanya enak, tampilannya bagus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena sudah terbiasa begitu sekali waktu mendapat makanan ala kadarnya, jadi emoh makan. "Tapi, hal seperti ini jangan diambil pusing. Tetap bujuk anak untuk makan," katanya. Tentu saja membujuk sambil menekankan kalau makanannya enak meski hanya telor mata sapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika baru mulai makan makanan tambahan sampai usia 1,5 tahunan, anak sungguh menyenangkan. Gampang makan. Tapi selepas usia itu. Ada saja yang membuatnya menolak makan seperti putra Ibu Ratna. Menurut Asti, anak sulit makan tak selalu karena gejala sakit. Bisa saja karena faktor perkembangan. Periode usia 1,5 - 4 tahunan, mulai berkembang otonominya yang merupakan ciri khas batita. Merasa mandiri atau menunjukkan kemandiriannya. Misalnya, menolak makan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, fungsi intelektualnya sedang berkembang pesat. Menyebabkannya ingin mengeksplor apa saja yang ada di sekitarnya. Ingin memegang, meraba, ingin tahu seperti apa, bagaimana jika benda jatuh, dll. Aktivitas yang menarik tersebut, membuat anak malas makan. Ia beranggapan acara makan menghambatnya atau membuatnya harus berhenti mengeksplor kesukaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal lain yang membuat si kecil enggan makan adalah karena ingatannya yang makin baik. Ia sudah tahu bahwa sekarang makan, nanti akan makan lagi, dan akan diberi makan lagi. Hal itu sudah tertanam dalam ingatannya. Sehingga anak beranggapan, kalau ia tak makan sekarang, toh nanti ada waktu makan lagi. Bagaimanapun makan itu penting. Jadi, selagi hanya menolak sesekali, atau volumenya berkurang, sih wajar saja. Tapi bila sering, jangan biarkan. "Orangtua harus win-win solution dong. Artinya, kalau lagi asyik main ya suapi saja sambil main. Kalau ia memang lapar biasanya anak mau saja. Jadi jangan menunggu anak minta makan."&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Ganti Makanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila anak sulit makan, banyak orangtua yang cenderung memberi apa saja yang diminta anak. Pikirnya "yang penting ada yang masuk dalam perut anak." Anak minta susu terus-terusan dituruti, atau bahkan orangtua memberi susu pengganti makanan, atau anak minta makanan-makanan kecil saja juga boleh. Sebenarnya, kata Inayah, itu bukan cara yang benar. Orangtua justru harus kritis. Sebab makanan yang diminta anak, biasanya camilan yang tampilannya menyolok, nilai gizinya bisa tak semenyolok kemasannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dalam masa perkembangannya anak tidak hanya butuh protein tapi juga nutrisi lain seperti lemak dan serat. karena itu, bila hanya diberi susu saja, meski susu pengganti makanan, atau makanan camilan lainnya, tentu tak kan terpenuhi kebutuhan zat gizinya. "susu terutama susu pengganti makanan itu hanya untuk anak atau orang yang sakit. Kalau anak sehat tapi sulit makan penyelesaiannya bukan seperti itu," tegas Inayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Makanan cair berbentuk susu memang memenuhi kebutuhan semua kalori layaknya makanan padat. Namun tetap saja ada yang tidak tergantikan, seperti protein nabati dan serat. Selain itu proses makan juga merupakan proses belajar bagi rongga mulut untuk menggigit dan mengunyah oleh gigi dan lambung. "Kalau makanan cair terus bisa-bisa proses belajar itu terlewatkan. Akibatnya malah memperburuk pola makan anak. Lebih jauh anak bisa malnutrisi karena protein lemak yang mestinya digunakan untuk pertumbuhannya terpaksa dibakar karena bahan bakar utama energi seperti hidrat arang tidak suplainya," papar Asti panjang lebar. Jadi intinya, jangan dibiarkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari Rumah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ingin anak mudah makan atau pola makannya baik, awalilah dari rumah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kebiasaan makan rutin.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Biasakan waktu rutin, tidak berubah-ubah. Perubahan, misal lebih cepat mungkin anak masih kenyang. Atau lebih lambat, membuat anak ngemil, sehingga waktu Anda memberinya makan ia sudah merasa kenyang.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Makan bersama di waktu tertentu.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, selalu makan pagi dan malam harus bersama. Biasanya menyenangkan anak, karena siang ia tak bersama ayah atau ibunya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan ngemil mendekati waktu makan.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Harus dihindari agar tak menjadu kebiasaan. Karena lambat laun membuat anak lebih menyukai camilannya dibanding makanan utamanya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kesepakatan dengan orangtua lain.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Ini batu sandungan terbesar apalagi bila buah hati berada di playgroupnya. Maka, buatlah kesepakatan hanya memberikan makanan yang sehat-bukan mie goreng tanpa campuran sayur dan daging misalnya-begitu juga pada makanan ringannya, pada pesta anaknya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3009519551754862626?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3009519551754862626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/rendahnya-selera-makan-si-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3009519551754862626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3009519551754862626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/rendahnya-selera-makan-si-kecil.html' title='Rendahnya Selera Makan si Kecil'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-4631766282470880970</id><published>2009-03-29T07:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T07:05:58.019-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Televisi pada Anak-Anak</title><content type='html'>Kedengarannya ekstrem. Tapi ini salah satu saran seorang dokter spesialis anak asal Amerika kepada para orang tua agar perkembangan otak dan kemampuan anak berkembang dengan baik. Kalau anak-anak dibiarkan bebas sebebas-bebasnya menonton TV, video, dan main game di komputer, apa yang terjadi terhadap pertumbuhan dan kemampuan belajar mereka? Itulah pertanyaan yang mengusik benak Susan R. Johnson, M.D., dokter spesialis anak asal San Francisco dan pernah mendalami ilmu kesehatan anak yang berkaitan dengan perilaku dan perkembangan. "Ratusan anak mengalami kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan, dan melakukan gerakan motorik kasar maupun halus. Kebanyakan mereka memenemui kesulitan dalam berhubungan dengan orang dewasa dan kelompok seusianya," paparnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula ia menduga, itu melulu akibat tayangan di televisi yang sering menampilkan kekerasan (terutama film kartun) dan semua iklan ditujukan pada mereka. Tetapi, baru semenjak kelahiran anaknya enam tahun lalu ia berhadapan dengan dampak yang sesungguhnya. Saat bermain di luar, jelas Susan, anaknya bisa asyik mengamati binatang kecil atau serangga, bikin mainan dari ranting dan batu, atau main air dan pasir. Ia tampak begitu damai dengan dirinya, tubuhnya, dan lingkungannya. Tetapi begitu di depan TV, ia begitu cuek dengan si ibu maupun lingkungannya. "Waktu saya matikan TV-nya, ia gelisah, senewen, dan selalu berteriak minta dinyalakan lagi. Tingkah polahnya kacau dan gerakan-gerakannya impulsif. Boro-boro bikin kreasi sendiri, ia justru meniru saja apa yang dilihatnya di TV dengan gerakan yang tidak kreatif, kaku, dan diulang-ulang". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berusia 3,5 tahun, dia ajak anaknya mengunjungi sepupunya naik pesawat. Di pesawat diputar film Mission: Impossible. Kebetulan mereka tidak kebagian earphone sehingga yang tertangkap hanya gambarnya. Tapi justru karena itulah, "Ia mendapat mimpi buruk dan takut pada api atau bunyi ledakan selama enam bulan setelahnya, dan perilakunya berubah." Setahun kemudian ia meneliti enam orang anak berusia 8 - 11 tahun yang semuanya memiliki kesulitan membaca di Pusat Kesehatan Sekolah. Menurut Susan, "Kalau saya tunjukkan sejumlah huruf lalu saya minta mengenali huruf tertentu, mereka dapat melakukannya. Tapi kalau saya tidak menunjukkan apa-apa - berarti tanpa masukan visual - lalu saya suruh menuliskan huruf tertentu, mereka tidak bisa." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Timbul pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A) Apa yang terjadi pada anak yang sedang tumbuh dan berkembang jika mereka dipapari rangsangan audio dan visual pada saat bersamaan? &lt;br /&gt;B) Berapa banyak kemampuan otak yang hilang atau bahkan tidak berkembang akibat kebiasaan itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tiga tahap perkembangan otak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan anak ibarat benih yang perlu dipelihara dan dipupuk agar tumbuh dengan baik. Kalau lingkungan tidak memberikan pemeliharaan dan perlindungan terhadap rangsangan yang berlebihan, maka potensi serta kemampuan-kemampuan tertentu tidak dapat terwujud. Anak dilahirkan dengan 10 miliar neuron (sel syaraf) di otaknya. Tiga tahun pertama sejak lahir merupakan periode di mana miliaran sel glial terus bertambah untuk memupuk neuron. Sel-sel syaraf ini dapat membentuk ribuan sambungan antarneuron yang disebut dendrite yang mirip sarang laba-laba, dan axon yang berbentuk memanjang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Otak anak usia 6 - 7 tahun besarnya dua pertiga otak orang dewasa, tapi memiliki 5 - 7 kali lebih banyak sambungan antarneuron daripada otak anak usia 18 bulan atau orang dewasa. Otak mereka memang punya kemampuan besar untuk menyusun ribuan sambungan antarneuron. Namun, kemampuan itu berhenti pada umur 10 - 11 tahun jika tidak dikembangkan atau digunakan. Saat itu enzim tertentu dilepaskan dalam otak dan melarutkan semua jalur atau "urat" syaraf (pathways) yang tidak termielinasi dengan baik (mielinasi adalah proses pembungkusan jalur syaraf dengan myelin yang berujud protein-lemak). Perkembangan otak anak yang sedang tumbuh melalui tiga tahapan, mulai dari otak primitif (action brain), otak limbik (feeling brain), dan akhirnya ke neocortex (atau disebut juga thought brain, otak pikir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski saling berkaitan, ketiganya punya fungsi sendiri-sendiri. Otak primitif mengatur fisik kita untuk bertahan hidup, mengelola gerak refleks, mengendalikan gerak motorik, memantau fungsi tubuh, dan memproses informasi yang masuk dari pancaindera. Saat menghadapi ancaman atau keadaan bahaya, bersama dengan otak limbik, otak primitif menyiapkan reaksi "hadapi atau lari" (fight or flight response) bagi tubuh. "Kita akan bereaksi secara fisik dan emosi lebih dulu sebelum otak pikir sempat memproses informasi," papar dr. Susan. Otak limbik memproses emosi seperti rasa suka dan tidak suka, cinta dan benci. Otak ini sebagai penghubung otak pikir dan otak primitif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, otak primitif dapat diperintah mengikuti kehendak otak pikir, disaat lain otak pikir dapat "dikunci" untuk tidak melayani otak limbik dan primitif selama keadaan darurat, yang nyata maupun yang tidak. Sedangkan otak pikir, yang merupakan bentuk daya pikir tertinggi dan bagian otak yang paling objektif, menerima masukan dari otak primitif dan otak limbik. Namun, ia butuh waktu lebih banyak untuk memproses informasi, termasuk image, dari otak primitif dan otak limbik. Otak pikir juga merupakan tempat bergabungnya pengalaman, ingatan, perasaan, dan kemampuan berpikir untuk melahirkan gagasan dan tindakan. Mielinasi saraf otak berlangsung secara berurutan, mulai dari otak primitif, otak limbik, dan otak pikir. Jalur syaraf yang makin sering digunakan membuat mielin makin menebal. Makin tebal mielin, makin cepat impuls syaraf atau perjalanan sinyal sepanjang "urat" syaraf. Karena itu, anak yang sedang tumbuh dianjurkan menerima masukan dari lingkungannya sesuai dengan perkembangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, anak juga membutuhkan pengalaman yang merangsang pancaindera. Namun, indera mereka perlu dilindungi dari rangsangan yang berlebihan karena anak-anak itu ibarat sepon. "Mereka menyerap apa saja yang dilihat, didengar, dicium, dirasakan, dan disentuh dari lingkungan mereka. Kemampuan otak mereka untuk memilah atau menyaring pengalaman rasa yang tidak menyenangkan dan berbahaya belum berkembang," papar Susan. Rangsangan dan perkembangan indera itu pada gilirannya akan mengembangkan bagian tertentu dari otak primitif yang disebut reticular activating system (RAS). RAS ini pintu masuk di mana kesan yang ditangkap setiap indera saling berkoordinasi sebelum diteruskan ke otak pikir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAS merupakan wilayah di otak yang membuat kita mampu memusatkan perhatian. Kurangnya stimulasi, atau sebaliknya stimulasi yang berlebihan, ditambah lagi dengan gerakan motorik kasar dan halus yang tidak berkembang secara baik, bisa menyebabkan rusaknya perhatian terhadap lingkungan. Sebelum anak berusia empat tahun, otak primitif dan otak limbik sudah 80% termielinasi. Setelah umur 6 - 7 tahun mielinasi bergeser ke otak pikir. Awalnya dari belahan otak kanan yang antara lain bertugas merespons citra visual. Ketika menonton TV, belahan otak kanan inilah yang paling dominan kerjanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sedangkan ketika membaca, menulis, dan berbicara, belahan otak kiri yang dominan. Tugas utama otak kiri ialah berpikir secara analitis dan menyusun argumen logis langkah demi langkah. Ia menganalisis suara dan makna bahasa (misalnya, kemampuan mencocokkan suara dengan alfabet), juga mengelola keterampilan otot halus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pentingnya aktivitas motorik kasar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kedua belahan otak itu dijembatani oleh bundel "urat" syaraf yang disebut corpus collosum. Sisi kanan dan kiri tubuh saling berkoordinasi melalui jembatan ini. Aktivitas motorik kasar seperti lompat tali, memanjat, lari, serta aktivitas motorik halus macam menggambar, merenda, membuat origami, dan bikin kue merupakan akitivitas penting bagi proses mielinasi C. collosum. Jalur ini memungkinkan kemampuan berpikir analitis (otak kiri) dan intuitif (otak kanan) untuk saling mempengaruhi. Sejumlah ahli neuropsikologi percaya, buruknya perkembangan jembatan ini mempengaruhi komunikasi efektif antara belahan otak kanan dan kiri. Diduga, inilah penyebab timbulnya kesulitan perhatian dan belajar pada anak. Pertanyaannya kemudian, apa kerugian otak dengan menonton televisi? televisi sesungguhnya hanya memberikan informasi kepada dua indera: mata dan telinga. Padahal ketajaman visual dan pandangan tiga dimensional pada anak belum berkembang sepenuhnya sampai usia empat tahun. Gambar yang dihasilkan layar televisi itu gambar dua dimensi, tidak fokus dan kabur karena tersusun dari titik-titik sinar. Itu membuat mata anak-anak harus memaksa diri agar gambar menjadi jelas. Televisi, juga barang elektronik lain, memancarkan gelombang elektromagnetik. Maka disarankan, posisi menonton setidaknya 120 cm dari TV dan 45 cm dari layar komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem visual yang meliputi kemampuan mencari (search out), memindai scan), memfokus, dan mengidentifikasi apa yang masuk ke bidang pandang, terganggu oleh kegiatan menonton TV. Padahal keterampilan visual ini perlu dikembangkan dalam kaitannya dengan membaca efektif. Saat menonton, pupil mata anak tidak melebar, dan nyaris tidak ada gerakan mata yang justru penting dalam kegiatan membaca. Mata dituntut terus bergerak dari kiri ke kanan halaman saat membaca. Kemampuan untuk memusatkan perhatian juga mengandalkan sistem visual ini. Sementara itu gambar-gambar televisi yang berubah secara cepat tiap 5 – 6 detik pada kebanyakan tayangan acara dan 2 - 3 detik pada iklan, membuat otak pikir tidak punya kesempatan memproses image. Padahal otak pikir perlu 5 - 6 detik untuk memproses gambar begitu mendapat stimulus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebabkan kecemasan kronis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku, berjalan-jalan di alam, atau bercakap dengan orang lain di mana anak punya kesempatan untuk merenung dan berpikir - jauh lebih mendidik daripada menonton TV. Kegiatan ini meniadakan pengalaman berharga itu. Menonton TV merupakan pekerjaan tanpa akhir, tanpa tujuan, dan tak bikin "kenyang". Tidak seperti makan dan tidur yang bisa bikin perut kenyang dan badan tidak capek lagi, menonton TV tidak ada ujungnya. "TV membuat anak ingin terus menonton tanpa pernah merasa puas," ungkap Susan. Bagaimana dengan Sesame Steet, misalnya? Bukankah acara itu mendidik dan di sana anak diajari cara membaca? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesame Street dan kebanyakan acara televisi untuk anak, papar Susan, meletakkan belahan otak kiri dan sebagian belahan otak kanan ke dalam gelombang alfa (slow wave of inactivity). Televisi membius fungsi-fungsi otak pikir dan merusak keseimbangan serta interaksi antara belahan otak kiri dan kanan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara umum, membaca menghasilkan gelombang beta cepat dan aktif, sedangkan menonton televisi meningkatkan gelombang alfa lambat di belahan otak kiri dan kanan. Belahan kiri merupakan pusat penting dalam kegiatan membaca, menulis, dan berbicara. Otak kiri merupakan tempat di mana simbol-simbol abstrak (misalnya huruf-huruf alfabet) dikaitkan dengan bunyi. Sumber cahaya televisi yang berpendar dan bergetar diduga ada kaitannya dengan meningkatnya aktivitas gelombang lambat itu. Otak primitif tidak dapat membedakan mana gambar riil dan mana gambar di TV karena penglihatan merupakan tanggung jawab otak pikir. Karena itu, ketika TV menayangkan gambar-gambar close-up dan gambar-gambar bercahaya secara tiba-tiba, otak primitif bersama otak limbik segera menyiapkan respons "hadapi atau lari" dengan melepaskan hormon dan bahan kimia ke seluruh tubuh. Degup jantung dan tekanan darah naik. Darah yang mengalir ke otot-otot anggota badan meningkat, bersiap-siap menghadapi keadaan bahaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu terjadi dalam tubuh tanpa diikuti gerakan-gerakan yang sesuai dari anggota badan, maka acara-acara TV tertentu sesungguhnya meletakkan kita ke dalam suatu keadaan stres atau kecemasan kronis. Berbagai studi menunjukkan, pada orang dewasa yang mengalami stres kronis pertumbuhan belahan otak kirinya terhenti (atrophy). Ketika otak anak dipapari rangsangan visual sekaligus suara, yang diserap hanyalah visualnya. Ilustrasi tentang fenomena ini dapat dilihat pada sekelompok anak (6 - 7 tahun) yang disuguhi tontonan video yang suaranya tidak sesuai dengan gerakan visualnya. Begitu ditanya, mereka tidak ngeh kalau suara dan gambarnya tidak klop. Itu artinya, mereka tidak menyerap isi tontonannya. Begitu pula dengan Sesame Street. Intelligent hati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, masih ada yang berkilah, "Apa salah memanfaatkan televisi sekadar untuk hiburan? Saya suka menonton film-film Disney macam Snow White." Televisi memiliki efek begitu dalam terhadap kehidupan perasaan atau jiwa kita. Menonton televisi membuat kita terlepas dari kehidupan nyata. Di kursi yang nyaman di ruang yang sejuk dengan banyak makanan, kita duduk menonton para tunawisma, orang kelaparan atau menderita di layar kaca. Kita tersentuh melihat nasib mereka, tetapi tidak berbuat apa-apa. Orang boleh bilang, membaca buku pun dapat membangkitkan perasaan serupa tanpa berbuat apa-apa. Namun, menurut dr. Susan, saat sedang membaca buku (yang tidak banyak gambarnya), pikiran bisa berimajinasi dan punya kesempatan memikirkannya. Pikiran itu dapat menggiring anak kepada gagasan yang menimbulkan inspirasi untuk melakukan sesuatu. Televisi tidak begitu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak akan lupa dengan apa yang pernah kita lihat. Otak limbik dihubungkan dengan memori, dan gambar di TV kita ingat entah secara sadar, tanpa sadar, atau bawah sadar. Maka, kita hampir tidak mungkin menciptakan imajinasi tentang Snow White dari buku cerita jika kita sudah pernah menonton filmnya. Sebaliknya, orang sering kecewa ketika menonton film setelah membaca bukunya. Imajinasi kita itu jauh lebih kaya daripada apa yang dapat ditunjukkan di layar film," papar dr. Susan. Ketika menonton televisi, anak-anak tidak menggunakan imajinasi sama sekali. Itu berarti bagian tertentu di otak pikir untuk menciptakan gambaran (yang merupakan fondasi bagi angan-angan, intuisi, inspirasi, dan imajinasi), kurang dilatih. Kita dibekali kemampuan yang disebut heart intelligence yang perlu dikembangkan antara lain dengan berinteraksi dengan orang lain. "Kita mengalami bahasa nonverbal mereka, misalnya bagaimana ia bergerak, bagaimana nada suaranya, apakah ia menatap ke arah lain saat bicara. Inilah cara kita belajar melihat konsistensi antara isyarat verbal dan nonverbal untuk menemukan kebenaran," jelas dr. Susan. Televisi tidak bisa mengembangkan kemampuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : intisari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-4631766282470880970?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/4631766282470880970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/bahaya-televisi-pada-anak-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4631766282470880970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/4631766282470880970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/bahaya-televisi-pada-anak-anak.html' title='Bahaya Televisi pada Anak-Anak'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-3447376615488652807</id><published>2009-03-27T05:58:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T06:13:51.625-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>KEBIASAAN MENGISAP JEMPOL PADA ANAK</title><content type='html'>&lt;DIV ALIGN=JUSTIFY&gt;Semua bayi mempunyai insting untuk menghisap apa pun yang menyentuh mulutnya. Kemampuan ini diperlukan agar bayi dapat menghisap ASI. Bagi bayi, menghisap-hisap jari dan kepalan tangan membuatnya merasa tenang dan nyaman. Lagi pula jempol adalah benda yang selalu setia setiap saat dan tentunya lebih higienis daripada dot atau pun empeng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sekitar usia satu tahun bayi mulai sesekali merasakan keluar dari perlindungan orang tua. Ia mulai dapat membedakan orang lain selain ayah dan ibunya, ia juga mulai mengenal dunia luar, selain lingkungan yang biasa ia kenal. Pengalaman-pengalaman tersebut membuat bayi merasa tidak nyaman dengan sesuatu yang dianggap asing. Hal itulah yang membuat bayi mulai memiliki kebiasaan unik, misalnya ada yang selalu memeluk boneka beruang ke mana pun ia pergi, ada yang selalu mengelus-elus selimut kesayangannya, bahkan ada yang menghisap-hisap jempol. Bagi anak, jempol adalah sahabat setia yang selalu menemaninya setiap saat, meskipun harus berpisah dengan orang tuanya. Anak membutuhkan rasa nyaman pada saat ia cemas, sedih, uring-uringan, lelah atau bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasan menghisap jempol pada anak, sebenarnya bukan sesuatu yang harus dirisaukan orang tua, selama anak menghisap jempol hanya pada waktu-waktu tertentu, karena ada anak yang menghisap jempol sepanjang waktu, sehingga membuat jempolnya pucat dan keriput. Walaupun demikian menghisap jempol sebaiknya disikapi dengan tenang oleh orang tua, karena sikap orang tua yang berlebihan, hanya akan membuat anak semakin tidak nyaman dan tertekan. Anak hanya akan semakin betah dengan kebiasaannya atau justru memberontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak Negatif Menghisap Jempol Kebiasaan menghisap jempol yang terus menerus sepanjang hari atau yang berlanjut hingga bayi berusia tiga tahun dapat berdampak negatif terhadap proses tumbuh kembang anak. Pertumbuhan gigi dan kemampuan bicara anak dapat terganggu. Begitu juga dengan makanan, anak bisa mempunyai masalah gizi jika ia lebih menyukai jempolnya ketimbang makanan. Apalagi jika kebiasaan ini berlanjut hingga saat gigi permanen mulai tumbuh (sekitar usia enam sampai tujuh tahun). Jika pada usia ini anak masih menghisap jempol, dapat menyebabkan gigi bagian atas mencuat ke depan (tonggos), dan gigi bagian bawah akan mengarah ke dalam mulut. Susunan gigi seperti ini akan membuat pemiliknya kesulitan untuk menggigit makanan, karena jarak antara gigi atas dengan gigi bawah berjauhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain itu anak yang mempunyai kebiasaan menghisap jempol, akan enggan melatih kemampuan bicaranya dan masalah gizi karena ia lebih menyukai jempolnya daripada makanan. Pada usia balita, rahang anak masih dalam proses pembentukan, tulang rahang anak belum kuat. Rahang anak dapat dengan mudah berubah susunannya karena tekanan akibat hisapan jempol. Menghisap jempol berlebihan dapat menyebabkan kelainan pada langit-langit mulut. Langit-langit mulut dapat menjadi terlalu sempit dan berakibat gigi tumbuh karena sempitnya rahang. Jadi, waspadai jika anak masih memiliki kebiasaan menghisap jempol setelah anak berusia tiga tahun.&lt;/DIV&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-3447376615488652807?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/3447376615488652807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/kebiasaan-mengisap-jempol-pada-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3447376615488652807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/3447376615488652807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/kebiasaan-mengisap-jempol-pada-anak.html' title='KEBIASAAN MENGISAP JEMPOL PADA ANAK'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-2735324630207263180</id><published>2009-03-26T03:37:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T06:24:22.733-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>KIAT MENGATASI ANAK SUSAH MAKAN</title><content type='html'>&lt;DIV ALIGN=JUSTIFY&gt;Balita Anda susah makan? Jangan emosi. Berpikirlah dengan tenang dan aturlah strategi. Berikut dr Soeroyo Machfudz SpA(K) MPH dari Yogyakarta memberikan beberapa kiat yang bisa dimanfaatkan:&lt;br /&gt;&lt;OL&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Bagi ibu yang bekerja, luangkan waktu sebentar saja tetapi berkualitas untuk menyuapi anaknya. Sebab, sebenarnya anak-anak sangat mengerti bila ibunya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Berikanlah kepuasan psikis kepada anak yang sesuai dengan usianya, dan buatlah agar suasana hatinya senang, misalnya anak makan sambil jalan-jalan, melihat kereta api, dan lain-lain. Problem utama anak susah makan itu 6 bulan sampai 2 tahun. ''Asal usia itu terlewati dengan bagus, Insya Allah ke depannya tidak ada masalah.'', tutur Soeroyo.&lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Pada saat orang tua baik ibu maupun ayahnya pulang kerja, pertama kali yang harus dipegang atau disapa adalah anaknya. Jangan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Jangan memaksa anak makan sampai mencekoki, mencubit atau bahkan memelototi. Bagaimana bila anak tidak mau sayur, tahu-tempe, dan makanan bergizi lainnya? Soeroyo menyarankan sebaiknya anak 'dilaparkan' dulu. ' Tetapi, kita siapkan makanan yang sudah kita programkan, nanti berangsur-angsur dia akan mau, tetapi memang perlu telaten, disiplin.'', jelas dia. Sebaiknya sedini mungkin kita menerapkan penghargaan dan hukuman yang edukatif. Misalnya, pada waktu anak mau makan dipuji, diajak jalan-jalan, ciuman, pelukan. Bila tidak mau makan, katakan, misalnya, ibu atau ayah tidak mau lihat televisi bersama-sama, tidak mau jalan-jalan lagi. &lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Pada anak berusia setelah empat bulan-enam bulan, baik diberi bubur instan asalkan anak tak alergi susu. Setelah anak berusia enam bulan, lebih bagus membuat bubur sendiri, karena ada macam-macam pilihan sayuran dan lauk-pauk yang bisa mengurangi kejenuhan rasa. Misalnya, hati dengan bayam, kemudian wortel dengan tempe, kangkung dengan tahu, dan sebagainya. Namun, bila dengan makanan tersebut anak mengalami diare atau muntah maka menu harus dievaluasi. &lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Pada saat bayi mengalami perubahan makanan seperti enam bulan, sembilan bulan satu tahun, dia akan merasa-rasakan karena rasanya aneh sehingga kadang dimain-mainkan seperti dimuntahkan, ini harus dimasukkan lagi. Prinsipnya bila makanan tersebut dimuntahkan, harus sedikit-sedikit dan makanannya harus lebih cair lagi. &lt;br /&gt;&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;Pada kasus anak yang mengalami gangguan psikis yang manifestasinya pada lambung dengan muntah bisa teratasi kira-kira setelah tiga tahun. Tetapi, kasus seperti itu jarang dan tidak menjadi masalah asal kebutuhan gizi, kalori, lemak, proteinnya tercukupi.&lt;/LI&gt;&lt;/OL&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-2735324630207263180?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/2735324630207263180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/kiat-mengatasi-anak-susah-makan_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2735324630207263180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2735324630207263180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/kiat-mengatasi-anak-susah-makan_26.html' title='KIAT MENGATASI ANAK SUSAH MAKAN'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-5157482159958851611</id><published>2009-03-24T07:42:00.002-07:00</published><updated>2009-03-24T07:55:38.324-07:00</updated><title type='text'>CACAR AIR DAN IBU HAMIL</title><content type='html'>&lt;div align=justify&gt;Penyakit cacar air masih sering dijumpai di Indonesia, terutama pada anak-anak. Penyakit ini kadang menyerang wanita hamil. Meski umumnya cacar air ialah penyakit ringan, tapi pada wanita hamil kadang-kadang bisa menjadi lebih berat, dan dapat menyebabkan bayi lahir sebelum cukup bulan (persalinan prematur) atau tertular penyakit itu sewaktu berada di kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis, bila ibu hamil kurang dari 20 minggu (4 bulan 3 minggu) terkena infeksi cacar air, maka janin yang dikandungnya akan tertular dan dapat mengakibatkan kelainan. Tapi frekuensi cacat bawaan tak lebih tinggi pada bayi yang lahir dari ibu yang menderita cacar air dalam masa kehamilannya dibandingkan dengan ibu yang tak menderita cacar air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu penelitian dengan jumlah besar telah dilakukan di Jerman dan Inggris oleh Enders dkk pada 1994 yang melibatkan 1.373 wanita hamil. Enders menyimpulkan, bila infeksi terjadi setelah kehamilan 20 minggu, tak ada bukti secara klinis bahwa bayi yang dikandung ibu penderita cacar air terserang penyakit itu. Bila infeksi cacar air terjadi pada kehamilan kurang dari 13 minggu, dijumpai 0,4 persen janin terkena infeksi dari ibunya. Risiko tertular paling tinggi pada usia kehamilan 13-20 minggu, yaitu sebesar 2 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada usia kehamilan 6 minggu, risiko tertular pada janin ialah 0,4 persen (kecil). Untuk mengetahui apakah janin tertular atau tidak, sangat sulit. Ada satu cara yang dapat dipakai untuk keperluan tersebut, tapi tindakannya invasif dan berisiko, yaitu mengambil darah janin (kordosintesis) melalui tali pusat dengan bimbingan USG. Darah itu lalu diperiksa di laboratorium untuk mencari ada-tidak imunoglobulin (tanda infeksi) atau melakukan biakan virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat keadaan fisik janin, dapat dilakukan pemeriksaan USG untuk penapisan (screening) cacat bawaan, biasanya dilakukan pada usia kehamilan 18-20 minggu. Sayang sekali, tak semua cacat bawaan dapat dideteksi secara dini dengan USG. Menurut saya, yang juga jangan dilupakan adalah selalu berdoa kepada Tuhan YME agar janin yang dikandung tak cacat serta sehat jasmani, rohani, dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obatan yang dimakan seperti CTM, Fevrin, Proviral, Amoxillin, dan obat demam dapat berpengaruh pada janin. Setiap dokter akan selalu memperhitungkan segi positif dan negatif dari setiap obat sebelum diberikan kepada pasiennya. Hanya obat-obatan yang mempunyai nilai positif besar terhadap kesehatan Ibu dan janinnya, yang akan diberikan dokter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakan kembali pada dokter kandungan mengenai obat-obatan yang diberikan. Bila tiba saat persalinan kelak, mohon diingatkan pada dokter spesialis anak untuk memeriksa secara khusus akan kemungkinan bayi terkena penyakit cacar air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-5157482159958851611?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/5157482159958851611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/cacar-air-dan-ibu-hamil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/5157482159958851611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/5157482159958851611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/cacar-air-dan-ibu-hamil.html' title='CACAR AIR DAN IBU HAMIL'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-9047316699818584827</id><published>2009-03-24T07:42:00.001-07:00</published><updated>2009-03-24T07:51:16.884-07:00</updated><title type='text'>DEMAM DENGUE</title><content type='html'>&lt;div align=justify&gt;&lt;br /&gt;Infeksi dengue disebabkan oleh virus. Biasanya muncul dalam bentuk demam. Kadang-kadang pasien yang menderita dengue akan mengalami perdarahan. Daerah-daerah perdarahan yang umum terjadi adalah di hidung, gusi atau kulit. Terkadang pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam. Ini menandakan adanya perdarahan pada pencernaan yang serius. Pasien dengue yang disertai dengan perdarahan disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah.  Terkadang penderita dengue akan mengalami shock; ini disebut DSS  (Dengue Shock Syndrome).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kapan kita mencurigai Dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengue harus dicurigai pada saat kita terkena demam secara mendadak.  Demam tinggi sekitar 103-105 ºF atau 39-40 ºC yang disertai sakit kepala  hebat (umumnya di dahi), sakit di belakang mata, badan ngilu dan sakit,  bercak merah di kulit serta mual atau muntah. Demam akan terjadi selama  5-7 hari. Pada beberapa pasien, panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4  tetapi hari berikutnya naik lagi.  Semua gejala dan tanda-tanda di atas terkadang tidak timbul pada penderita.  Pasien merasa sangat tidak nyaman setelah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ada bermacam tipe demam, kapan harus mencurigai Dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas Dengue yang membedakannya dari demam lainnya adalah sakit di  belakang mata, nyeri otot, nyeri sendi, dan bercak merah di kulit.  Dari tanda-tanda di atas dapat ditegakkan diagnosa kemungkinan terkena  Dengue. Rasa sangat nyeri pada sendi yang disebabkan oleh demam Dengue  itulah yang menjadikan alasan demam Dengue disebut juga Demam Patah-Tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana seseorang dapat terkena Demam Dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demam Dengue terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya yang  mudah dikenal orang biasa. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan  hanya mampu terbang sejauh 100 - 200 meter.  Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi  virus dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah saya tertular demam dengue langsung dari orang lain?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demam dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang.Demam dengue hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kapan gejala dengue timbul setelah terkena infeksi?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, virus akan berkembang biak (memperbanyak diri) di dalam kelenjar limfa.  Gejala akan timbul setelah virus memperbanyak diri.  Hal ini terjadi sekitar 4-6 hari (rata-rata) setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah seseorang menderita dengue tanpa gejala?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dapat. Ada banyak orang yang terinfeksi oleh virus tetapi tidak menunjukkan  tanda atau gejala mengalami penyakit.  Untuk setiap pasien yang mengalami tanda dan gejala terinfeksi virus dengue,  mungkin terdapat 4 - 5 orang lain yang tidak mengalami, atau mengalami  gejala yang ringan saja.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana pengobatannya? Dapatkah disembuhkan?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Seperti juga penyakit virus lainnya tidak ada pengobatan khusus untuk demam  dengue.  Antibiotik tidak dapat membantu. Paracetamol (yang dapat dibeli tanpa resep)  adalah obat pilihan utama untuk menurunkan panas dan sakit sendi.  Obat lain seperti Aspirin dan Brufen harus dihindari karena bisa  meningkatkan resiko perdarahan.  Dokter harus hati-hati ketika memberikan resep obat. Obat yang bisa  menurunkan trombosit harus dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah dengue menjadi berbahaya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Infeksi dapat menjadi berbahaya jika mengakibatkan kerusakan pada dinding  pembuluh darah. Kerusakan dimulai dari meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah,  yang mengakibatkan merembesnya cairan darah/ plasma menuju berbagai organ,  sampai dengan pecahnya pembuluh darah yang berakibat timbulnya perdarahan.  Tanda dan gejala Demam Dengue Berdarah dan Sindrom Shock Dengue  berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah dan kelainan fungsi dari  komponen pembeku dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah orang meninggal karena demam dengue?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang yang menderita demam dengue tidak punya resiko meninggal tetapi  beberapa dari demam ini yang telah berlanjut menjadi Demam Berdarah (DHF)  atau Shock (DSS) dapat mengakibatkan meninggal.  Dengan penanganan yang baik penderita DHF dan DSS bisa diatasi dan bisa  disembuhkan  Penanganan yang baik dan tepat waktu (dini) dapat menyelamatkan banyak jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kapan harusnya pasien demam Dengue pergi ke rumah sakit atau konsul ke dokter?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Umumnya perkembangan ke arah dengue hemorrhagic atau dengue shock  syndrome terjadi setelah 3-5 hari mengalami demam.  Pada saat itu, biasanya demam menurun. Hal ini dapat mengecoh kita yang  menyangka bahwa penyakit tersebut menuju kesembuhan. Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan  kewas-padaan bagi petugas yang merawat.  Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam  seperti arang. Bawa segera penderita ke rumah sakit jika ada dua gejala utama di atas yaitu  nyeri di dalam perut dan adanya muntah-muntah yang berkepanjangan.  Biasanya akan terlambat jika kita menunggu sampai terjadi perdarahan.  Jenis dengue yang paling berbahaya adalah sindrom DSS (Dengue Shock  Syndrome). Tanda tandanya adalah rasa sangat haus, kulit pucat dan dingin  (karena tekanan darah sangat rendah), gelisah dan lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah ada vaksin untuk mencegah demam dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejenis vaksin telah dibuat untuk mencegah demam dengue tetapi masih dalam  tahap uji coba. Saat ini belum dipasarkan.  Kemajuan teknologi akan membantu mencegah demam dengue dengan vaksinasi  dalam beberapa tahun ke depan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah ada efek jangka panjang dari demam dengue?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kebanyakan penderita demam dengue sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Sebagian penderita akan merasa lelah untuk beberapa minggu.  Namun, jika gejala masih menetap setelah masa tersebut, agar menghubungi  dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dimana biasanya nyamuk penyebar dengue hidup?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan di  tempat-tempat yang gelap.  Di luar rumah nyamuk tersebut akan hidup di tempat yang dingin dan  terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang  di dalam dan sekitar rumah dan daerah pemukiman lain. Telur-telur ini akan  berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam 10 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengurangi berkembang biaknya nyamuk?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nyamuk dengue berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka.  Tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah tong, drum, pot, baskom,  ember, vas bunga, batang/daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan,  kaleng, ban bekas, air pendingin, dll.  Mencegah nyamuk agar tidak berkembang biak, alirkan air keluar dari  penampung AC window, bak air, tong, dll. Buang semua benda-benda yang dapat  menampung air (seperti bekas tanaman, dll) dari rumah dan sekitarnya.  Kumpulkan dan hancurkan benda-benda yang dapat menampung air seperti  botol-botol, tempat plastik, kaleng, ban bekas, dll.  Jika tidak mungkin membuang air atau tidak dapat menutupnya dengan sempurna,  gunakan TEMEPHOS, sejenis insektisida, (dengan merek dagang Abate) 1 ppm  (persejuta bagian) sesuai petunjuk setempat untuk mencegah larva berkembang menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mencegah gigitan nyamuk agar terhindar dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa membedakan apakah nyamuk itu mengandung virus dengue atau  tidak. Karena itu setiap orang harus melindungi dirinya dari gigitan nyamuk.  Nyamuk dengue menggigit manusia pada siang hari. Keseringannya adalah pada  saat 2 jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam.  Kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh agar tidak digigit nyamuk.  Oleskan anti gigitan nyamuk - hati-hati menggunakannya pada anak-anak dan  orang tua. Alat-alat lainnya seperti coils, alas berlistrik pengusir nyamuk  juga dapat digunakan pada siang hari.  Gunakan kelambu untuk melindungi anak-anak, orang tua dan yang tidur di  siang hari. Manfaat kelambu dapat ditingkatkan dengan memberi insektisida  pyrethroid (permethrin).   Kelambu seperti ini banyak digunakan dalam pencegahan penyakit malaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adakah nasihat bagi penderita demam dengue untuk mencegah penyebaran kepada orang lain?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Penyebaran dengue dapat terjadi dari pasien ke orang lain melalui gigitan  nyamuk. Pasien harus dilindungi dari gigitan nyamuk. Ini dapat dilakukan  dengan melindungi pasien menggunakan kelambu.  Anti gigitan nyamuk (repellents) yang efektif dapat mencegah pasien digigit  nyamuk sehingga nyamuk tidak dapat menyebarkan penyakit ke orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah yang harus dilakukan dokter untuk menangani dengue?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pasien yang diduga terkena demam dengue berdarah atau dengue shock syndrome  harus segera dirawat di rumah sakit, jangan ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah dengue?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, masyarakatlah adalah kunci dalam pencegahan Dengue.  Sebagaimana disebutkan di atas, pencegahan dengue sangat ditentukan oleh  mencegah nyamuk Aedes aegypti menyebarkan dengue dari tempat berkembang  biak di dalam dan di sekitar rumah.  Setiap rumah dapat melakukan pencegahan dengan cara sangat sederhana yaitu  mencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak Aedes  aegypti dengan mengalirkan air keluar dari berbagai wadah, dengan secara  teratur mengganti air dan membersihkan vase bunga dan benda-benda lainnya,  atau benda yang tak berguna dihancurkan/dibuang jauh-jauh.  Karena nyamuk tidak dapat terbang jauh, "pembersihan rumah" oleh semua  anggota masyarakat akan meniadakan tempat berkembang biak nyamuk, sehingga  mencegah terjadinya dengue.  Strategi utama dalam mencegah dan mengendalikan dengue adalah "meniadakan  sumbernya" atau meniadakan tempat berkembang biak nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dalam keadaan terjadi ledakan atau epidemi dengue, apa siasat kita?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan tempat bersarangnya nyamuk tetap merupakan keutamaan.  Namun untuk menghentikan ataumemperlambat terjadinya penyebaran dapat  dibantu dengan "thermal fogging" menggunakan mesin semprot (fogging).  Dalam fogging kita dapat menggunakan insektisida yang mampu segera membunuh  nyamuk dewasa. Jika fogging dilakukan setelah terjadinya epidemi, kegiatan  ini sudah terlambat. Fogging akan efektif jika dilakukan setiap 3- 4 hari.  Ini mahal dan memakan waktu banyak.  Karena itu upaya yang dilakukan oleh masyarakat, untuk masyarakat, untuk  mencegah berkembang biaknya nyamuk akan jauh lebih murah dan efektif dari  pada pemberantasan nyamuk (fogging) sewaktu timbul ledakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-9047316699818584827?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/9047316699818584827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/demam-dengue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/9047316699818584827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/9047316699818584827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/demam-dengue.html' title='DEMAM DENGUE'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-2994946879286403192</id><published>2009-03-20T05:26:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T05:28:14.093-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>DEMAM PADA ANAK</title><content type='html'>oleh: Purnamawati S Pujiarto, Dr SpAK, MMPed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam merupakan masalah yang sering menimpa anak kita dan tidak sedikit kita2 sebagai orang tua mudah panik sehingga langsung ke dokter anak dan berharap agar cepat sembuh. Sebenarnya kalau kita tahu apa itu demam dan cara mengatasinya, tidak selalu kita harus ke dokter loh... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa sih demam itu?&lt;br /&gt;Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak mencapai lebih dari 38C dan prosesnya terdiri dari 3 fase, yaitu &lt;br /&gt;(1) menggigil sampai suhu tubuh mencapai puncaknya &lt;br /&gt;(2) suhu menetap dan &lt;br /&gt;(3) suhu menurun. Demam juga merupakan mekanisme tubuh untuk melawan penyakit, karena suhu tubuh yang tinggi dapat membunuh virus (yang bisa meningkat jumlahnya pada suhu tubuh rendah). So better not to treat low grade fever. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bisa timbul demam? &lt;br /&gt;Peningkatan suhu tubuh ditimbulkan oleh beredarnya molekul kecil didalam tubuh kita yang disebut PIROGEN (zat pencetus panas). Zat ini juga berguna untuk mengerahkan sel darah putih ke lokasi infeksi dan terjadinya peningkatan pirogen ini bisa disebabkan karena; Infeksi maupun Non Infeksi, seperti alergi, tumbuh gigi, keganasan, autoimun (adanya kesalahan "program" di dalam tubuh dimana organ tubuh kita disangka sebagai "musuh" dan diserang oleh sistem kekebalan tubuh kita sendiri) dan lain2. Diantara kedua penyebab diatas, demam lebih sering disebabkan karena infeksi, bisa oleh bakteri atau virus and in most cases (more than 75%), infeksi ini disebabkan oleh virus , terutama pada bayi dan anak . Jadi bisa disimpulkan bahwa demam bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu gejala....dan gejala tidak akan hilang apabila penyebabnya tidak ditangani.  &lt;br /&gt;Makanya ketika anak diberikan obat penurun panas, dalam beberapa jam panasnya naik lagi, ini terjadi karena obat penurun panas tidak menyembuhkan penyakitnya. Lalu apa dong gunanya minum obat penurun panas? gunanya adalah supaya menurunkan suhu tubuh, agar suhu tubuh tidak terus meningkat dan supaya anak merasa nyaman (pain killer), tetapi bukan untuk menormalkan suhu tubuh! Sekali lagi mohon di ingat - demam bukan penyakit - demam adalah gejala &amp; yang terpenting - cari penyebabnya. Kalau penyebabnya infeksi virus seperti pilek atau flu, obatnya hanya waktu dan beberapa pegangan di bawah ini. Jangan berikan antibiotik karena antibiotik tidak dapat membunuh virus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengatasi demam &lt;br /&gt;1. Minum Banyak karena demam dapat menimbulkan dehidrasi (baca "kerugian yg dapat terjadi karena demam").&lt;br /&gt;2. Kompres anak dengan air hangat. Kok bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas. Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas. &lt;br /&gt;3.Beri obat penurun panas, acetaminophen atau paracetamol, sesuai dosis. Kapan obat penurun panas diberikan? Bila suhu di atas 38.5C, atau bila anak uncomfortable. Sebaiknya jangan berikan obat demam apabila panasnya tidak terlalu tinggi (dibawah 38.5C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat:&lt;br /&gt;Sebaiknya kompres dilakukan ketika: anak merasa uncomfortable, suhu mencapai 40C, pernah kejang demam/keluarga dekat pernah menderita kejang demam atau anak muntah2 sehingga obat tidak bisa masuk. &lt;br /&gt;Cara melakukan kompres: taruh anak di bath tub mandi dengan air hangat (30-32C) atau usapkan air hangat disekujur tubuh anak. Kalau anak menolak, duduk di bath tub beri mainan &amp; ajak bermain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian yang dapat terjadi karena demam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dehidrasi &lt;br /&gt;Tanda2nya: ubun2 cekung, kencingnya sedikit dan apabila punggung tangannya dicubit, kulitnya lambat kembali. Yang harus dilakukan: beri minum yang banyak, jus buah, es batu atau es krim. Apabila anak muntah atau diare, berikan oralit, pedialite, atau kalau sudah di atas usia 1 tahun tetapi tidak menyukai pedialit atau oralit, dapat diberikan pocari sweat atau gatorade (yang penting minuman yg mengandung elektrolit). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kejang Demam(Febrile convulsion) &lt;br /&gt;Jarang terjadi, terutama pada anak usia antara 6 bulan - 3 tahun.&lt;br /&gt;Tanda2nya: hilang kesadaran,  kedua tangan kakinya bergerak dalam waktu yang sebentar (istilah nya kejang  yg menyeluruh atau generalized, tidak hanya satu sisi saja atau tangan saja atau kaki saja), biasanya berlangsung beberapa detik dan tidak lebih dari  5 menit. Berbeda dgn kejang yg disebabkan epilepsi (kejang nya lama, tidak harus seluruh anggota tubuh yang mengalami kejang, dan setelah kejang tidak sadar) or radang otak akibat herpes simplex yg tanda2nya: hanya sebelah tangan kakinya yg bergerak dan terjadi dlm waktu lama, lebih dr 10 menit, dan setelah kejang pasien tidak sadar. Walau nampak menakutkan, kejang demam umumnya tidak berbahaya, namun begitu apabila anak mengalami kejang, sebaiknya dibawa ke dokter. Ada obat yang dapat mengurangi kejangnya, seperti diazepam atau valium yang berguna untuk merelaksasi otot. Tapi harus diberikan ketika terjadi kejang, tidak berguna apabila diberikan sebelum atau sesudah kejang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Obat demam &lt;br /&gt;Tabel dibawah menunjukkan beberapa obat demam yang tersedia di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ibuprophen&lt;br /&gt;Untuk mengobati : nyeri, demam, peradangan&lt;br /&gt;Merek Dagang : Proris, Fenris, Motrin&lt;br /&gt;Efek Samping : Iritasi lambung, pendarahan saluran pencernaan. Jgn diberikan bila anak muntah/diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Acetaminophen&lt;br /&gt;Untuk mengobati : nyeri, demam&lt;br /&gt;Merek Dagang : Tempra, Panadol &lt;br /&gt;Efek Samping : Paling aman, bila sesuai dosis. Overdose menyebabkan kerusakan hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Acetosal&lt;br /&gt;Untuk mengobati : nyeri, demam, peradangan&lt;br /&gt;Merek Dagang : Aspilet, Aspirin, Aseptosal  &lt;br /&gt;Efek Samping : Gangguan otak dan hati, iritasi lambung. Tidak untuk anak dibawah 12 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Metamizole&lt;br /&gt;Untuk mengobati : nyeri, demam, peradangan&lt;br /&gt;Merek Dagang : Novalgin  &lt;br /&gt;Efek Samping : Alergi (contoh: muka bengkak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip dalam menangani demam &lt;br /&gt;Dibawah ini merupakan hal2 yg harus kita lakukan apabila anak demam as recommended by Mayo Clinic USA dan AAP )American Academy of Pediatrics): &lt;br /&gt;- Cari tahu penyebab panasnya. &lt;br /&gt;- Don't panic! umumnya demam tidak membahayakan jiwa. &lt;br /&gt;- Amati perilaku anak. Bila pada suhu tidak terlalu tinggi anak masih riang, aktif dan mau main, maka kita tidak perlu panik. &lt;br /&gt;- Jangan memberikan obat penurun panas bila demam tidak tinggi. &lt;br /&gt;- Mengetahui kapan harus cemas dan menghubungi dokter (lihat dibawah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan harus menghubungi dokter? &lt;br /&gt;Dibawah adalah panduan yang dibuat oleh American Academy of Pediatrics: &lt;br /&gt;- Bila bayi berusia kurang dr 3 bln dgn suhu tubuh mencapai 38C atau lebih. &lt;br /&gt;- Bila bayi berusia 3-6 bln dgn suhu tubuh mencapai 38.3C atau lebih. &lt;br /&gt;- Bila bayi &amp; anak berusia lebih 6 bln dgn suhu tubuh mencapai 40C atau lebih. &lt;br /&gt;- Tidak mau minum/ telah mengalami dehidrasi. &lt;br /&gt;- Menangis terus menerus. &lt;br /&gt;- Tidur terus menerus. &lt;br /&gt;- Kejang &lt;br /&gt;- Sesak nafas, gelisah, muntah or diare.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-2994946879286403192?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/2994946879286403192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/demam-pada-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2994946879286403192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/2994946879286403192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/demam-pada-anak.html' title='DEMAM PADA ANAK'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-6832254025693288477</id><published>2009-03-19T15:33:00.001-07:00</published><updated>2009-03-20T05:25:41.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OrangTua'/><title type='text'>25 PERTANYAAN PENTING SEPUTAR BAYI</title><content type='html'>&lt;div alignment=justify&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah manfaat ASI bagi bayi lahir dini ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ASI sangat dibutuhkan oleh semua bayi, terlebih lagi bayi lahir dini (prematur) . Ketika melewati masa kritis, yaitu minggu pertama kelahirannya , bayi lahir dini sedang berjuang untuk tumbuh. Tak ada yang dapat membantu perjuangannya selain ASI. Sebaiknya, bayi tetap disusui, sekalipun bayi lahir dini umumnya tidak banyak minum. Si kecil sangat membutuhkan ASI, karenaASI menyediakan antibody, kalori, vitamin dan protein sesuai kebutuhan si kecil di masa kritis itu. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Normalkah jika ASI merembes waktu mendengar tangisan bayi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Normal, Bahkan jika yang menangis itu bukan bayi Anda. Hal ini terjadi karena reaksi oxytocin, hormon yang bertugas mengatur produksi ASI, akan segera diproduksi sesaat Anda teringat pada si kecil. atau mengalami sesuatu yang mengingatkan Anda pada si kecil.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bayi baru sering menangis dan terlihat tidak bahagia, apakah ini pertanda dia bayi sulit ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hal ini normal terjadi, dan belum dapat digolongkan sebagai bayi sulit. Penelitian menunjukkan bahwa tangis si kecil membentuk pola tertentu. Si kecil akan sering menangis setelah memasuki usia 2 - 3 minggu kelahirannya, dan akan mencapai puncaknya pada usia 6 - 8 minggu, untuk kemudian mereda kembali, hingga mencapai titik terendah pada bulan keempat.Selain itu, bayi biasanya menangis untuk sekedar melepas ketegangan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mengapa bayi sering menggeliat ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bayi, terutama yang masih sangat kecil, banyak bergerak. Umumnya gerakan mereka terjadi diluar kendali, dengan hentakan-hentakan yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan neurologis di bulan-bulan pertama. Namun, jika menurut ,Anda gerakannya lebih daripada gerakan biasa - seperti kejang-kejang- segera konsultasikan ke dokter. Pada beberapa kasus, gerakan spontan mengindikasikan adanya serangan atau gangguan neurologis.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah bayi baru lahir mengenali suara ibunya ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat mengenali suara ( suara orang tua, misalnya ) dan bereaksi pada bulan pertama kelahirannya, namun tak dapat dipastikan dapat memahami emosi dan makna dari intonasi yang menyertai suara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Adakah faktor yang perlu diperhatikan agar dapat menyusui dengan baik ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Segera beri ASI saat si kecil terlihat lapar. Paling tidak, 10 - 12 kali sehari selama minggu pertama. Semangkin sering si kecil disusui, semangkin meningkat produksi ASI Anda. &lt;br /&gt;- Pastikan si kecil disusui dalam posisi yang tepat, Pipi dan dagunga menempel pada payudara, dan seluruh areola   berada dalam mulut bayi. Posisi menyusui yang baik akan mengurangi terjadinya resiko luka di sekitar areola.&lt;br /&gt;- Susui si kecil dengan kedua payudara secara bergantian, setiap kali menyusui. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Posisi tidur seperti apakah yang baik untuk bayi baru ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terakhir mengindikasikan bahwa bayi yang baru lahir sebaiknya dibaringkan dengan posisi terlentang. Posisi ini berperan mencegah terjadinya risiko kejadian SIDS ( Sudden Infant Death Syindrome )&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana perawatan yang tepat sebelum tali pusat si kecil puput ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap mengganti popok si kecil, tutupkanlah kapas beralkohol pada tali pusat si kecil. Kemudia bersihkanlah sekelilingnya dengan kapas. Hingga saatnya puput, sebaiknya Anda tidak menutupi daerah tersebut dengan popok. Sebaiknya, lipat popok pada bagian bawah tali pusat, demi melancarkan aliran udara di sekitarnya. &lt;br /&gt;Biasanya tali pusat akan puput setelah 1 - 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah baik jika Si kecil tidur di tempat tidur yang sama dengan orangtuanya ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada sisi negatif dan positif dari aktifitas ini. Sisi positifnya adalah si kecil akan lebih mudah disusui pada malam hari, dan Anda akan merasa aman karena berdekatan dengannya. Sedangkan sisi negatifnya adalah Anda membuka peluang terbentuknya kebiasaan yang sulit untuk dirubah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah tandanya kondisi si kecil sedang tidak sehat ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika salah satu atau beberapa tanda di atas terlihat, segera bawa si kecil ke dokter.&lt;br /&gt;- Suhu tubuh yang tinggi, pada bayi yang baru lahir seringkali menandakan bahwa si kecil sedang mengalami demam.&lt;br /&gt;- Muntahan yang berulang menimbulkan resiko dehidrasi pada si kecil.&lt;br /&gt;- Buang air besar lebih dari sekali dalam sehari dengan kuantitas yang lebih banyak dari biasanya, lebih cair, dan mengandung lendir atau darah. &lt;br /&gt;- Daerah sekitar mulut kering, mata dan ubun-ubun cekung menandakan bahwa si kecil kekurangan cairan.&lt;br /&gt;- Tidak memiliki napsu makan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kapankah bayi baru dapat melihat dengan fokus dan membedakan obyek yang dilihatnya ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Paham umum yang berlaku mengatakan bahwa bayi baru dapat melihat dengan jelas beberapa bulan stelah lahir. Namun, dengan cara pengujian tertentu kini telah diketahui bahwa hanya beberapa minggu setelah kelahirannya, si kecil sudah dapat melihat dan membedakan obyek yang dilihatnya. Hanya saja, jarak pandangnya masih sangat terbatas, yaitu 8 - 15 inci dari matanya. Sesungguhnya ini adalah jarak yang terentang antara wajah bayi dengan wajah ibu ketika menyusui.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mungkinkah menyusui dalam posisi tidur pada malam hari menyebabkan infeksi telinga pada bayi baru ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menyusui si kecil dengan posisi tidur sama sekali tidak ada hubungannya dengan infeksi telinga si kecil. Sebaliknya, menyusui pada malam hari, apapun posisinya. justru membantu ibu menyiapkan produksi ASI-nya, yang berarti menurunkan resiko infeksi telinga pada si kecil.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah jadwal imunisasi bayi prematur berbeda dengan bayi lahir cukup bulan ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anak yang lahir prematur memang memiliki banyak kekhususan. Ada yang perkembangannya lebih lambat dibandingkan dengan bayi lahir cukup bulan, dan ada yang justru lebih cepat. Tetapi semua itu sehubungan dengan perkembangannya. Perlu diketahui bahwa jadwal imunisasi tidak diatur berdasarkan perkembangan dan kematangan usia kelahiran, melainkan berdasarkan kebutuhan si kecil yang dihubungkan dengan waktu setelah si kecil lahir.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah bayi baru lahir sudah bisa mendengar dengan sempurna ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan mendengar sudah sangat baik dimiliki si kecil ( yang lahir tidak dengan kendala kemampuan mendengar ) sejak lahir. Namun, reaksi si kecil dalam menanggapi berbagai bunyi- bunyian sangat berbeda dengan kita, orang dewasa. Bayi baru biasanya hanya mengerdip, bergidik, atau menahan napas ketika mendengar bunyi-bunyian. Setelah sedikit besar, biasanya respons si kecil terhadap bunyi akan berkembang. Ia, misalnya, akan mulai menangis ketika mendengar bunyi yang mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengganti popok bayi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Agar si kecil nyaman dan aman, hal yang sebaiknya dilakukan adalah : &lt;br /&gt;- Jangan meninggalkannya tanpa diawasi ketika Anda pergi mengambil kebutuhan untuk mengganti popok. &lt;br /&gt;- Selalu letakkan salah satu tangan Anda pada tubuh bayi selama mengganti popok, demi mencegah dia bergerak. &lt;br /&gt;- Periksalah keadaan popoknya setiap kali si kecil habis disusui. &lt;br /&gt;- Jika anda menggunakan air panas untuk membersihkan si kecil, hindari menggunakan sabun, karena umumnya sabun   mengandung alkalis dan bersifat " tajam" bagi kulit bayi yang halus. &lt;br /&gt;- Saat membersihkan sekitar kelamin si kecil, lakukanlah dengan gerakan dari depan ke belakang, dari arah alat kelamin menuju anus.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Perlukah gigi si kecil yang baru tumbuh disikat ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gigi si kecil yang baru tumbuh, tidak perlu disikat. Sekalipun demikian, demi menjaga kebersihan dan kesehatan mulutnya, berikanlah air putih setiap si kecil selesai makan atau minum. Penggunaan sikat gigi pada anak, umumnya dilakukan ketika setengah dari jumlah keseluruhan gigi sudah tumbuh. Dan biasanya ini terjadi ketika anak berusia 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berapakali sehari bayi baru lahir perlu dimandikan ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada minggu-minggu awal kehidupan, mandi biasanya menjadi saat yang mencemaskan, baik bagi bayi maupun orangtua. Pada minggu pertamanya bayi baru tidak dimandikan dalam bak melainkan dilap dengan handuk lembut yang dilembabkan. Didaerah tropis seperti negara kita, lakukanlah ini 2 kali sehari, agar kulit si kecil tetap bersih dan tidak lengket oleh keringat.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Perlukah si kecil diberi bedak setiap habis mandi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya kulit si kecil diberi bedak setiap kali habis mandi. Karena bedak melapisi kulit dan membuatnya tetap segar, tidak lengket dan tidak mudah teriritasi karena gesekan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengatasi ruam popok ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ruam biasanya diakibatkan oleh bakteri yang berkembang biak di sela popok dan kulit si kecil. Hal ini dapat terjadi jika popok si kecil dibiarkan lembab beberapa waktu. Hal yang dapat dilakukan demi memerangi ruam popok, adalah dengan senantiasa memastikan popok dalam keadaan kering. Jika sudah terjadi ruam, maka segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengajarkan si kecil bersabar ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anak belajar berperilaku dengan mencontoh perilaku kita ketika memberi respon kepada mereka. Faktor penentu yang dapat membantu si kecil belajar untuk bersabar mendapatkan perhatian kita adalah dengan membuatnya mengerti bahwa Anda tidak selalu datang ketika dia menangis. Ketika Anda sedang melakukan sesuatu saat dia menangis, bersuaralah, Misalnya dengan mengatakan agar dia menunggu sebentar, Anda akan segera datang setelah selesai melakukan sesuatu. Jika ini senantiasa dilakukan, si kecil lambat laun akan mengerti bahwa kebutuhannya tetap akan terpenuhi sekalipun harus menunggu sebentar. &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Dapatkah jus buah diberikan pada bayi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat masih mendapat ASI ekslusif, bayi belum membutuhkan makanan tambahan lain, kecuali jika dokter menyarankannya. Ini berarti bayi sebaiknya tidak mendapatkan apa pun, baik air putih, sereal ataupun jus. Seluruh kebutuhan gizi si kecil pada usia ini didapatnya dari ASI. Sesaat setelah mendapatkan makanan padat, biasanya setelah berusia 4 bulan, si kecil dapat segera diberikan jus. Hanya saja, jangan memberinya lebih dari setengah gelas sehari, dan pastikan si kecil mendapatkan jus setelah makan makanan padat dan minum ASI.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apakah memar pada bayi menandakan ia kekurangan vitamin ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan vitamin biasanya tidak menyebabkan memar pada kulit. Memar-memar pada bayi yang aktif, umumnya dianggap wajar. Tetapi jika si kecil lebih sering mengalami memar-memar dibandingkan dengan anak lain, segera berkonsultasilah ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mengapa bayi seringkali menolak minum ketika sakit ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Biasanya bayi menolak minum ketika sakit karena radang di tenggorokannya. Jika hal ini terjadi, cobalah memberi minum dengan cara menyendokkan cairan sedikit demi sedikit. Jangan biarkan si kecil yang sedang sakit tidak menyentuh cairan sama sekali, karena dapat mengakibatkan ia mengalami dehidrasi ( Kekurangan cairan dalam tubuh - Red ).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mungkinkah demam tinggi yang diderita pada masa bayi mengakibatkan kerusakan otak ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun pada dasarnya membuat anak merasa tidak nyaman, demam yang disebabkan infeksi ringan, tidak akan menyebabkan kerusakan otak. Yang perlu diingat adalah, infeksi biasa tidak akan menaikkan suhu tubuh lebih dari 41° C.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mengapa kulit di daerah sudut mata bayi seringkali kering dan mengelupas ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang menyebabkan kulit didaerah sudut mata bayi sering kali kering dan mengelupas. Tetapi sebab yang umum adalah karena infeksi bakteri atau tersumbatnya kelenjar air mata. Cobalah membersihkan sudut mata tersebut dengan kap0as yang telah dicelupkan dalam air panas. Namun, kalau keluhannya tidak berkurang, segera bawa si kecil ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-6832254025693288477?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/6832254025693288477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/25-pertanyaan-penting-seputar-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/6832254025693288477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/6832254025693288477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/25-pertanyaan-penting-seputar-bayi.html' title='25 PERTANYAAN PENTING SEPUTAR BAYI'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9071746289436778677.post-6134540896489374585</id><published>2009-03-19T07:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T05:22:55.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OrangTua'/><title type='text'>10 LANGKAH UNTUK WORKING PARENT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Membesarkan anak dengan baik memang tidak mudah bagi pasangan suami istri yang bekerja. Dengan sepuluh panduan berikut mudah-mudahan mereka dapat menjalankan tugas sebagai orang tua dan pasangan karier secara seimbang. Lebih dari tiga puluh tahun terakhir, dengan pelbagai alasan sosioekonomi semakin banyak pasangan suami-istri yang harus bekerja. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kegiatan masing-masing anggota keluarga di luar juga meningkat, akibatnya waktu berkumpul antara anak dan orang tua atau saudara-saudara mereka semakin sedikit. Anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama pengasuh atau malah bermain sendiri di rumah. Kecenderungan ini, menurut Daniel Amen, M.D., direktur medis The Center For Effective Living, akan menimbulkan dampak sosial serius jika orang tua tidak memberikan kepemimpinan yang kuat kepada anak-anak mereka. Psikiater anak,remaja dan dewasa ini menyodorkan sepuluh panduan untuk membesarkan anak secara sehat dalam keluarga dengan kedua orang tua bekerja. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Waktu.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hubungan orang tua-anak yang baik memerlukan waktu yang memungkinkan mereka berkumpul secara fisik. Tidak perlu berjam-jam. Yang penting, orang tua secara konsisten meluangkan sedikit waktu bersama anak-anak hampirsetiap hari. Ketika bersama mereka, jauhkan gangguan dan konsentrasikan perhatian kita kepada mereka. Waktu adalah tonggak penyangga pengasuhan yang baik. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jadilah pendengar yang baik.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila anak-anak mengetahui bahwa kita benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan, mereka akan lebih bersemangat untuk berbagi perasaan dan pikiran. Sebaliknya, kalau orang tua merendahkan gagasan anaknya atau "rajin" mengkritik kata-katanya, anak itu akan menarik diri dan memilih lebih dekat pada teman. Karenanya, jika ingin memiliki pengaruh dalam kehidupan anak, mari menjadi pendengar yang baik. Mereka akan menerima kita bila kita membantu mereka memecahkan masalah. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Tentukan harapan yang jelas. &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memberitahukan anak apa yang kita harapkan darinya akan membentuk perilaku yang baik. Jangan ragu-ragu melibatkan mereka dalam pekerjaan sehari-hari dan untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas di lingkungan rumah. Kebanyakan anak pasti akan mengeluh. Begitupun, kita harus berusaha agar mereka senang dilibatkan. Pada anak yang berperan serta dalam urusan rumah tangga, akan tumbuh etika kerja dan umumnya ia lebih merasa menjadi bagian dari keluarga.&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jangan membiarkan rasa bersalah.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak orang tua merasa bersalah karena bekerja seharian di luar rumah. Sebagai kompensasinya, mereka membiarkan anak berperilaku buruk dan tidak disiplin. Orang tua yang baik adalah yang tegas. Merasa bersalah merupakan tindakan kontraproduktif. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jangan menggantikan kasih sayang atau waktu dengan uang. &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang penting untuk mengajarkan anak-anak bagaimana mengelola uang, tetapi jangan gunakan uang sebagai pengganti waktu atau kasih sayang kita. Pesan materialistis di televisi mudah sekali merasuki anak dan membangkitkan keinginan mereka untuk membeli ini dan itu. Bagaimana kita dapat membentengi mereka dari pengaruh buruk ini? Kita buat mereka untuk selalu berusaha bila ingin memperoleh sesuatu. Sesuatu yang diperoleh melalui bekerja, akan lebih terasa nilainya. Jangan terlalu sering gonta-ganti pengasuh. Satu dari kebutuhan psikologi yang penting pada anak adalah bahwa ia terasuh dengan baik dan penuh kasih secara terus-menerus. Oleh karena itu kita memerlukan pengasuh. Dengan menggunakan pengasuh kecemasan kita akan berkurang selama kita bekerja. Namun sebelum menyerahkan anak pada seorang pengasuh, berikanlah kesempatan untuk terciptanya keakraban dan kedekatan antara anak dan si calon pengasuh. Sering gonta-ganti pengasuh dapat membahayakan anak. Untuk mencari orang yang tepat atau situasi yang baik bagi anak, kalau perlu, pergilah ke tempat yang jauh! &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Kuncinya: pengawasan. &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sering kali ketika ditinggalkan orang tua, anak terjerumus dalam masalah. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak bermasalah sering berasal dari keluarga yang kurang atau tidak diawasi. Anak-anak tidakbegitu saja tahu sejak lahir, mana perilaku baik, mana yang buruk. Mereka perlu diajari dan kemudian diawasi. Karenanya, sangatlah penting bagi orang tua untuk mengetahui di mana anaknya, sedang bersama siapa, dan sedang ngapain. Memang, anak sering mengeluh kalau ia diawasi ketat, tetapi anak-anak yang tidak diawasi juga sering merasa bahwa orang tua mereka tidak peduli dengan mereka! &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Beri perhatian lebih saat ia baik. &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini bagian paling berat sebagai orang tua. Kita cenderung lebih memperhatikan anak-anak ketika mereka menjengkelkan. Sebaliknya, jauh lebih sulit untuk memperhatikan perilaku baik mereka. Namun, jika ingin anak berperilaku baik (“udah biarin lagi anteng ini …”), berilah perhatian pada hal-hal yang kita sukai dari mereka. Kalau anak merasa diabaikan, secara bawah sadar ia akan berperilaku salah untuk menarik perhatian kita. Memperhatikan mereka sewaktu mereka baik, memang memerlukan usaha. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Hukuman itu untuk mendidik. &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang tua yang bekerja di luar rumah, cenderung mengalami kelelahan dan mudah jengkel. Maka mereka lebih mudah kehilangan kontrol terhadap anak-anak. Ini dapat menimbulkan masalah. Jangan pernah menghukum anak ketika kita sendiri tidak dapat mengontrol diri. Gunakan hukuman untuk mendidik, bukan untuk melampiaskan kemarahan. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Berikan teladan dalam relasi.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak belajar berelasi dari orang tua mereka. Mereka juga merasa paling aman jika melihat orang tua saling memperlakukan pasangannya dengan baik. Maka hal terbaik yang dapat dilakukan bagi anak-anak kita adalah mencintai pasangan kita. &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber : Tabloid Nova&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9071746289436778677-6134540896489374585?l=priyes-buahhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/feeds/6134540896489374585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/10-langkah-untuk-working-parent.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/6134540896489374585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9071746289436778677/posts/default/6134540896489374585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://priyes-buahhati.blogspot.com/2009/03/10-langkah-untuk-working-parent.html' title='10 LANGKAH UNTUK WORKING PARENT'/><author><name>Priyess</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17989070008950621065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Jie1mYn8sJU/S8HBNbvmCPI/AAAAAAAAAAY/I6XXLCmEGvA/S220/me_nson.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
